IBU Yuyun sempat bingung melihat teman-temannya yang sampai hari ini masih menunggui
anaknya di TK. Bayangkan, satu tahun ajaran sudah hampir habis. Masa, sih, mamanya masih
harus nongkrong di sekolah setiap hari? Wah! bagaimana ini? Bolehkah dibiarkan terus, tapi
sampai kapan?
Kasus seperti ini, menurut Raudah, S.Psi, anak usia prasekolah memang masih memiliki
keterbatasan dalam hal kemandiriannya. Tetapi, apa yang dilakukan anak di sekolah tetap
terpantau oleh guru. Jadi, orangtua tidak perlu merasa khawatir melepas anaknya di
sekolah.
Lebih lanjut, Ia mengungkapkan ada beberapa sebab kenapa anak kerap minta ditunggu saat
sekolah, terlebih anak yang baru kali pertama menjejakkan kakinya ke bangku sekolah.
Pertama, bebernya adalah tidak lain karena anak minta perhatian. Ada anak yang
cenderung manja terhadap orangtuanya. Anak seperti ini ingin mendapatkan perhatian
terus-menerus. Bisa karena sudah terbiasa ditunggui, apalagi bila orangtuanya selalu punya
waktu. Bisa juga karena orangtuanya bekerja dan anak menuntut perhatian dengan minta
ditunggui di sekolah.
Kedua, ada kondisi tertentu di luar sekolah. Anak-anak yang berhari-hari tak sekolah
karena sakit atau bepergian bersama orangtua mungkin merasa seperti anak baru lagi di
sekolahnya. Maunya ditemani orangtua atau pengasuh.
Ini karena anak sudah merasa nyaman berada di rumah, atau terbiasa bersama orangtuanya
selama bepergian. Ketika kembali sekolah dirinya merasa tak nyaman lantaran harus
beradaptasi dan menyesuaikan diri lagi dengan guru, teman-teman dan kebiasaan di kelas.
Tentu, kata Raudah, bagi anak sangatlah berat untuk melakukan adaptasi atau penyesuaian
diri kembali, perlu waktu dan proses. Umumnya, masalah seperti ini akan terasa lebih sulit
jika si anak termasuk tipe soliter (penyendiri), bukan anak yang mudah bersosialisasi atau
easy going.
Faktor lain, seperti ada masalah di sekolah turut mempengaruhi. Contoh, anak pernah
berkelahi, ditakut-takuti, diganggu teman, dan lainnya sehingga ia merasa takut, tak aman
di kelas. Karena itulah ia ingin ditemani di kelas atau ditunggui di sekolah. Ada rasa
aman dan nyaman jika ditunggui orang yang ia percaya. maisuri