BOJONEGORO, BPOST - Bom meledak di tepi sungai Bengawan Solo, di Kelurahan Cepu
Kecamatan. Cepu, Blora, Jateng, Rabu (27/6) pukul 14.15 WIB.
Ledakan terdengar hingga radius tiga kilometer hingga mengakibatkan kaca jendela
pemukiman warga di dekat lokasi ledakan, pecah.
Seorang warga Cepu, Riatun, menyatakan, dari ledakkan terdengar nyaring mirip suara
petir. "Sekarang banyak warga berkerumun, tetapi belum diketahui adanya korban jiwa,
" jelasnya. Ledakan bom tersebut juga mengakibatkan seorang pemancing ikan Mariono
menderita luka-luka dan sekarang ini menjalani perawatan intensif di RS Cepu.
"Mariono itu pemancing, belum diketahui penyebab pasti adanya ledakan,"
tambah seorang warga Cepu, Jatmiko yang juga pemancing ikan di Bengawan Solo.
Kapolsek Cepu, AKP Lamani yang dikonfirmasi, tidak bersedia menjelaskan terjadinya
ledakkan bom itu.
Namun, Kabid Humas Mabes Polri Irjen Pol Sisno Adiwinoto memastikan ledakan itu bukan
karena ulah teroris. Ledakan memang berasal dari granat, namun dipicu ulah warga.
"Itu bukan teror atau sabotase," katanya.
Ledakan itu, lanjut dia, berasal dari granat yang ditemukan oleh warga. "Mereka
menemukannya, lalu menggergajinya, kemudian meledak," tutur Sisno.
Pihak kepolisian belum bisa memastikan berapa jumlah korban akibat ledakan itu, karena
anggota kepolisian masih bekerja di lapangan. ant/dtc