:: Kompas Cyber Media ::

[::] Portal Berita Daerah [::]

Metro Banjar • Serambi Ummah Spirit Kalsel • Diafragma • PASAR

Berita Cetak
HOME
Berita Utama

Marhaban Ya Ramadhan
Nusantara
Banjarmasin Plus
Banjarmasin Bungas
BISNIS
Sport Vaganza
Opini-Hot Line

Kalimantan Selatan
Kalimantan Timur
Kalimantan Tengah

Hiburan-Gaya Hidup
Internasional
Berita Kemarin
Info Data & Media
Banjarmasin Post
Susunan Redaksi

Pasang Iklan
Order Cetak
Berlangganan
Supporting By

Selasa, 01 Nopember 2005 01:59:19

Download Jadwal Imsakiyah Ramadhan


Kalsel Raup DAU Rp3,47 Triliun

Jakarta, BPost
Propinsi Kalimantan Selatan bakal mendapat suntikan dana segar pada tahun 2006 mendatang. Besaran Dana Alokasi Umum (DAU) untuk Kalsel dan 13 kabupaten/kota berjumlah Rp3,472 triliun. Sedangkan Dana Alokasi Khusus (DAK) yang akan diraup 13 daerah di Kalsel sebesar Rp178,8 miliar.

Dana tersebut dipastikan didapatkan daerah-daerah di Kalsel setelah rapat paripurna DPR RI menyetujui APBN 2006, pekan lalu. Demikian pula dengan anggaran perimbangan untuk daerah lain yang masuk dalam salah satu komponen APBN 2006.

Dana Alokasi Umum Kalsel 2006

Prov Kalsel Rp 378,58 M
Banjar Rp 304,55 M
Barito Kuala Rp 238,34 M
Hulu Sungai Selatan Rp 245,99 M
Hulu Sungai Tengah Rp 243,59 M
Hulu Sungai Utara Rp 201,26 M
Kotabaru Rp 267,32 M
Tabalong Rp 207,38 M
Tanah Laut Rp 224,21 M
Tapin Rp 209,64 M
Banjarbaru Rp 169,02 M
Banjarmasin Rp 320,15 M
Balangan Rp 151,56 M
Tanah Bumbu Rp 198,14 M

Total Rp3,472 triliun

Kota Banjarmasin mendapat jatah paling banyak dari DAU dengan jumlah Rp304,55 miliar, dan hanya kalah sedikit dari yang diterima Provinsi Kalsel sebesar Rp378,58 miliar. Angka perolehan DAU ini meningkat sekitar 50 persen dibandingkan perolehan tahun lalu.

Perolehan DAU terkecil diterima ‘daerah baru’ Kabupaten Balangan yang direncanakan hanya mendapat Rp151,56 miliar.

Sementara untuk Dana Alokasi Khusus, menurut data yang diperoleh BPost, Kabupaten Banjar mendapat jatah tertinggi sebesar Rp16,86 miliar. Sedangkan Kota Banjarbaru hanya memperoleh Rp8,96 miliar yang merupakan angka terkecil dalam DAK Kalsel tahun 2006.

Hanya dua daerah pemekaran yaitu Kabupaten Balangan dan Tanah Bumbu yang mendapat alokasi DAK bidang prasarana pemerintah untuk kegunaan pembangunan prasarana pemerintah masing-masing Rp1,43 miliar. DAK dikucurkan untuk beberapa bidang pembangunan, antara lain bidang pendidikan, kesehatan, jalan, irigasi, air bersih, kelautan dan perikanan, pertanian, dan prasarana pemerintahan.

Menurut Wakil Ketua Panitia Anggaran DPR RI Ahmad Zawawi, kenaikan DAU di Kalsel ini mencerminkan kenaikan anggaran DAU secara nasional mengalami kenaikan yang sama, yaitu dari hampir Rp100 triliun menjadi Rp145,6 trliun.

Secara nasional, DAK 2006 juga mengalami peningkatan menjadi Rp11,56 triliun. Padahal, pada 2005 hanya sekitar Rp3 triliun, sehingga peningkatan hampir mencapai 400 persen.

Anggota Fraksi Partai Golkar ini mengungkapkan, DAU dan DAK yang diperoleh Kalsel telah mengalami perumusan-perumusan yang telah dilakukan oleh Panitia Anggaran di DPR. "DAU ini merupakan bantuan pusat untuk operasional pemerintah dan belanja untuk penggajian para karyawan pemda," kata Hafiz.

Sedangkan, DAU adalah bantuan untuk daerah yang masih kekurangan untuk urusan daerah tapi juga masih ada tugas-tugas nasional dalam pembangunan bangsa ini.

Pembagiannya tergantung kemampuan fiskal masing-masing daerah, kalau kemampuan daerah itu besar maka DAK-nya diperkecil.

Yang jelas, kata Hafiz, DAU dan DAK 2006 telah diketuk palu, jadi tidak bisa bertambah atau berkurang.

Dia mengimbau semua pejabat daerah agar tidak tergiur pada orang-orang yang menawarkan jasa untuk mencairkan atau berupaya menambah anggaran. Menurutnya, dana itu sudah pasti akan cair dan tidak akan berubah besarannya. "Tolong para kepala daerah agar tidak percaya dengan orang-orang yang menawarkan untuk mencairkan dana itu. Karena mereka itu adalah para calo, yang tidak bisa mempengaruhi lagi pencairan DAK dan DAU ini," tegas anggota Komisi XI DPR RI. JBP/ewa)


Copyright © 2003 Banjarmasin Post


Berita Utama
Pelaku Bukan Warga Poso

RI Produsen Bom Rakitan


Kemelut Poso Empat Presiden Gagal


Tragedi Hotel Metro Budi Dan Korban Akan Disketsa


Kalsel Raup DAU Rp3,47 Triliun


Mengintip Arus Mudik Di Pelabuhan Trisakti
"Mumpung Ada Rezeki Dan Kangen Keluarga"


Menpera Siap Mundur Dari Kabinet


Probo Mangkir Di Kejagung


Fenomena Pengemis Kalampayan (1) "Tidak Terpaksa, Hanya Pura-pura"


Minta Bush Toleran Pada Islam


Korupsi, Bupati Blitar Dihukum 15 Tahun


"Gila, Presiden Sengsarakan Rakyat"


Qolbu: Khusnul Khatimah


Gedung HJ Djok Mentaya, Jl AS Musyaffa No16 Banjarmasin 70111 Phone: +62-511-3354370 Fax: +62-511-4366123