Anjir-Kuala Kapuas segera mulus
BANJARMASIN, BPOST - Desakan warga agar jalur Pelaihari-Batulicin diperbaiki
mendapat respon dari Dinas Permukiman dan Prasarana Wilayah Kalimantan Selatan. Namun
respon itu masih sebatas janji.
Seperti diketahui, setiap hari, layanan Hotline BPost penuh dengan pesan singkat (SM)
berisi tentang desakan agar Gubernur Rudy Ariffin turun tangan memperbaiki jalur
Pelaihari-Batulicin-Kotabaru.
"Yang terhormat Pak Gubernur, pemerintah daerah kayaknya tutup mata dengan
kerusakan jalan provinsi Banjarmasin-Tanah Bumbu yang sangat parah. Masa sih sebagai
provinsi yang kaya akan hasil alam tidak bisa memperbaiki jalan untuk rakyatnya. Apa nggak
malu nih?," demikian bunyi pesan singkat yang dikirim pemilik nomor 081348309xxx.
Dikatakan Rudy, semua masih dalam proses pencairan dana dari ADB (Asian Development
Bank). Jika semuanya lancar, tahun 2009, ruas jalan tersebut bisa kembali mulus.
"Mudah-mudahan dapat cepat selesai. Kami berharap masyarakat dapat memahami karena
dana yang diperlukan cukup besar, sampai Rp 1 triliun," ujar Rudy kepada wartawan di
Stadion 17 Mei Banjarmasin, Selasa (26/6).
Saat ini, lanjut dia, untuk anggaran sebesar Rp 140 miliar segera dilakukan lelang.
Namun pemenangnya belum ditentukan. Dan terkait lelang ini, anggota Komisi III DPRD
Kalsel, Syaifullah Tamliha meminta kepada gubernur agar pemenang lelang adalah perusahaan
besar yang memegang sertifikat ISO 9001.
"Sebab, dana perbaikan jalan itu nilainya lebih dari Rp 5 miliar. Kalau di bawah
angka itu, silakan saja ditenderkan dengan peserta pengusaha lokal. Hanya saja, mereka
tetap perlu pembinaan," ungkapnya.
Selain itu, Tamliha berharap Dinas Permukiman dan Prasarana Wilayah Kalimantan Selatan
harus membentuk tim lobi. Bila perlu didampingi sejumlah politisi yang memiliki akses
langsung di DPR RI. Dengan begitu, gelontoran dana APBN untuk pembangunan infrastruktur ke
Kalsel, bisa lebih besar.
"Bandingkan dengan Kalimantan Tengah. Pak Teras Narang (Gubernur) memiliki tim
lobi yang kuat sehingga dana yang diraih mencapai Rp 900 miliar, sedang kita (Kalsel)
hanya mendapat Rp 424 miliar," bebernya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kimpraswil, HM Arsyadi mengungkapkan, dana untuk perbaikan
jalan Trans Kalimantan Pelaihari-Batulicin dari APBN sebesar Rp 150 miliar sudah cair.
"Kami akan melakukan tender pekerjaan itu dan menunggu pihak perusahaan mana yang
akan mengerjakan perbaikan jalan tersebut, ucapnya.
Ia mengatakan, dalam waktu dekat ini, pihaknya juga memperbaiki berbagai ruas jalan
negara, seperti Trans Kalimantan Poros Tengah arah ke Tanjung terus ke Kaltim, atau arah
ke Kuala Kapuas Kalteng.
Perbaikan jalan negara yang rusak tersebut segera dilakukan karena dananya sudah
tersedia sebesar Rp 200 miliar. Kimpraswil juga akan melebarkan jalan negara atau Jalan A
Yani Kilometer 1 hingga Kilometer 7 Banjarmasin menjadi tiga jalur. ais/ck6/ant