Ini cerita menarik di balik kemenangan Valentino Rossi di MotoGP Italia, pekan
lalu. Ternyata, ban Yamaha YZR-M1 faktor pengantar jawara The Doctor .
Rahasia itu adalah setting-an ban depan berkomponen lunak. Padahal, secara teori ban
berkompon lunak hanya akan menggigit lintasan pada lap-lap awal lomba saja, sehingga
sepeda motor bisa melaju kencang. Seiring dengan berjalannya lomba dan karet ban pun aus
bergesekan dengan aspal, grip ban secara perlahan akan berkurang. Dampaknya laju sepeda
motor yang cepat akan berubah menjadi lambat.
Rossi menyadari risiko ini. Itu sebabnya ia berusaha merebut posisi terdepan
secepatnya. Namun, ternyata Sete Gibernau terus membayanginya dengan kecepatan tinggi.
"Lomba di Mugello adalah pertarungan yang paling ketat sepanjang karier saya.
Setelah melalui Gibernau, saya mencoba untuk menjauh, tetapi tidak bisa. Capirossi yang
semakin dekat membuat saya memutuskan untuk melakukan istirahat sejenak. Saya pun
membiarkan Capirossi untuk mendahului. Ini penting karena kalau terus dipaksakan ban depan
bisa habis," ujar Rossi.
Strategi ini berhasil dengan baik. Ban depan berkomponen lunak, mampu bertahan hingga
akhir lomba. Alasan Rossi memilih ban lunak karena kecepatan YZR-M1 di Mugello masih kalah
jauh dibandingkan Ducati Desmosedici GP06.
Itu terbukti dari catatan lap tercepat saat lomba, Yamaha YZR-M1 Rossi hanya berada
pada urutan kelima. Waktu tercepat dipegang oleh Loris Capirossi.
Entah apakah resep itu bakal kembali dipakai The Doctor dan tim-nya saat tampil di
MotoGP Spanyol akhir pekan ini. dns/dsc/indonesianrcng