:: Kompas Cyber Media ::

[::] Portal Berita Daerah [::]

Metro Banjar • Serambi Ummah • Diafragma • PASAR

Berita Cetak
HOME
Berita Utama

Nusantara
Banjarmasin Bungas
BISNIS
Sport Vaganza
Local Sport
Opini

Hot Line
Kalimantan Selatan
Kalimantan Timur
Kalimantan Tengah
Hiburan-Gaya Hidup
Internasional
Berita Kemarin
Info Data & Media
Banjarmasin Post
Susunan Redaksi

Pasang Iklan
Order Cetak
Berlangganan
Supporting By

Thursday, 28 June 2007 02:21


Operasi Pasar Khusus UKM

  • Minyak goreng di Banjarmasin turun Rp 400/liter

JAKARTA, BPOST - Operasi pasar minyak goreng yang selama ini dilakukan dinilai tidak berhasil menormalkan harga. Untuk itu pemerintah akan menggelar lagi operasi pasar dengan sasaran pengusaha kecil dan menengah (UKM).

"Selain UKM, masyarakat miskin seluruh Indonesia juga akan mendapat OP minyak goreng ini," kata Menteri Perdagangan Mari Elka Pengestu saat rapat kerja dengan Komisi Perdagangan DPR di Senayan Jakarta, Selasa (26/6).

Saat ini, kata Mari, pemerintah sedang melakukan evaluasi. Dan operasi pasar terarah ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat berpendapatan rendah dan industri kecil yang hidup-matinya sangat bergantung pada ketersediaan minyak goreng.

"Siapa yang mau dibantu harus jelas, pemerintah akan berpihak karena kami tentu tidak mau subsidi ke industri (besar)," ujarnya. Pada waktu lebaran atau bulan puasa operasi pasar bisa lebih diintensifkan.

Pelaksanaan keharusan memasok kebutuhan dalam negeri plus atau pun operasi pasar terarah ini perlu dikaji lebih lanjut karena pemerintah ternyata belum memiliki perangkat aturan yang mengaturnya. "Ini sulit dalam pelaksanaannya sekarang karena instrumennya belum ada," kata dia.

Namun, dia mengaku, belum tahu besarnya dana anggaran negara untuk pelaksanaan operasi pasar terebut. Begitu pula pelaksana operasi pasar khusus tersebut belum ditentukan. "Masih dievaluasi. Apakah pemerintah atau swasta belum ditentukan," ujarnya

Ketua Komisi Perdagangan Didik J Rachbini mengatakan, pemerintah diminta segera menyiapkan sistem pelaksanaan operasi pasar berserta payung hukumnya. "Kalau harus dibuat stok penyangga (buffer stock) minyak goreng, yang seperti apa?" ujarnya.

Kuning Turun

Sementara itu, harga minyak goreng curah di Sentra Antasari dan Pasar Lima, Banjarmasin mengalami perbedaan cukup signifikan. Harga minyak goreng curuh putih mengalami kenaikan Rp 50 dari Rp 8.450 pada 18 Juni lalu kemarin (27/6) menjadi Rp 8.500 per liter.

Minyak goreng kuning turun hingga Rp 400 per liter dari Rp 8.200 18 Juni lalu menjadi Rp 7.800 per liter. "Kondisi harga ini tidak begitu signifikan pengaruhnya, karena berfluaktif," jelas Drs M Nurliansyah, Subdin Bina Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kalsel, kemarin.

Sedang harga minyak goreng kemasan tidak mengalami gejolak harga dan masih seperti pekan lalu. "Contohnya Bimoli 620 ml sebelumnya dan hari ini tetap Rp 7.500, begitu juga Kunci Mas harga tetap Rp 9.500 per liternya," papar Nurliansyah. tic/tri


Copyright © 2003 Banjarmasin Post


BISNIS
Operasi Pasar Khusus UKM

Sulit Penuhi 8 Juta Rumah Murah


TANPA IZIN MENKEU
Tolak Rekening Pemerintah


Gedung HJ Djok Mentaya, Jl AS Musyaffa No16 Banjarmasin 70111 Phone: +62-511-3354370 Fax: +62-511-4366123