BANJARMASIN, BPOST - Gubernur Kalsel Drs H Rudy Ariffin punya kiat
tersendiri memovitasi 25 pesilat yang akan berlaga pada Pra-PON 2008 di Pontianak, Kalbar,
3-7 Juli nanti.
Dia mengkomparasikan silat dengan sepakbola. Dikatakannya, sepakbola yang dimainkan
banyak orang dalam satu tim hanya memperebutkan satu medali.
"Sedangkan silat, satu orang berkesempatan meraih 22 medali dari 16 kelas yang
dipertandingkan. Jadi, ada 22 kans yang benar-benar harus dimanfaatkan," pesannya
saat melepas kontingen pendekar Banua ini di rumah dinas Gubernur Kalsel, Rabu (27/6).
Dituturkan Rudy, dia dan seluruh masyarakat Kalsel berharap silat menjadi cabang ke-12
yang ke PON tahun depan di Samarinda, Kaltim.
"Lebih baik lagi kalau pesilat yang lolos jumlahnya banyak. Sehingga Kalsel kian
berpeluang memperbaiki peringkat ke-11 empat tahun lalu dengan minimal masuk 10
besar," harapnya.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Kalsel, HG Rusdi Effendi AR, mengingatkan agar semangat
bertanding jangan sampai kendur. "Dan selalu menjunjung tinggi sportivitas,"
timpalnya.
Sedangkan Ketua Umum IPSI Kalsel, H Muhidin yang didampingi Ketua I, Drs Djumadri
Masrun, langsung menjanjikan bonus bagi peraih medali.
"Medali emas dihargai Rp 1 juta, perak Rp 500 ribu dan perunggu Rp 250 ribu. Semua
langsung diserahkan setelah yang bersangkutan mempersembahkan medali," janji Muhidin.buy