Amuntai, BPost
Para peternak kerbau rawa di Desa Sapala, Kecamatan Danau Panggang, Hulu Sungai Utara
mengeluhkan sulitnya mendapatkan rumput untuk makanan kerbau.
Di hamparan lahan rawa-rawa yang luas di sekitar desa itu, mereka tak lagi dengan mudah
menemukan padang rumput yang subur. Rumputnya banyak yang menguning dan mati.
"Selain dimakan keong mas, kami menduga juga akibat maraknya penyetruman
ikan,"tutur H Basran HB, tokoh masyarakat setempat, Selasa (13/6).
Akibat kesulitan mendapatkan rumput itu, kerbau rawa yang handal berenang itu banyak
yang kurus. Bahkan anak kerbaunya mengalami hambatan pertumbuhan.
Untuk mendapatkan rumput segar, para penggembala terpaksa menggiring kerbau ke
desa-desa lain seperti desa Tampakang dan Sambujur yang jaraknya sekitar 7 kilometer.
Kesulitan mendapatkan rumput itu sudah terjadi setahun terakhir sejak berkembangbiaknya
hama keong mas yang sering merusak tanaman.
Para peternak kerbau rawa tak dapat berbuat banyak, karena kondisi lahan yang ada
berawa-rawa dan masih tergenang air.
Untuk mendapatkan rumput untuk pakan ternak terpaksa mencarinya ke daerah lain yang
cukup jauh. Kalau tidak, kerbaunya terpaksa disuruh makan rumput seadanya. Akibatnya,
pertumbuhannya kurang baik, badannya kurus karena kurang pakan.
Sementara, untuk melakukanan penananaman rumput, kata H Basran belum bisa dilaksanakan
karena lahannya masih tergenang.
"Memang ada usaha kami menanam rumput makanan kerbau seperti jenis rumput
padahiyang, sampilang dan babatangan. Tapi sampai sekarang lahannya belum kering, padahal
seharusnya Juni ini sudah musim kering," katanya.
Desa Sapala merupakan salah satu desa di perairan rawa-rawa, penghasil daging kerbau
terbesar di HSU yang dipasok ke Tabalong dan Kalteng. Populasi kerbau rawa di desa itu
lebih besar dari jumlah penduduknya.
Jumlah kerbau rawa tercatat 1.800 ekor, sedang jumlah penduduk sekitar 1.500 jiwa.
Namun dari jumlah penduduk itu hanya sebagian kecil menjadi peternak dan pemilik
kerbau.
Sebagian besar warga malah banyak yang mengandalkan mata pencaharian sebagai penangkap
ikan tawar. han