MANTAN pelatih tim nasional Inggris Sven Goran Eriksson, seperti dilansir Sky
Sports News, telah menyetujui menangani Manchester City selama tiga musim.
Posisi pelatih di City memang sedang lowong menyusul pengunduran diri Stuart Pearce,
sesaat setelah berakhirnya Liga Premier musim lalu.
City sendiri tidak memberikan komentar atas pemberitaan tersebut, namun sebuah sumber
menyatakan pria asal Swedia ini masih belum mengikat kontrak.
Rival satu kota Manchester United ini selangkah lagi akan diambil alih oleh mantan
perdana Menteri Thailand Thaksin Shinawatra.
Thaksin diketahui sangat tertarik untuk membawa Eriksson untuk menukangi City. Bahkan
Thaksin berharap segera mencapai kesepakatan dalam minggu ini.
Tapi saat ini Man City sedang gonjang. Tentu saja itu terkait sedang bermasalahnya
Thaksin di negerinya, Thailand, dan membuat City harus menunda pengumuman soal manajer
barunya.
Pihak manajemen City masih menunggu Thaksin membeli 75 persen saham klub. Jumlah
tersebut adalah syarat pengambil-alihan kepemilikan secara total.
Kalau pun Eriksson setuju menukangi City, semua kembali harus menunggu apa kata
Thaksin. Mantan Perdana Menteri Thailand itu harus kembali merogoh kocek 81,6 juta pound
untuk mendapat persetujuan dewan pimpinan klub.
Thaksin baru membeli sekitar 55,9 persen saham klub. Pemilik mayoritas lainnya adalah
Sky Sport dengan 9,9 persen. "Kini diskusi sedang berjalan soal kandidat manajer
baru. Klub berencana untuk mengumumkan manajer baru bila sudah ada keputusan final,"
jelas juru bicara City. dtc/ozc/lbc