GARA-GARA Piala Dunia, polisi kebobolan. Lima tahanan berbagai kasus kejahatan,
kabur dari sel tahanan Mapolsek Belawan, Medan.
Kelima tersangka kabur setelah empat petugas jagas di kantor polisi itu, ketiduran usai
menyaksikan pertandingan bola antara Italia melawan Ghana, di telvisi, Selasa (13/6)
dinihari.
Tak ayal kaburnya lima tahanan itu membuat petinggi kepolisian di Medan, marah besar.
Kapoltabes Medan, Komisaris Besar Irawan Dahlan langsung memanggil empat petugas di Polsek
Belawan.
"Keempat petugas jaga masih diperiksa. Nanti akan diketahui apakah ada unsur
kelalaian atau tidak, termasuk sanksi yang diberikan," tegas Dahlan, di kantornya,
kemarin.
Meski belum mau menjelaskan secara detil kaburnya tahanan itu, Namun Irwan menilai
disebabkan kelalaian aparatnya sehingga kelima tahanan bisa kabur dari tahanan.
Kelima tahanan yang berhasilk kabur adalah Izar Suhadi (24) warga Lorong IX Belawan,
Edi Gunawan (21) warga Lorong Sekolah Belawan, Wahyudi alias Yudi (24) warga Kabupaten
Serdang Bedagai (Sergai), Ari Ricko (23) warga Bagan Deli Belawan, dan Iswandi alias Wandi
(35) warga Jalan Taman Makam Pahlawan Belawan.
Kelima tahanan itu ditangkap karena terlibat kasus pencurian dengan kekerasan, penipuan
dan penggelapan serta narkoba. Mereka berhasil kabur sekitar pukul 05.00 WIB menggunakan
kawat sebagai pengganti kunci pintu sel yang sebelumnya telah dirusak.
Satu dari lima tersangka berhasil ditangkap kembali. Izar Suhadi, diciduk tak jauh dari
kediamannya. Sementara empat lainnya masih diburu. dtc