:: Kompas Cyber Media ::

[::] Portal Berita Daerah [::]

Metro Banjar • Serambi Ummah Spirit Kalsel • Diafragma • PASAR

Berita Cetak
HOME
Berita Utama

Marhaban Ya Ramadhan
Nusantara
Banjarmasin Plus
Banjarmasin Bungas
BISNIS
Sport Vaganza
Opini-Hot Line

Kalimantan Selatan
Kalimantan Timur
Kalimantan Tengah

Hiburan-Gaya Hidup
Internasional
Berita Kemarin
Info Data & Media
Banjarmasin Post
Susunan Redaksi

Pasang Iklan
Order Cetak
Berlangganan
Supporting By

Selasa, 01 Nopember 2005 02:04:36


Waspada, 50 Kelurahan Rawan Demam Berdarah

Banjarmasin, BPost
Pada musim penghujan seperti saat ini, masyarakat diharapkan waspada terhadap segala bentuk penyakit yang muncul di masyarakat. Seperti tahun-tahun sebelumnya, musim penghujan juga diikuti dengan ancaman demam berdarah (DB).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin Sri Yanto, Senin (31/10) usai mengikuti pengesahan RAPBD tahun 2005 menyatakan, semua kelurahan di Banjarmasin termasuk rawan demam berdarah. Karenanya masyarakat harus selalu waspada, dengan menjaga kebersihan lingkungan. Pasalnya penyakit yang penyebarannya melalui gigitan nyamuk itu akan cepat berkembang biak pada lingkungan yang kotor, kumuh atau tempat-tempat yang becek dan tergenang air.

"50 Kelurahan yang ada di kota Banjarmasin sangat potensi demam berdarah. Apalagi sekarang ini musin hujan sudah mulai tiba, penyakit tersebut dengan cepat mewabah," katanya.

"Cara yang paling sederhana untuk melakukan pencegahan adalah dengan menjaga kebersihan lingkungan. Seperti menguras air, menutup tempat-tempat air dan membuang sampah pada tempatnya," terangnya.

Dikatakan Sri Yanto, kalau nanti ada lingkungan yang dicurigai terjangkit DB maka pihaknya akan melakukan penyemprotan. Ketika ditanya mengapa penyemprotan tidak dilakukan sejak dini, dia menjelaskan, bahwa biaya penyemprotan sangat banyak. Yakni antara Rp 1-4 juta sekali semprot.

"Kami juga menyediakan layanan setiap saat, yang akan membantu masyarakat. Bagi wilayah yang dicurigai terjangkit maka segera dilakukan penyemprotan. Kalau semua wilayah disemprot, dananya tidak mencukupi," tegasnya.

Dikatakan Sri Yanto dalam rentang waktu Januari hingga Oktober 2005, di Kota Banjarmasin terjadi sebanyak 38 kasus demam berdarah. Namun semuanya masih bisa tertolong dan diselamatkan.c5


Copyright © 2003 Banjarmasin Post

Banjarmasin Bungas
Kenaikan UMP Kalsel Rp65.700

Penjegalan Dianggap "Angin Lalu"


Pendatang Harus Bayar Jaminan


Waspada, 50 Kelurahan Rawan Demam Berdarah


Perda Parkir Tetap Dicueki


Diusulkan Rumdin Pejabat Sekompleks


Gedung HJ Djok Mentaya, Jl AS Musyaffa No16 Banjarmasin 70111 Phone: +62-511-3354370 Fax: +62-511-4366123