Banjarmasin, BPost
Jelang hari terakhir kerja perbankan --sebelum memasuki libur panjang Lebaran--
ratusan masyarakat memadati kantor-kantor perwakilan perbankan di Kota Banjarmasin, Senin
(31/10). Mereka umumnya melakukan transaksi penarikan dan transfer uang.
Pantauan BPost di Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Central Asia (BCA) dan Bank
Rakyat Indonesia (BRI), kemarin, mulai pukul 08:00 nasabah sudah berjejer antre untuk
melakukan transaksi. Umumnya mengungkapkan khawatir tidak terlayani jika harus menunggu
hari berikutnya (hari ini).
Memang, berdasarkan surat edaran dari Bank Indonesia (BI) kepada perbankan di Kalsel 20
Oktober, hari kerja perbankan menjelang Lebaran hanya sampai 1 November. Aktivitas layanan
full time kembali akan dibuka kembali pada 9 November.
"Mau transfer uang ke Jawa mbak. Soalnya besok kan katanya setengah hari
saja, takut nggak keburu. Rencananya duitnya buat lebaran anak-anak saya yang di
jawa," tutur seorang nasabah BNI, Maswir, yang menunggu antrean, Senin (31/10).
Bapak dua yang bekerja sebagai pedagang di pasar Lima Banjarmasin itu mengaku anak dan
istrinya tinggal di Bangkalan Madura. Karenanya ia harus mengirimkan uang untuk digunakan
membeli keperluan lebaran seperti baju baru.
Selain Maswir, setidaknya ada sekitar lebih 100 orang lainnya tampak mengantre,
sehingga kursi yang disediakan pihak bank tidak mencukupi. Bahkan saking lamanya
mengantre, ada beberapa di antaranya tampak mengantuk dan memejamkan mata.
"Hari ini transaksi pelayanan mencapai puncaknya. Rata-rata ratusan orang
mengantri untuk melakukan penarikan tunai atau transfer uang ke rekening sendiri maupun ke
bank lain di luar pulau," kata Pemimpin Bidang Pelayanan Nasabah BNI Cabang
Banjarmasin, Subagijo.
Diakui Subagijo, dari seluruh transaksi, aktifitas penarikan uang tunai oleh nasabah
meningkat cukup signifikan dibanding hari-hari biasanya. Sayang mengenai nominalnya, ia
enggan menjelaskan.
"Memang perbandingannya sih masih seperti biasanya. Banyak yang nabung dan ada
pula yang mengambil dananya. Tapi akhir-akhir ini justru banyak yang ngambil,"
terangnya.
Untuk layanan nasabah di Bank tersebut, diberlakukan aturan hanya penarikan tunai di
atas Rp5 juta yang dilayani di kasir. Untuk yang kurang dari Rp5 juta, diarahkan untuk
mengambil melalui ATM--bagi yang memiliki kartu ATM. Sedangkan untuk mengurangi antrian,
dalam pelayanannya pihak BNI memberdayakan sekitar 6 meja kasir bagian informasi dan
penyelia.
Sementara itu, pihak manajemen BCA melalui Wapim Operations-nya, Kahar Muzakir
mengatakan puncak antrean nasabah yang memadati banknya sudah terjadi sejak Jumat lalu.
"Jumat dan hari ini puncaknya. Yang jelas ada kenaikan dari hari biasanya,"
ujarnya.
Mengenai nominal transaksi dikatakan bervariasi tergantung dengan kepentingan dan
kebutuhan para nasabah. Hanya saja demi menjaga kenyamanan bertransaksi pihaknya mengatur
jalur antrian berdasarkan besaran nominal transaksi.
"Itu kita atur, untuk yang transaksinya Rp10 juta ke atas, antriannya di sisi
paling pinggir. Sedangkan yang lebih kecil di tengah jadi nggak akan memampatkan
antrian. Selain itu nasabah bisa menggunakan mesin setoran tunai atau Cash Deposit Machine
(CDM) untuk menyetor uang," imbuhnya. m4