:: Kompas Cyber Media ::

[::] Portal Berita Daerah [::]

Metro Banjar • Serambi Ummah Spirit Kalsel • Diafragma • PASAR

Berita Cetak
HOME
Berita Utama

Nusantara
Banjarmasin Bungas
BISNIS
Sport Vaganza
Local Sport
Opini

Hot Line
Kalimantan Selatan
Kalimantan Timur
Kalimantan Tengah
Hiburan-Gaya Hidup
Internasional
Berita Kemarin
Info Data & Media
Banjarmasin Post
Susunan Redaksi

Pasang Iklan
Order Cetak
Berlangganan
Supporting By

Wednesday, 27 June 2007 23:31:53


Mudah-mudahan Cepat Selesai

  • Janji Rudy perbaiki jalan
  • Anjir-Kuala Kapuas segera mulus

BANJARMASIN, BPOST - Desakan warga agar jalur Pelaihari-Batulicin diperbaiki mendapat respon dari Dinas Permukiman dan Prasarana Wilayah Kalimantan Selatan. Namun respon itu masih sebatas janji.

Seperti diketahui, setiap hari, layanan Hotline BPost penuh dengan pesan singkat (SM) berisi tentang desakan agar Gubernur Rudy Ariffin turun tangan memperbaiki jalur Pelaihari-Batulicin-Kotabaru.

"Yang terhormat Pak Gubernur, pemerintah daerah kayaknya tutup mata dengan kerusakan jalan provinsi Banjarmasin-Tanah Bumbu yang sangat parah. Masa sih sebagai provinsi yang kaya akan hasil alam tidak bisa memperbaiki jalan untuk rakyatnya. Apa nggak malu nih?," demikian bunyi pesan singkat yang dikirim pemilik nomor 081348309xxx.

Dikatakan Rudy, semua masih dalam proses pencairan dana dari ADB (Asian Development Bank). Jika semuanya lancar, tahun 2009, ruas jalan tersebut bisa kembali mulus.

"Mudah-mudahan dapat cepat selesai. Kami berharap masyarakat dapat memahami karena dana yang diperlukan cukup besar, sampai Rp 1 triliun," ujar Rudy kepada wartawan di Stadion 17 Mei Banjarmasin, Selasa (26/6).

Saat ini, lanjut dia, untuk anggaran sebesar Rp 140 miliar segera dilakukan lelang. Namun pemenangnya belum ditentukan. Dan terkait lelang ini, anggota Komisi III DPRD Kalsel, Syaifullah Tamliha meminta kepada gubernur agar pemenang lelang adalah perusahaan besar yang memegang sertifikat ISO 9001.

"Sebab, dana perbaikan jalan itu nilainya lebih dari Rp 5 miliar. Kalau di bawah angka itu, silakan saja ditenderkan dengan peserta pengusaha lokal. Hanya saja, mereka tetap perlu pembinaan," ungkapnya.

Selain itu, Tamliha berharap Dinas Permukiman dan Prasarana Wilayah Kalimantan Selatan harus membentuk tim lobi. Bila perlu didampingi sejumlah politisi yang memiliki akses langsung di DPR RI. Dengan begitu, gelontoran dana APBN untuk pembangunan infrastruktur ke Kalsel, bisa lebih besar.

"Bandingkan dengan Kalimantan Tengah. Pak Teras Narang (Gubernur) memiliki tim lobi yang kuat sehingga dana yang diraih mencapai Rp 900 miliar, sedang kita (Kalsel) hanya mendapat Rp 424 miliar," bebernya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kimpraswil, HM Arsyadi mengungkapkan, dana untuk perbaikan jalan Trans Kalimantan Pelaihari-Batulicin dari APBN sebesar Rp 150 miliar sudah cair.

"Kami akan melakukan tender pekerjaan itu dan menunggu pihak perusahaan mana yang akan mengerjakan perbaikan jalan tersebut, ucapnya.

Ia mengatakan, dalam waktu dekat ini, pihaknya juga memperbaiki berbagai ruas jalan negara, seperti Trans Kalimantan Poros Tengah arah ke Tanjung terus ke Kaltim, atau arah ke Kuala Kapuas Kalteng.

Perbaikan jalan negara yang rusak tersebut segera dilakukan karena dananya sudah tersedia sebesar Rp 200 miliar. Kimpraswil juga akan melebarkan jalan negara atau Jalan A Yani Kilometer 1 hingga Kilometer 7 Banjarmasin menjadi tiga jalur. ais/ck6/ant


Copyright © 2003 Banjarmasin Post

Banjarmasin Bungas
Lindungi Pecandu Ingin Taubat

TerancamGagal


Gedung HJ Djok Mentaya, Jl AS Musyaffa No16 Banjarmasin 70111 Phone: +62-511-3354370 Fax: +62-511-4366123