:: Kompas Cyber Media ::

[::] Portal Berita Daerah [::]

Metro Banjar • Serambi Ummah Spirit Kalsel • Diafragma • PASAR

Berita Cetak
HOME
Berita Utama

Marhaban Ya Ramadhan
Nusantara
Banjarmasin Plus
Banjarmasin Bungas
BISNIS
Sport Vaganza
Opini-Hot Line

Kalimantan Selatan
Kalimantan Timur
Kalimantan Tengah

Hiburan-Gaya Hidup
Internasional
Berita Kemarin
Info Data & Media
Banjarmasin Post
Susunan Redaksi

Pasang Iklan
Order Cetak
Berlangganan
Supporting By

Selasa, 01 Nopember 2005 02:04:23


Penjegalan Dianggap "Angin Lalu"

Banjarmasin, BPost
Jabatan Sekretaris daerah propinsi (Sekdaprop) Kalsel yang kosong kini sudah terisi. HM Muchlis Gafuri dinyatakan resmi memegang jabatan struktural tertinggi di Pemerintahan Propinsi Kalsel setelah dilantik oleh Gubernur Kalsel Rudy Ariffin, Senin (31/10) di Graha Abdi Persada.

Langkah mantan kepala Balitbangda itu sendiri tak semulus yang dibayangkan. Dalam prosesnya, sewaktu ia menduduki jabatan pelaksana tugas Sekdaprop, kalangan DPRD Kalsel sempat ‘menjegal’ langkahnya dengan mengirimkan surat ke Mendagri, beberapa waktu lalu.

Dalam surat yang ditandatangani tiga unsur pimpinan dewan itu menyatakan kepada Mendagri agar mempertimbangkan kembali pencalonan Muchlis Gafuri sebagai salah satu kandidat Sekdaprop. Menurut mereka, Muchlis Gafuri kurang bisa menjembatani kepentingan eksekutif dengan legislatif.

Beberapa menit usai dilantik, Muchlis Gafuri berkunjung ke rumah Banjar, namun tujuannya dalam rangka mendampingi gubernur yang akan mendengar pandangan akhir DPRD Kalsel atas perubahan APBD Kalsel 2005 dalam Anggran belanja tambahan (ABT) yang diajukan pihak ekskutif.

Bagaimana sikap Muchlis dan anggota DPRD sendiri setelah menjegal? Ternyata baik Muchlis maupun anggota dewan terlihat tak merasa sedang berseberangan. Ketika Rudy Ariffin mengumumkan Muchlis Gafurri sebagai Sekdaprop Kalsel definitif, para anggota dewan yang hadir pun memberikan aplaus panjang.

Hal itu juga tampak usai rapat Paripurna pandangan akhir fraksi tentang ABT 2005, dimana antara Muchlis dengan anggota dewan sempat berjabat tangan erat. Bahkan di sela-sela itu, para anggota dewan sempat memberikan ucapan selamat kepada Muchlis Gafuri, termasuk unsur pimpinan dewan.

Terkait penjegalan dewan terhadap dirinya, Muchlis Gafuri menganggap hal itu sebagai angin lalu. Menurutnya, setiap orang berhak mengeluarkan komentarnya.

"Itulah dinamika demokrasi, dan saya anggap itu sebagai angin lalu. Namun memang menurut pandangan saya, hal itu juga tidak lepas dari imbas Pilkada, sehingga dampak psikologis seperti itu masih kuat dirasakan perwakilan partai. Lagipula itukan hanya oknum saja yang ingin menyampaikan pendapatnya. Dan itu bagus saja bisa jadi koreksi bagi saya kan," ucapnya ringan.

Disinggung bakal terulang kembali hubungan kurang harmonis antara eksekutif dengan pihak legislatif, Muchlis mengatakan tidak akan seperti itu. Ia berjanji akan menjalin hubungan baik antara kedua lembaga tersebut.

Sementara Gubernur Kalsel, Rudy Ariffin berharap Sekdaprop dapat membantu tugasnya. Menurutnya, tugas Sekdaprop ke atas untuk membantu pimpinan. Sedangkan ke bawah adalah mengkoordinir dinas-dinas.c2


Copyright © 2003 Banjarmasin Post

Banjarmasin Bungas
Kenaikan UMP Kalsel Rp65.700

Penjegalan Dianggap "Angin Lalu"


Pendatang Harus Bayar Jaminan


Waspada, 50 Kelurahan Rawan Demam Berdarah


Perda Parkir Tetap Dicueki


Diusulkan Rumdin Pejabat Sekompleks


Gedung HJ Djok Mentaya, Jl AS Musyaffa No16 Banjarmasin 70111 Phone: +62-511-3354370 Fax: +62-511-4366123