:: Kompas Cyber Media ::

[::] Portal Berita Daerah [::]

Metro Banjar • Serambi Ummah • Diafragma • PASAR

Berita Cetak
HOME
Berita Utama

Marhaban Ya Ramadhan
Nusantara
Banjarmasin Plus
Banjarmasin Bungas
BISNIS
Sport Vaganza
Opini-Hot Line

Kalimantan Selatan
Kalimantan Timur
Kalimantan Tengah

Hiburan-Gaya Hidup
Internasional
Berita Kemarin
Info Data & Media
Banjarmasin Post
Susunan Redaksi

Pasang Iklan
Order Cetak
Berlangganan
Supporting By

Selasa, 01 Nopember 2005 01:14:21


BMT-BAZ Salurkan Modal Bergulir

Banjarmasin, BPost
Baitul Maal wat Tamwil (BMT) melalui Pusat Inkubasi Bisnis Usaha Kecil (Pinbuk) Kalimantan Selatan (Kalsel) bekerja sama dengan Badan Amil Zakat (BAZ) Kalsel menyalurkan modal bergulir (revolving loan) bagi sejumlah kelompok tani di daerah ini.

Menurut Ketua BMT-Pinbuk Kalsel yang juga Ketua Bidang Pengembangan Baz Kalsel, Drs H Agus Salim Matondang MM, penyaluran modal bergulir oleh BMT-Pinbuk dan BAZ Kalsel sudah dilaksanakan sebanyak lima tahap.

"Tahap pertama pada 2000 dengan memberikan bantuan kepada petani sebesar Rp13.527.962,50 kepada sebanyak 37 orang," jelas Agus, Minggu (30/10), didampingi tiga pengurus BAZ Kalsel, yakni Ketua Umum Umar Yassin, Ketua Bidang Pertimbangan H Aspihan Djarman, dan Sekretaris H Ilham Masykuri Hamdi.

Tahap II, imbuhnya, pembiayaan meningkat menjadi Rp 31.2929.000 dengan jumlah penerima 37 petani. Kemudian pada 26 Maret 2001 didirikan Lembaga Keuangan Mikro Syariah (BMT B2M Syariah) di Anjir Muara.

Selanjutnya, tahap III pada 2002 bekerja sama dengan BMT B2M Syariah memberikan pembiayaan kepada perani Rp38.628.750 dengan penerima sebanyak 91 orang.

Tahap IV-2003 modal yang digulirkan Rp40 juta dengan jumlah petani 88 orang. Tahap terakhir pada 2004 memberikan pembiayaan kepada 78 petani sebesar 33.228.500.

Menurut Agus, penyaluran modal bergulir BMT dan BAZ ini sebagai upaya memberdayakan ekonomi kerakyatan selain bantuan yang sifatnya konsumtif. "Kita berupaya juga memberikan bantuan yang sifatnya produtif atau bisnis. Kalau konsumtif akan habis, tapi kalau produktif maka terus berkembang dan diharapkan mereka yang telah kita biayai ke depannya balik menjadi donatur di BAZ," ujarnya.

Agus mengungkapkan, bukti nyata keberhasilan penyaluran dana bergulir dari BAZ ini adalah pada dua usaha yang sudah cukup berhasil, yakni di Anjir Muara dan Kuin Selatan.

Seperti di Kuin Selatan, sebut Agus, modal bergulir yang diberikan awalnya Rp80 juta, sekarang sudah tumbuh lebih Rp620 juta dengan jumlah anggota pembiayaan 3.968 dan anggota penyimpang 425.

"Kalau pengelolaan zakat bisa dikembangkan ke arah produktif seperti ini, insya Allah kita mampu mengangkat ekonomi lemah. walau dengan dana boleh dibilang terbatas, kami berupaya mengelola semaksimal mungkin agar mampu mengangkat ekonomi kerakyatan," tegas Agus.

Menurut dia, hal ini perlu disampaikan agar masyarakat terutama yang telah menyalurkan harta mereka melalui BAZ, bahwa apa yang telah disampaikan benar-benar diarahkan untuk pengembangan ekonomi masyarakat, di samping membantu masyarakat tidak mampu melalui bantuan yang sifatnya konsumtif seperti memberikan keperluan sholat dan kebutuhan pokok lainnya. er


Copyright © 2003 Banjarmasin Post


BISNIS
Bank Diserbu

Harga Kebutuhan Pokok Makin Melonjak


Penginapan Ikut Ketiban Rezeki


BMT-BAZ Salurkan Modal Bergulir


9 November Layanan Normal


Tiket Arus Balik Sudah Ludes


Puncak Permintaan Uang Kartal Rp2,7 T


Perlu Jaminan Berinvestasi Di Kalsel


Pencabutan PBNP Berbahaya


Ancaman Inflasi Jebloskan Rupiah


Gedung HJ Djok Mentaya, Jl AS Musyaffa No16 Banjarmasin 70111 Phone: +62-511-3354370 Fax: +62-511-4366123