:: Kompas Cyber Media ::

[::] Portal Berita Daerah [::]

Metro Banjar • Serambi Ummah • Diafragma • PASAR

Berita Cetak
HOME
Berita Utama

Nusantara
Banjarmasin Bungas
BISNIS
Sport Vaganza
Local Sport
Opini

Hot Line
Kalimantan Selatan
Kalimantan Timur
Kalimantan Tengah
Hiburan-Gaya Hidup
Internasional
Berita Kemarin
Info Data & Media
Banjarmasin Post
Susunan Redaksi

Pasang Iklan
Order Cetak
Berlangganan
Supporting By

Thursday, 28 June 2007 02:21


Sulit Penuhi 8 Juta Rumah Murah

  • 2008 Kasiba Alalak dan Sei Andai rampung

BANJARMASIN, BPOST - Asisten Deputi Pengembangan Kawasan skala Besar Kementerian Perumahan Rakyat RI, DR M Dimyati mengungkapkan, pemerintah sulit memenuhi kebutuhan delapan juta rumah murah tahun ini.

Karena, hingga saat ini prosentase pembangunan rumah murah yang dilakukan pengembang perumahan di Indonesia masih di bawah rata-rata 25 persen.

"Kita akan cari terus solusinya," katanya di dampingi Direktur PT Awang Permai H Anwar Hadimi, Direktur PT Herlina Perkasa, H Hasbullah dan Ketua PWI Kalsel HG Rusdi Effendi AR, Rabu (27/6) dalam peninjauan kawasan siap bangun (kasiba) di Kelurahan Alalak Utara dan Sungai Andai, Kecamatan Banjarmasin Utara.

Salah satu cara mendorong pengembang untuk menyiapkan rumah murah tersebut, di antaranya dengan kembali mengucurkan dana untuk proyek pembangunan perumahan kawasan siap bangun untuk 2007 yang mencapai Rp 40 miliar di 14 kota.

Dana tersebut akan dimanfaatkan untuk membantu pengembang dalam memenuhi kebutuhan fasilitas umum seperti pembangunan jalan, tempat bermain, tempat ibadah dan infrastruktur lainnya di dalam kompleks perumahan yang ditunjuk mendapatkan dana kasiba tersebut.

Dengan bantuan pembangunan sarana infrastruktur tersebut, diharapkan akan mampu mengurangi beban pengembang untuk menyediakan fasilitas umum sehingga mampu menekan harga pembangunan rumah.

"Bila perumahan dibangun dalam satu kawasan besar seperti di kompleks AMD Permai dan Sungai Andai Banjarmasin, maka biaya infrastruktur bisa ditekan dan lebih efektif untuk dikembangkan daripada membangun rumah sendiri-sendiri," katanya.

Ketua REI Kalsel H Anwar Hadimi mengungkapkan, saat ini harga rumah di kawasan yang dia bangun dengan tipe 36 kategori rumah murah mencapai Rp 49 juta/unitnya.

Menurut dia, melambungnya harga kayu yang merupakan kebutuhan utama pembangunan perumahan, menjadi salah satu penyebab beberapa pengembang di Kalsel enggan untuk membangun perumahan murah.

Sementara itu, H Hasbullah mengatakan, kawasan siap bangun di Sungai Andai akan terlaksana sepenuhnya tahun depan.

"Pokoknya tahun depan sudah terlihat dan saat ini infrastruktur pendukungnya mulai di bangun," kata dia.

Menurut data di Pemko Banjarmasin, kawasan kasiba di Banjarmasin ada tiga, yaitu di Kelayan, Alalak dan Sungai Andai. Awalnya pemko merencanakan di Kelayan, karena lingkungannya padat dan kumuh sehingga memerlukan biaya besar, maka dipindahkan ke Alalak Utara, Lalu dikembangkan lagi di Sungai Andai. ant/tri


Copyright © 2003 Banjarmasin Post


BISNIS
Operasi Pasar Khusus UKM

Sulit Penuhi 8 Juta Rumah Murah


TANPA IZIN MENKEU
Tolak Rekening Pemerintah


Gedung HJ Djok Mentaya, Jl AS Musyaffa No16 Banjarmasin 70111 Phone: +62-511-3354370 Fax: +62-511-4366123