:: Kompas Cyber Media ::

[::] Portal Berita Daerah [::]

Metro Banjar • Serambi Ummah Spirit Kalsel • Diafragma • PASAR

Berita Cetak
HOME
Berita Utama

Nusantara
Banjarmasin Bungas
BISNIS
Sport Vaganza
Local Sport
Opini

Hot Line
Kalimantan Selatan
Kalimantan Timur
Kalimantan Tengah
Hiburan-Gaya Hidup
Internasional
Berita Kemarin
Info Data & Media
Banjarmasin Post
Susunan Redaksi

Pasang Iklan
Order Cetak
Berlangganan
Supporting By

Thursday, 28 June 2007 01:49


JELANG MOTOGP BELANDA
Lintasan Baru Assen Diprotes

LAYOUT lintasan Sirkuit Assen telah mengalami perubahan. Tapi keadaan ini lah yang kemudian menuai protes dari pembalap. Mereka kecewa dengan trek anyar untuk MotoGP Belanda itu.

Musim ini Assen akan menggelar MotoGP dengan layout barunya. Perubahan dilakukan pada sudut De Bult, dengan menghilangkan tikungan tersebut.

Awalnya, trek Assen dinilai cukup ramah dengan pembalap. Permukaan sirkuit juga sangat grippy, sehingga pembalap bisa lebih leluasa menggeber motornya dibanding lintasan lain.

Namun mulai tahun ini semuanya menjadi berbeda. Perubahan banyak dilakukan, termasuk dalam permukaan, panjang lintasan diperpendek (panjang semula 7.750 meter sekarang menjadi 4.555 m) dengan meniadakan tikungan, dengan alasannya untuk keselamatan pembalap.

Tapi pembalap yang melihat langsung kondisi Assen, malah mengaku kecewa dengan dihilangkannya tikungan De Bult itu. Modifikasi yang dilakukan mereka nilai telah merusak ciri khas Assen secara keseluruhan.

"Saya yakin akan terjadi balapan hebat di Assen. Tapi, sirkuit baru itu mengecewakan karena layout lama sangat asik untuk digeber," ujar Stoner seperti dilansir GPUpdate.

"Lay out lama di tikungan De Bult mungkin jadi tikungan terfavorit saya. Tikungan ke kiri itu sangat tajam, tapi kini mereka merubahnya tak setajam dulu. Jujur, kami sangat kompetitif di sana tahun lalu," tambah Stoner.

Tahun lalu, Stoner masih berada di posisi 14 atau 15 di tikungan itu. Tapi, dia bisa finis di posisi empat besar.

Padahal, karakter Sirkuit Assen yang dipenuhi berbagai jenis tikungan yang agak tajam, tajam, panjang, serta berkelok-kelok menyulitkan setingan motor. Pilihan ban yang cocok dianggap Stoner sangat menentukan untuk menemukan cengkraman motor.

Pendapat serupa juga dilontarkan rival Stoner, Valentino Rossi. "Sayang sekali mereka membuat perubahan pada sirkuit tahun lalu, dengan memindahkan tikungan paling menarik di lintasan ini. Sampai sekarang keputusan tersebut masih sulit dimengerti," cetus pembalap Yamaha itu.

Namun nasi sudah menjadi bubur. Segencar apapun badai protes menyerang, Sirkuit Assen akan tetap menjadi tuan rumah seri kesembilan MotoGP 2007 dengan layout barunya, akhir pekan ini.

"Assen memang akan tetap menjadi sirkuit legendaris, ditambah atmosfer balap dan penonton yang hebat. Semoga kami bisa tampil bagus untuk mereka dan tampil kompetitif seperti yang kami tahu," lanjut Rossi.

Tekad serupa juga diutarakan Stoner. Namun hasil akhir untuk mengetahui siapa yang terbaik tentunya harus menunggu hingga, Sabtu (30/6). dtc/ozc


Copyright © 2003 Banjarmasin Post

SPORT VAGANZA
Venezuela 2 VS 2 Bolivia
Perdana Penuh Kejutan

Demi Anak-anak Indonesia


Pulang Kampung


Siap Arsiteki City


Unggulan Kedua Mengancam


JELANG MOTOGP BELANDA
Lintasan Baru Assen Diprotes


Warga Kehormatan Kanada


Magnet Wimbledon


Makin Dipuja Publik Inggris


Gedung HJ Djok Mentaya, Jl AS Musyaffa No16 Banjarmasin 70111 Phone: +62-511-3354370 Fax: +62-511-4366123