|
|
Thursday, 28 June 2007 02:00 |
|
| Kuliah Sabtu-Minggu Ditata Ulang
JAKARTA - Mendiknas Bambang Sudibyo menyatakan akan segera menata ulang
kebijakan perkuliahan Sabtu-Minggu dan kelas jauh untuk mengeliminasi pro dan kontra.
"Kita akan atur kembali. Tunggu saja, dalam waktu dekat akan ke luar kebijakan
soal itu," kata Mendiknas Bambang Sudibyo di kantor Depdiknas, Jakarta, kemarin.
Kebijakan Dikti Depdiknas yang melarang penyelenggaraan kuliah Sabtu-Minggu dan kelas
jauh dipertanyakan, karena dianggap tidak memahami realitas yang terjadi di lapangan.
Direktur Pasca Sarjana Universitas Dr Moestopo (Beragama) Wibowo mengatakan perlu
diperjelas target kebijakan itu untuk program S-1 atau S-2.
"Bagi program S-1 memang sangat tidak memungkinkan dengan jumlah SKS yang begitu
besar 160 SKS. Akan tetapi, bagi S-2 yang hanya mengambil 40-an SKS kuliah Sabtu Minggu
tidak ada masalah," ujar Wibowo.mio
Pertama Puskesmas Bebas Nyeri
SURABAYA - Puskesmas Balongsari Kecamatan Tandes telah mendirikan Poliklinik
Paliatif dan Bebas Nyeri. Poliklinik ini selain membantu pasien paliatif juga melayani
pasien stroke, HIV/AIDS, manula atau jompo.
"Untuk pertama kalinya di Indonesia, terdapat puskesmas yang mampu mendirikan
Poliklinik Paliatif Bebas dan Nyeri," kata Ketua Masyarakat Paliatif Indonesia (MPI)
Cabang Surabaya, dr Agus Ali Fauzi, PGD.Pall.Med(ECU) RSU dr Soetomo, Rabu (27/6/2007).
Agus menambahkan, adanya poli bebas nyeri ini mempermudah pasien kanker menjalani
pengobatan dan perawatan. "Daripada jauh-jauh harus ke RSU dr Soetomo mending di
puskesmas ini. Tapi, poli ini sebagai pengembangan dari paliatif dan bebas nyeri RSU dr
Soetomo dan pengembangan dari Public Health Nursing (PHN). Sebelumnya, puskesmas ini
melayani ibu hamil tua, TBC, kanker, orang jompo, bahkan juga masalah KDRT (Kekerasan
dalam rumah tangga), secara door to door.dtc |
|
Copyright © 2003 Banjarmasin Post |
|
|
|
|