:: Kompas Cyber Media ::

[::] Portal Berita Daerah [::]

Metro Banjar • Serambi Ummah Spirit Kalsel • Diafragma • PASAR

Berita Cetak
HOME
Berita Utama

Nusantara
Banjarmasin Plus
Banjarmasin Bungas
BISNIS
Sport Vaganza
Opini

Hot Line
Kalimantan Selatan
Kalimantan Timur
Kalimantan Tengah

Hiburan-Gaya Hidup
Internasional
Berita Kemarin
Info Data & Media
Banjarmasin Post
Susunan Redaksi

Pasang Iklan
Order Cetak
Berlangganan
Supporting By

Rabu, 24 Mei 2006 04:35:34


Halimah Diperiksa Sampai Mengantuk

Jakarta, BPost
Laporan pengaduan Bambang Trihatmodjo berbuah ‘petaka’ bagi Halimah Agustin dan dua anaknya, Gendhis dan Pandji.

Istri dan dua putra Bambang itu, Selasa (23/5), menjalani pemeriksaan selama 12 jam di Mapolres Jakarta Selatan.

Pemeriksaan itu terkait kasus perusakan di kediaman artis Mayangsari oleh Halimah dan dua anaknya, Sabtu (20/5) malam lalu. Tak pelak, pemeriksaan secara maraton sejak Senin (22/3) malam hingga Selasa (23/5) siang itu menyebabkan ibu dan dua anak mengalami kelelahan. Bahkan ketiganya terlihat diserang kantuk berat.

"Ibu Halimah dan dua anaknya dalam kondisi kelelahan. Mereka tampak mengantuk akibat pemeriksaan panjang," kata Yapto S, tokoh pemuda yang dekat dengan keluarga Cendana, di Mapolres Jaksel, siang kemarin.

Wajar saja ibu dan dua anak itu mengalami kelelahan. Pasalnya, ketiganya tidak pernah mengalami pemeriksaan maraton di kantor polisi.

Meski begitu, Yapto, ditemui usai menjenguk Halimah di ruang pemeriksaan, menyatakan menantu dan kedua cucu HM Soeharto itu dalam kondisi sehat.

Polres Jaksel telah menetapkan Halimah, Gendhis dan Pandji sebagai tersangka pelaku perusakan di kediaman Mayangsari, di Jl Simprug Golf XV/36, Jakarta Selatan, pada Sabtu (20/5) malam lalu.

"Ketiganya dikenakan pasal 170 tentang perusakan dengan ancaman 5 tahun ke atas," ungkap Kapolres Jakarta Selatan, Komisaris Besar Wiliardi Wizar kepada wartawan.

Namun menurut Wiliardi, pihaknya belum bisa memastikan apakah Halimah dan dua anaknya akan langsung mendekam dalam tahanan atau tidak. "Kita lihat hasil pemeriksaan besok, akan ditahan atau tidak," cetus dia.

Dari ketiga tersangka polisi menyita sejumlah barang bukti, salah satu di antaranya mobil BMW X5 milik Pandji. "Semua barang bukti juga diakui," kata Williardi.

Bersamaan kasus penyerangan Halimah ke kediaman Mayangsari, kondisi kesehatan mantan Presiden Soeharto, mendadak drop. Bahkan, kadar darah atau hemoglobin bekas orang kuat di Asia itu sempat turun hingga 8,9 gram. Wajah Soeharto mendadak pucat, dan dari duburnya mengeluarkan kotoran hitam.

Namun hingga pukul 23.00 Wita, kondisi Soeharto telah kembali berangsur baik. Itu setelah tim dokter kepresidenan di RS Pusat Pertamina melakukan pemeriksaan dengan alat endoscopy, sebuah alat medik canggih.

Prihatin

Yapto Soerjosoemarno mengaku berada di Polres Jaksel karena prihatin terhadap persoalan rumah tangga Halimah dan Bambang. Menurut dia, penyerangan rumah Mayang itu merupakan masalah internal keluarga Halimah dan Bambang yang sebenarnya bukan persoalan besar.

"Jadinya biarkan diselesaikan secara kekeluargaan," kata Yapto didampingi putranya, Abi Yapto, kekasih artis Dian Sastrowardoyo.

Didesak pernyataan bahwa Mayang orang lain, Yapto justru balik bertanya kepada wartawan. "Lho.. Mayang itu siapa?" tanyanya yang lalu dijawab wartawan bahwa penyanyi itu adalah istri Bambang.

Dikatakanya kalau dengan status Mayang sebagai istri Bambang, artinya dia adalah satu anggota keluarga. "Berarti anggota keluarga kan. Jadi ini adalah masalah keluarga," cetusnya.

Yapto sengaja mengiring wartawan dan pekerja infotainment melakukan wawancara terhadap dirinya. Hal ini yang kemudian dimanfaatkan Halimah, Pandji, dan Gendhis keluar dari Mapolrestro Jaksel tanpa dipergoki wartawan.

Halimah dan Gendhis menggunakan mobil Land Cruiser, sedangkan Pandji keluar dari sana dengan mengendarai mobil Ferrari warna hitam

Sementara kuasa hukum keluarga Cendana, Juan Felix Tampubolon mengharapkan kasus hukum yang menimpa Halimah beserta anaknya yang dilaporkan Bambang Trihatmojo ke Polres Metro Jakarta Selatan bisa diselesaikan secepatnya.

Menurutnya, kedua pihak harus mengutamakan kekeluargaan dengan jalan damai agar masalah itu tidak berkepanjangan. "Ya diusahakanlah supaya penyelesaiannya bisa dengan kekeluargaan," kata Juan

Dikatakan, apa yang terjadi antara Bambang dan Halimah adalah masalah internal. Karena itu, ini tidak pantas jika harus terus-terusan menjadi sorotan publik.

"Saya tentu akan melihat bagaimana hasil keputusannya, tapi yang terbaik adalah segera mendamaikan agar tidak berlatur-larut," katannya.

Minta Cerai

Apa yang seharusnya dilakukan Halimah menyusul kasus perusakan rumah artis Mayangsari?

Anggota Komisi III DPR Nursyahbani Katjasungkana menyarankan Halimah meminta cerai dan mengadukan suaminya, Bambang Tri Hatmodjo ke polisi.

Menurut mantan direktur LBH Asosiasi Perempuan Indonesia untuk Keadilan (APIK) ini, Halimah mengalami kekerasan dalam rumah tangga. Kekerasan itu, salah satunya kekerasan psikis akibat suaminya melakukan perkawinan tanpa izin.

"Banyak celah hukum bisa dipakai Halimah untuk memprotes kekerasan rumah tangga yang dialaminya. Dia (Halimah) bisa menggunakan pasal 279 KUHP tentang kawin lagi tanpa izin istri," ungkap Nursyahbani. JBP/h10/tof/bec/yon


Copyright © 2003 Banjarmasin Post


Berita Utama
Halimah Diperiksa Sampai Mengantuk

Gejala Megalomania


ONH Banjarmasin Rp28,4 Juta


Bangun Kearifan Lokal


"Saya Tak Boleh Omong"


Asmara Gelap Keluarga Cendana (1)
Rumah Rahayu Effendi Disemprot Air


Mati Pun Dikenakan Pajak


Abaikan Karir Demi Anak


Dili Rusuh 3 Tentara Tertembak


Keracunan Massal Al Falah
Ada Bakteri Di Telur Masak Habang


Ruang Sidang MA Dirusak Massa


Thaksin Kembali Berkuasa


Terancam Penjara Seumur Hidup


Jakgung Siap Proteksi Pejabat


Gedung HJ Djok Mentaya, Jl AS Musyaffa No16 Banjarmasin 70111 Phone: +62-511-3354370 Fax: +62-511-4366123