BOLIVIA patut berterima kasih kepada striker Juan Carlos Arce. Golnya di enam
menit sebelum babak kedua usai, membuat La Verde mampu menghentikan ambisi tuan rumah Copa
America Venezuela meraih poin penuh, Selasa (26/6).
Secara tim, Bolivia memang patut berbangga. Dua kali mereka mampu mengejar ketinggalan
gol di Stadion Polideportivo de Pueblo Nuevo, San Cristobal.
Tuan rumah unggul 1-0 lebih dulu saat Giancarlo Maldonado memanfaatklan umpan Ricardo
Paez pada menit 21. Namun kegembiraan tuan rumah tidak berlangsung lama, La Verde bisa
menyamakan kedudukan menit 39, setelah Alejandro Cichero membelokkan bola ke gawang
sendiri.
Di babak kedua, tuan rumah kembali unggul 2-1 melalui kaki Ricardo Paez menit 56.
Keunggulan 2-1 ini tampaknya akan bertahan hingga akhir pertandingan.
Namun usaha yang tidak kenal lelah dari para pemain asuhan pelatih Erwin Sanchez mampu
menembus kebuntuan. Bolivia mammpu menyamakan kedudukan melalui kaki Arce di menit 84.
Dengan hasil imbang ini, kedua klub meraih satu poin dan untuk sementara menempati
posisi kedua dan ketiga klasemen Grup A. Peringkat pertama ditempati Peru dengan jumlah
tiga poin, setelah dalam laga pembuka turnamen secara mengejutkan berhasil menundukkan tim
tangguh Uruguay dengan skor telak 3-0.
Padahal Uruguay lebih difavoritkan untuk meraih kemenangan. Di luar dugaan, Peru yang
menjadi lawan pertama mereka di Grup A, menggulung La Celeste dengan telak.
Bertanding di Stadion Metropolitano de Merida, Uruguay yang tampil tanpa Alvaro Recoba,
sejatinya memiliki keunggulan dari sisi materi pemain. Namun La Blanquirroja mampu
menampilkan permainan kolektif yang memesona sekaligus efektif.
Keunggulan Peru tak lepas dari peran tiga bintangnya, Claudio Pizarro, Jefferson Farfan
dan Paolo Guerrero, dengan bermain impresif dalam membongkar lini pertahanan tim favorit
yang telah mengoleksi 14 gelar juara Copa America tersebut.
Di menit ke-26, Miguel Villalta membuka kemenangan. Ikut membantu serangan, ia berhasil
melesakkan gol melalui tandukan kepala memanfatkan tendangan bebas yang dilepaskan Farfan.
Tidak berselang lama gawang yang diarsiteki Oscar Tabarez kembali bobol. Memanfaatkan
bola rebound setelah Fabian Carini memblok tendangan Pizarro, Guerrero menyeploskan
bola ke gawang yang kosong. Namun gol tersebut dianulir karena hakim garis mengangkat
bendera pertanda offside.
La Celeste berusaha aktif melancarkan serangan. Fabian Estoyanoff yang diplot
sebagai pengganti Recoba, mengancam gawang yang dikawal Leao Butron, satu menit sebelum
babak pertama berakhir. Sayang tendangan keras dari luar kotak penalti striker Deportivo
la Coruna itu masih mampu ditepis oleh Butron.
Di babak kedua, ambisi Uruguay untuk meraih kemenangan gagal diraih. Tim besutan Julio
Cesar Uribe malah bisa melakukan serangan balik cepat dan efektif, dengan membuat gol
kedua melalui Juan Carlos Merino.
Satu menit sebelum pertandingan berakhir, Guerrero yang berdiri bebas di mulut gawang
mencetak gol ketiga. Striker yang bermain di Hamburg SV ini dengan mudahnya menyeploskan
bola ke gawang, memanfaatkan sodoran manis penyerang pengganti, Andres Augusto Mendoza
dari sisi kanan. dtc/ozc/kcm/bnc