PERINGATAN hari anti narkotika se-dunia di Kabupaten Tabalong digelar dalam
berbagai even. Setelah dua hari lalu, Pemkab Tabalong bersama sejumlah penegak hukum
melakukan pemusnahan massal ribuan minuman keras dan narkotia hasil razia, kemarin giliran
Persatuan Istri Tentara Indonesia (Persit) Kartika Chandra Kirana Kalsel menggelar seminar
tentang narkotika.
Seminar digelar di gelar Gedung Mutiara Patra, Jalan Mustika Kompleks Pertamina
Tanjung, Rabu (27/6). Temanya, menjadikan kaum ibu sebagai garda depan pencegahan
penggunaan narkoba di kalangan anak-anak dan remaja.
Menariknya, hadir sebagai bintang tamu, dokter gaul jebolan Akademi Fantasi Indosiar
(AFI), dr Warigit Triatmoko atau tenar disapa Yongky AFI.
Dalam paparannya, Yongky yang terlihat sportif dengan kemeja putih plus jas hitam serta
jeans gaul dengan aneka pernak pernik, lancar menyebutkan aneka jenis narkotia. Ia
pun memaparkan dampak negatif bila mengkonsumsi barang berbahaya tersebut.
"Tahu tidak ibu-ibu, berdasarkan survei usia pengguna narkotika rata-rata 12-25
tahun. Di mana 90 persen di antaranya yang menggunakan jarum suntik dinyatakan positif HIV
AIDS," ujar Yongky.
Yongky yang sebentar lagi menyelesaikan tugas sebagai dokter PTT di RSJ Tamban, Barito
Kuala juga menambahkan pentingnya peran orangtua terutama kaum ibu untuk mengawasi
putra-putrinya.
Menurutnya, para ibu harus lebih pintar dengan selalu membina komunikasi seluruh
anggota keluarga. Selain itu, memperhatikan bila ada perubahan fisik atau perilaku
anak-anaknya yang mencurigakan.
Sementara itu Sri Waris, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 101 PD Vi
Tanjungpura yang juga istri Danrem 101 Antasari, Kolonel Infantri Waris mengatakan, target
utama penyelenggaraan seminar untuk membuat para ibu anggota Persit lebih waspada terhadap
kemungkinan penggunaan narkoba.
Diharapkan anggota Persit bisa menjadi penggerak di lingkungan rumah tangga maupun
kampungnya masing-masing mencegah beredarnya atau digunakannya narkoba.
"Kegiatan ini sengaja dimulai dari anggota sendiri. Bila sudah mantap baru ke
masyarakat yang aplikasinya bisa bekerja sama dengan Kodim sampai Koramil di
desa-desa," tuturnya. nda