:: Kompas Cyber Media ::

[::] Portal Berita Daerah [::]

Metro Banjar • Serambi Ummah Spirit Kalsel • Diafragma • PASAR

Berita Cetak
HOME
Berita Utama

Marhaban Ya Ramadhan
Nusantara
Banjarmasin Plus
Banjarmasin Bungas
BISNIS
Sport Vaganza
Opini-Hot Line

Kalimantan Selatan
Kalimantan Timur
Kalimantan Tengah

Hiburan-Gaya Hidup
Internasional
Berita Kemarin
Info Data & Media
Banjarmasin Post
Susunan Redaksi

Pasang Iklan
Order Cetak
Berlangganan
Supporting By

Selasa, 01 Nopember 2005 01:59:14

Download Jadwal Imsakiyah Ramadhan


Tragedi Hotel Metro
Budi Dan Korban Akan Disketsa

Banjarmasin, BPost
Misteri keberadaan Budi, orang yang disebut-sebut sebagai suami korban kebakaran di Hotel Metro bersama dua anaknya, belum juga ada titik terang. Hingga Senin (31/10) malam jajaran Poltabes Banjarmasin masih melacak keberadaan lelaki yang mengaku asal Palangka Raya itu. Bahkan untuk mempermudah pencarian, polisi pun akan membuat sketsa wajah Budi berdasar keterangan yang dihimpun dari para saksi.

Kasat Reskrim Kompol Midi Siswoko SiK ketika dikonfirmasi menyatakan, jajarannya sedang berkonsentrasi melakukan identifikasi dan melakukan pencarian terhadap Budi.

"Kita terus melakukan pencarian terhadap Budi. Karena hingga saat ini tidak satu pun keluarga korban yang datang menjenguknya di kamar jenazah RSUD Ulin Banjarmasin. Inilah yang membuat kita sedikit kesulitan untuk mencari identitas Budi serta korban," ujar Midi kepada BPost.

Seperti diketahui, menyusul musibah kebakaran Hotel Metro di Jl Sutoyo S, Minggu pagi, ditemukan tiga mayat dalam kondisi terpanggang di dalam kamar nomor 6. Setelah dilakukan identifikasi, ketiganya merupakan tamu hotel kelas melati tersebut, yang terdiri seorang ibu dan dua anaknya. Kedatangannya sendiri diantar mengaku Budi. Namun anehnya usai kebakaran, Budi yang mengaku asal Palangka Raya itu tidak kelihatan batang hidungnya.

Sementara itu, Kapoltabes Banjarmasin Kombes Anis Angka Wijaya kepada koran ini menuturkan, berdasarkan hasil penyelidikan petugas, peristiwa yang menyebabkan tewasnya tiga orang ini perlu dicurigai karena pintu kamarnya terkunci.

"Tewasnya ibu dan dua orang anak tersebut diakibatkan karena menghirup asap hingga menyebabkan mereka menjadi sesak untuk bernafas.

Anis juga menerangkan, bahwa saat terjadinya musibah pintu dalam keadaan terkunci. Kemudian, akibat sudah dimakan api, pintu tersebut jatuh ke arah dalam kamar.

Mengenai sumber api sendiri saat itu masih menunggu laporan dari pemeriksaan tim forensik. Keberadaan kamar sendiri, katanya, ketika musibah tersebut memang dalam keadaan terkunci. Hanya saja kuncinya hingga saat ini masih dalam pencarian.

Ke depan untuk melacak keberadaan Budi, petugas akan membuat sketsa wajah. "Kira-kira dua hari ini, sketsa wajah korban dan juga Budi akan selesai dikerjakan," katanya.

Anis mengatakan tidak ada satu pun kartu identitas yang tertinggal, baik Budi maupun tiga orang korban yang tewas terpanggang itu.

Dikuburkan

Mengenai keberadaan tiga mayat korban, hingga kemarin masih berada di RSUD Ulin Banjarmasin. Menurut rencana, Selasa (1/11) ini jenazahnya akan dikuburkan.

"Besok (hari ini, Red) rencananya mayat korban akan segera dimakamkan setelah dilakukan otopsi," terang Anis yang baru satu bulan menjabat sebagai Kapoltabes di Banjarmasin itu.

Disinggung adanya dugaan kesengajaan, Anis menyatakan, hingga kini belum ada. "Apakah memang ada indikasi pembunuhan atau tidak. Yang jelas petugas mencari tahu terlebih dulu orang yang bernama Budi dan melakukan pemeriksaan terhadapnya," katanya.

Diperoleh informasi, petugas juga sudah melakukan pencarian ke Kalampayan, tapi hasilnya tetap nihil. Mengenai korban sendiri juga sudah diberitahukan ke Polres Palangkaraya. Namun hingga semalam tidak ada yang merasa kehilangan keluarganya.

Sementara itu, sampai hari kedua pasca kebakaran, pengelola hotel juga mengaku tidak ada satupun orang atau keluarga yang mencari korban ke hotelnya. "Sampai saat ini belum ada orang yang datang baik atas nama keluarga maupun saudara korban yang menelusuri identitasnya baik yang dilakukan dengan datang secara langsung maupun melalui telepon," ujar seorang resepsionis hotel, Eva. .c1/c5


Copyright © 2003 Banjarmasin Post


Berita Utama
Pelaku Bukan Warga Poso

RI Produsen Bom Rakitan


Kemelut Poso Empat Presiden Gagal


Tragedi Hotel Metro Budi Dan Korban Akan Disketsa


Kalsel Raup DAU Rp3,47 Triliun


Mengintip Arus Mudik Di Pelabuhan Trisakti
"Mumpung Ada Rezeki Dan Kangen Keluarga"


Menpera Siap Mundur Dari Kabinet


Probo Mangkir Di Kejagung


Fenomena Pengemis Kalampayan (1) "Tidak Terpaksa, Hanya Pura-pura"


Minta Bush Toleran Pada Islam


Korupsi, Bupati Blitar Dihukum 15 Tahun


"Gila, Presiden Sengsarakan Rakyat"


Qolbu: Khusnul Khatimah


Gedung HJ Djok Mentaya, Jl AS Musyaffa No16 Banjarmasin 70111 Phone: +62-511-3354370 Fax: +62-511-4366123