:: Kompas Cyber Media ::

[::] Portal Berita Daerah [::]

Metro Banjar • Serambi Ummah • BëBAS • Diafragma • PASAR • INTECH

Berita Cetak
MAIN PAGE
Berita Utama
FEMALE
Nusantara
B O R N E O
Trans Kalimantan
Banjarmasin Plus

Persona
Olahraga
Ragam
Internasional
Berita Kemarin
Info Data & Media
Banjarmasin Post
Susunan Redaksi

Pasang Iklan
Order Cetak
Berlangganan
Supporting By

Sunday, 09 July 2006 01:14


Prajurit Sejahtera, Saya Ikut Senang

NAMANYA saja seorang tentara, pasti pernah merasakan asam garamnya sebuah kehidupan. Begitu pula dialami oleh Danrem 101/Ant, Kolonel Infanteri Waris yang baru saja serah terima jabatan.

Seperti, ketika Ia pernah bertugas di Nangro Aceh Darussalam (NAD) menjadi As Ops Kasdam Iskandar Muda, kebetulan pada saat itu Ia tengah berada di Jakarta, sementara isterinya Ny Sri Sunaeni bersama putra bungsunya nyaris terkena musibah bencana Tsunami.

Begitu pula, pada 1983 lalu, ketika Waris terlibat kontak damai dengan tentara Fretelin. Waris diberi kepercayaan oleh angkatan darat RI ini untuk menjadi duta TNI.

Waris yang memiliki dedikasi dan tanggung jawab sebagai seorang prajurit TNI AD, tidak serta merta melupakan kesejahteraan para anggotanya.

Oleh sebab itu, kepedulian dan perhatiannya terhadap para anggota patut diberikan penghargaan. Pria berpenampilan sederhana ini, sempat prihatin dan lirih ketika ia melihat beberapa rumah para anggotanya di kota ini, menurutnya seperti kandang hewan.

Berbeda ketika Ia menjadi Komandan Rindam II Sriwijaya di Palembang, hampir sembilan bulan bertugas di sana, saking peduli dan perhatiannya kepada anggotanya, Waris pun habis-habisan membantu mendirikan puluhan buah rumah hanya untuk kesejahteraan dan kenyamanan para anggotanya.

Oleh sebab itu, ia mencoba untuk memberikan masukan tehadap para isteri prajurit, bagaimana menyesiasati gaji suami yang kecil. Misalnya, beber Waris, yang memiliki keahlian dan kemampuan jahit-menjahit, tata boga, maupun tata rias, bisa saja diberdayakan.

Bagi yang memiliki modal kecil, imbuh penyuka olahraga keras ini, jangan malu-malu jika memang harus berjualan sembako di depan rumah. Tak hanya, isteri, bagi suami pun ketika tengah di luar jam dinas, bagi yang memiliki keahlian khusus seperti bengkel dan sektor-sektor informal lainnya, kenapa tidak dicoba, ujarnya.

Ia tidak bisa membayangkan, ketika ia masih kecil saking rendahnya kehidupan ekonomi orangtuanya, sampai-sampai Waris hampir sepuluh hari tidak makan nasi. Yang dimakannya cuma buah nangka, akibatnya Ia pun kerap terserang penyakit kurang gizi, utur pemilik motto hidup satu musuh terlalu banyak, sejuta kawan terlalu sedikit. maisuri


Copyright © 2003 Banjarmasin Post

PERSONA
"Perjuangan Anak Buruh Tani"

KATA MEREKA -
Suka Bersih-bersih


Masyarakat Nyaman Dan Sehat


Prajurit Sejahtera, Saya Ikut Senang


Gedung HJ Djok Mentaya, Jl AS Musyaffa No16 Banjarmasin 70111 Phone: +62-511-3354370 Fax: +62-511-4366123