:: Kompas Cyber Media ::

[::] Portal Berita Daerah [::]

Metro Banjar • Serambi Ummah Spirit Kalsel • Diafragma • PASAR

Berita Cetak
HOME
Berita Utama

Nusantara
Banjarmasin Bungas
BISNIS
Sport Vaganza
Local Sport
Opini

Hot Line
Kalimantan Selatan
Kalimantan Timur
Kalimantan Tengah
Hiburan-Gaya Hidup
Internasional
Berita Kemarin
Info Data & Media
Banjarmasin Post
Susunan Redaksi

Pasang Iklan
Order Cetak
Berlangganan
Supporting By

Wednesday, 27 June 2007 23:29:30


Sempat Cium Pipi Anak

SITI (19) seakan bermimpi di siang bolong. Dari kejauhan tampak sosok yang begitu ia kenal berjalan menyusuri Gang H Asmuni RT 25. Sosok tersebut semakin mendekat ke tempat ia berdiri menggendong buah hatinya yang baru berumur satu tahun itu tepat di depan rumah orangtuanya.

Perasaan Siti pun berubah menjadi tidak karuan karena ternyata lelaki itu suami tercintanya, Hendra Sukma (23). "Apa benar ini suami saya, kok bisa datang ke sini," ujar Siti menggambarkan kebingungannya kepada BPost di rumah orangtuanya, Rabu (27/6) sekitar pukul 13.00 Wita.

Menurut keterangan Siti, suaminya kabur dengan menumpang ojek setelah sukses meninggalkan ruang sidang dan lingkungan PN dengan menyamar sebagai pengunjung biasa. Penyamaran sukses dengan melepas baju putih yang membedakan tahanan dengan pengunjung.

"Begitu sampai dia langsung meminta uang Rp10 ribu, katanya untuk bayar ojek," ujar Siti.

Siti mengaku hanya sempat bertanya, kenapa suaminya bisa berkeliaran dengan enaknya?

"Dia ngakunya kabur dari sidang. Saya pikir mau kembali lagi ke pengadilan. Sebab nggak ada sempat cerita apa-apa lagi selain itu," tutur perempuan berkulit putih ini.

Sebelum meninggalkan rumah mertuanya, Hendra menyempatkan diri mengecup buah hatinya yang saat itu berada dalam ayunan. "Setelah mencium anaknya suami saya langsung pergi. Saya sendiri masih merasa aneh," kata Siti.

"Ya, Allah kenapa suami ulun kabur. Apalagi katanya hukumannya hanya delapan bulan, kenapa dia nekat. Kami ikhlas dia menjalani hukuman, harapan kami nanti dia taubat. Kalau begini, hukumannya bisa bertambah lagi," keluh Siti dengan nada sedih. ais/mdn


Copyright © 2003 Banjarmasin Post

Banjarmasin Bungas
Lindungi Pecandu Ingin Taubat

TerancamGagal


Gedung HJ Djok Mentaya, Jl AS Musyaffa No16 Banjarmasin 70111 Phone: +62-511-3354370 Fax: +62-511-4366123