:: Kompas Cyber Media ::

[::] Portal Berita Daerah [::]

Metro Banjar • Serambi Ummah Spirit Kalsel • Diafragma • PASAR

Berita Cetak
HOME
Berita Utama

Nusantara
Banjarmasin Bungas
BISNIS
Sport Vaganza
Local Sport
Opini

Hot Line
Kalimantan Selatan
Kalimantan Timur
Kalimantan Tengah
Hiburan-Gaya Hidup
Internasional
Berita Kemarin
Info Data & Media
Banjarmasin Post
Susunan Redaksi

Pasang Iklan
Order Cetak
Berlangganan
Supporting By

Thursday, 28 June 2007 01:40


Luar Biasa Manisnya Jeruk Ini

  • Lahan gersang disulap jadi produktif

SIAPA bilang lahan eks tambang tak bisa dimanfaatkan lagi. Jika digarap secara ulet, lahan bekas tambang yang biasanya gersang penuh lubang di sana-sini, ternyata bisa menghasilkan.

Itulah yang ditunjukkan Kelompok Tani Sapadangsanakan yang mengelola kebun jeruk seluas 30 hektare di areal eks pendulangan intan di kawasan RT 13 Sungai Tiung, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru.

Namun untuk menjadikan seperti sekarang, perjuangan para anggota Sapadangsanakan tidaklah mudah. Sejak tahun 1986, dipimpin Kai Atiyah mereka berusaha mengubah lahan bekas tambang itu menjadi kebun jeruk.

Dan kini, jerih payah mereka mulai menghasilkan. Dari 21 ribu pohon yang ada, delapan ribu pohon sudah siap panen. Rabu kemarin, sejumlah pejabat di antaranya Walikota Banjarbaru, H Rudy Resnawan dan Kapolda Kalsel, Brigjend Halba Rubis Nugroho melakukan panen perdana.

"Luar biasa manisnya jeruk ini. Saya salut luar biasa dengan upaya Kai Atiyah menyulap lahan eks pendulangan menjadi kebun jeruk yang menghasilkan seperti ini," ucap Kapolda saat menyicipi segarnya jeruk Siam Banjar.

Menurut Aspihani, salah satu anggota kelompok tani, upaya mereka memanfaatkan lahan bekas tambang mulai menutup lubang-lubang menganga, mengembalikan kesuburan tanah, menanam sampai merawatnya.

Tidak sedikit kendala yang dialami Sapangdasanakan. Kerapkali, mereka harus dihadapkan pada gagal tanam. Juga tak sekali dua bencana kebakaran lahan dan kekurangan air mereka rasakan.

Walikota Banjarbaru, Rudy Resnawan memperhitungkan hasil panen tiga jenis jeruk yang ditanam di sini (siam Banjar, sunqis, dan jeruk mandarin) ini mampu menghasilkan sampai miliaran rupiah.

"Ini dengan asumsi dalam satu pohon maksimal 400 biji jeruk, maka dikalikan harga jual dan luasan lahan yang ditanam, minimal hasil panennya bisa mencapai Rp 1,2 miliar," beber Walikota sambil tersenyum bangga akan kreativitas warganya.

Orang nomor satu di Kota Idaman ini berharap, warga lainnya mengikuti jejak tersebut. Diharapkan, warga juga berinovasi mencari jenis tanaman lain yang tak kalah ekonomisnya. niz


Copyright © 2003 Banjarmasin Post


Kalimantan Selatan
Angkutan Kromit Tetap Lintasi Transpol

281 Sekdes Diangkat Jadi PNS


Kapolri Rayakan Bhayangkara di Banjarbaru


Banjar Buka Isolasi Paramasan


Luar Biasa Manisnya Jeruk Ini


JERITAN PKL PASAR BATUAH SETELAH DIPINDAH KE PPS Seminggu Tak Dapat Uang Sepeser Pun


Yongky AFI Ingatkan Bahaya Narkoba


Polisi Temukan Prostitusi Terselubung


Bupati Surati Depkum HAM


28 Persen Pipa PDAM Bocor


Libur Sekolah Serentak


Dua Tahun Lagi Mulus


Anak Pilih Melaut


Geram Proyek Tak Turun


Lunas PBB Kantongi Rp 2 Juta


Gedung HJ Djok Mentaya, Jl AS Musyaffa No16 Banjarmasin 70111 Phone: +62-511-3354370 Fax: +62-511-4366123