:: Kompas Cyber Media ::

[::] Portal Berita Daerah [::]

Metro Banjar • Serambi Ummah Spirit Kalsel • Diafragma • PASAR

Berita Cetak
HOME
Berita Utama

Nusantara
Banjarmasin Bungas
BISNIS
Sport Vaganza
Local Sport
Opini

Hot Line
Kalimantan Selatan
Kalimantan Timur
Kalimantan Tengah
Hiburan-Gaya Hidup
Internasional
Berita Kemarin
Info Data & Media
Banjarmasin Post
Susunan Redaksi

Pasang Iklan
Order Cetak
Berlangganan
Supporting By

Thursday, 28 June 2007 01:39


Anak Pilih Melaut

  • Genjot Kejar Paket via kelompok usaha

PELAIHARI, BPOST - Program Kelompok Belajar (Kejar) Paket A, B, dan C (pendidikan nor formal setara SD, SMP, dan SMA) di Tanah Laut (Tala) belum sepenuhnya direspon oleh masyarakat kelas bawah. Sebagian dari anak-anak mereka masih memilih melaut atau bertani.

Dinas Pendidikan Tala sendiri hingga kini terus berupaya memaksimalkan menggenjot program Kejar Paket tersebut. Sasaran utamanya adalah Paket A dan B yang merupakan pendidikan dasar wajib bagi seluruh anak usia sekolah.

"Masih banyak anak usia sekolah di daerah ini yang belum tersentuh Kejar Paket. Antara lain penyebabnya kurangnya motivasi dari orangtua. Ada di antara mereka yang mengajak anak-anaknya melaut atau berkebun," kata Kabid Pendidikan Luar Sekolah, Pemuda dan Olahraga (Dikluspora) Dinas Pendidikan Tala Amirul Wafa, belum lama ini.

Pihaknya sendiri bersama aparatur desa maupun tokoh masyarakat terus memberikan pemahaman dan dorongan akan pentingnya manfaat pendidikan. Namun, tetap saja ada beberapa keluarga yang enggan mengikutkan anaknya ke program Kejar Paket. Kendati pun mereka mengetahui tidak perlu mengeluarkan uang, karena operasional Kejar Paket, terutama Paket A dan B), ditanggung pemerintah

"Ini memang menyangkut psikologis dan budaya, kami tidak bisa memaksa. Masih ada beberapa keluarga yang berfikir lebih baik anak-anaknya mencari uang, daripada sekolah," kata Wafa sedih.

Selama ini saja kegiatan Kejar Paket belum berjalan optimal. Jarang ditemui tingkat kehadiran mencapai 100 persen. "Kehadiran 60 persen saja sudah bagus," sebut Wafa.

Namun begitu, pihaknya tidak lantas putus asa. Motivasi dan dorongan terus dilakukan terutama terhadap keluarga yang masih enggan mendaftarkan anaknya mengikuti Kejar Paker. Di antaranya melalui pembinaan kelompok usaha produktif, seperti, pembuatan kerupuk ikan dan lainnya

Langkah tersebut mulai berjalan dan terlihat cukup efektif. Lantaran dua manfaat bisa didapat sekaligus, mencari uang sambil belajar. roy


Copyright © 2003 Banjarmasin Post


Kalimantan Selatan
Angkutan Kromit Tetap Lintasi Transpol

281 Sekdes Diangkat Jadi PNS


Kapolri Rayakan Bhayangkara di Banjarbaru


Banjar Buka Isolasi Paramasan


Luar Biasa Manisnya Jeruk Ini


JERITAN PKL PASAR BATUAH SETELAH DIPINDAH KE PPS Seminggu Tak Dapat Uang Sepeser Pun


Yongky AFI Ingatkan Bahaya Narkoba


Polisi Temukan Prostitusi Terselubung


Bupati Surati Depkum HAM


28 Persen Pipa PDAM Bocor


Libur Sekolah Serentak


Dua Tahun Lagi Mulus


Anak Pilih Melaut


Geram Proyek Tak Turun


Lunas PBB Kantongi Rp 2 Juta


Gedung HJ Djok Mentaya, Jl AS Musyaffa No16 Banjarmasin 70111 Phone: +62-511-3354370 Fax: +62-511-4366123