BANJARMASIN, BPOST - Wajah Edy, alumnus SMA Negeri 2 Barabai Hulu Sungai Tengah,
pucat. Dia kelelahan setelah empat jam menempuh perjalanan dengan sepeda motor menuju
kampus Universitas Lambung Mangkurat (Unlam) Banjarmasin.
Sesampai di kampus itu, dia bersama ayahnya menuju loket bank untuk membayar pembelian
formulir Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB). Usai mendapat kitiran, keduanya menuju
loket pengambilan formulir IPC (Ilmu Pengetahuan Campuran). Keduanya kaget ketika petugas
loket memberi tahu bahwa formulir IPC habis terjual.
"Besok (Kamis) saja datang kembali, formulirnya sudah habis terjual. Katanya sore
ini (Rabu) baru datang," ujar seorang petugas loket kepada Edy.
Wajah Edy pun memucat. Dia menjauh dari loket. "Mau bagaimana lagi. Tadinya kita
datang pagi-pagi untuk mendaftar, sehingga bisa pulang cepat ke Barabai, ternyata harus
datang lagi ke sini," kata ayah Edy.
Warga Pemanjang Barabai ini pun merayu anaknya, agar tinggal sementara di rumah
saudaranya di Banjarmasin.
"Saya terpaksa harus kembali ke Barabai, sebab ada acara perkawinan di dekat
rumah. Biar Edy tinggal di rumah keluarga, kasihan kalau harus bolak-balik
Barabai-Banjarmasin," ujarnya.
Kekecewaan itu tak hanya dialami Edy. Puluhan alumnus SMA dari luar daerah yang
rencananya menyelesaikan administrasi pendaftaran, terpaksa pulang dengan tangan hampa.
"Saya dari Tanjung, tapi saya menginap di tempat teman di Banjarmasin,"
ketika ditanya petugas loket tentang tempat tinggalnya.
Sebenarnya, formulir IPC telah ludes sejak Selasa (26/6) siang. Padahal panitia sudah
menyediakan 900 formulir IPC. Rabu (27/6) pagi, seharusnya formulir tambahan datang dari
Panitia SPMB Regional II Undip Semarang. Namun yang datang hanya 100 lembar formulir IPA.
Itu pun sudah habis terjual.
Sekretaris Panitia SPMB Unlam, Najamudin mengemukakan, masih ada 250 formulir yang
belum datang. "Sebanyak 100 lembar formulir IPC dan 150 lembar formulir IPA. Kalau
IPS saya kira masih cukup," jelasnya.
Menurut dia, sisa formulir yang dipesan dari Semarang tersebut tiba Rabu (27/6) petang,
sehingga calon mahasiswa yang sudah membayar slip formulir, bisa mengambil hari ini.
Namun hingga malam tadi, formulir itu belum juga datang. "Memang belum datang,
biasanya kalau datang, panitia di Semarang menghubungi kita," ujar Najamudin.
Padahal, pendaftaran tinggal dua hari lagi, yakni 28 dan 29 Juni. "Keterlambatan
ini karena di sana juga melayani permintaan dari daerah lain, makanya kita juga terlambat
diberi formulir. Tapi, kalau formulir itu datang, masih cukup untuk dua hari ke
depan," katanya. SPMB sendiri dilaksanakan pada 4 dan 5 Juli dan dipusatkan di kampus
Unlam.dua