Banjarmasin, BPost
Jabatan Sekretaris daerah propinsi (Sekdaprop) Kalsel yang kosong kini sudah terisi.
HM Muchlis Gafuri dinyatakan resmi memegang jabatan struktural tertinggi di Pemerintahan
Propinsi Kalsel setelah dilantik oleh Gubernur Kalsel Rudy Ariffin, Senin (31/10) di Graha
Abdi Persada.
Langkah mantan kepala Balitbangda itu sendiri tak semulus yang dibayangkan. Dalam
prosesnya, sewaktu ia menduduki jabatan pelaksana tugas Sekdaprop, kalangan DPRD Kalsel
sempat menjegal langkahnya dengan mengirimkan surat ke Mendagri, beberapa
waktu lalu.
Dalam surat yang ditandatangani tiga unsur pimpinan dewan itu menyatakan kepada
Mendagri agar mempertimbangkan kembali pencalonan Muchlis Gafuri sebagai salah satu
kandidat Sekdaprop. Menurut mereka, Muchlis Gafuri kurang bisa menjembatani kepentingan
eksekutif dengan legislatif.
Beberapa menit usai dilantik, Muchlis Gafuri berkunjung ke rumah Banjar, namun
tujuannya dalam rangka mendampingi gubernur yang akan mendengar pandangan akhir DPRD
Kalsel atas perubahan APBD Kalsel 2005 dalam Anggran belanja tambahan (ABT) yang diajukan
pihak ekskutif.
Bagaimana sikap Muchlis dan anggota DPRD sendiri setelah menjegal? Ternyata baik
Muchlis maupun anggota dewan terlihat tak merasa sedang berseberangan. Ketika Rudy Ariffin
mengumumkan Muchlis Gafurri sebagai Sekdaprop Kalsel definitif, para anggota dewan yang
hadir pun memberikan aplaus panjang.
Hal itu juga tampak usai rapat Paripurna pandangan akhir fraksi tentang ABT 2005,
dimana antara Muchlis dengan anggota dewan sempat berjabat tangan erat. Bahkan di
sela-sela itu, para anggota dewan sempat memberikan ucapan selamat kepada Muchlis Gafuri,
termasuk unsur pimpinan dewan.
Terkait penjegalan dewan terhadap dirinya, Muchlis Gafuri menganggap hal itu sebagai
angin lalu. Menurutnya, setiap orang berhak mengeluarkan komentarnya.
"Itulah dinamika demokrasi, dan saya anggap itu sebagai angin lalu. Namun memang
menurut pandangan saya, hal itu juga tidak lepas dari imbas Pilkada, sehingga dampak
psikologis seperti itu masih kuat dirasakan perwakilan partai. Lagipula itukan hanya oknum
saja yang ingin menyampaikan pendapatnya. Dan itu bagus saja bisa jadi koreksi bagi saya
kan," ucapnya ringan.
Disinggung bakal terulang kembali hubungan kurang harmonis antara eksekutif dengan
pihak legislatif, Muchlis mengatakan tidak akan seperti itu. Ia berjanji akan menjalin
hubungan baik antara kedua lembaga tersebut.
Sementara Gubernur Kalsel, Rudy Ariffin berharap Sekdaprop dapat membantu tugasnya.
Menurutnya, tugas Sekdaprop ke atas untuk membantu pimpinan. Sedangkan ke bawah adalah
mengkoordinir dinas-dinas.c2