| Perlu Jaminan Berinvestasi Di Kalsel
Banjarmasin, BPost
Kalimantan Selatan (Kalsel) sebagai wilayah yang cukup kaya dengan sumber daya alam
perlu langkah-langkah strategis, untuk mengembangkan sektor ekonominya, terutama dalam hal
menggalang investasi dari luar negeri.
Selama ini, ada kesan berinvestasi di daerah terutama Kalsel masih kurang aman karena
tidak ada kepastian hukum dan tidak tegasnya perlindungan terhadap investor.
Hal itu dikemukakan anggota DPR RI asal Kalsel Hasanuddin Murad, saat diminta
komentarnya tentang perkembangan investasi di daerah ini.
"Kita lihat ada beberapa proyek investasi yang sebenarnya sudah mendapat
persetujuan dari pemerintahan dan dewan terdahulu, tapi ketika dewan dan kepala daerahnya
ganti maka kesepakatan yang sudah dibuat justru diabaikan," ujarnya, Senin (31/10).
Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar ini mengungkapkan, dari sejumlah investor yang
pernah ia temui, sebagian mengaku taku berinvestasi di daerah karena sering hak mereka
diabaikan begitu kepala daerah diganti.
Seharusnya, tandas putra asli Marabahan ini, setiap ada orang yang sudah bersedia
menginvestasikan modalnya di Kalsel dilindungi dan dana yang telah dikeluarkan dijamin
keamanannya, bukan malah dirugikan dengan kebijakan yang berubah-ubah.
"Yang namanya investor pasti ingin mencari untung, tapi di sisi lain akan membawa
dampak bagi pembangunan daerah yang tentunya juga menguntungkan bagi daerah. Tapi kalau
investor selalu diperlakukan seperti sekarang, mana ada investor yang berani menanamkan
modal di Kalsel," cetus Hasanuddin.
Padahal, ujar mantan dosen Fakultas Hukum Universitas Lambung Mangkurat ini, investasi
merupakan salah satu komponen yang sangat penting dalam rangka turut membantu percepatan
pembangunan di daerah.
"Apalagi di era globalisasi dan pasar bebas nanti, kalau Kalsel tidak
mempersiapkan diri dengan menyiapkan aturan yang memberikan kepastian hukum dalam
berinvestasi, jangan kaget jika kita nantinya ketinggalan dengan daerah lain," ingat
dia.
Dia mengemukakan, hal itu memerlukan kesadaran semua pihak baik pemerintah, masyarakat
maupun swasta dalam hal ini pengusaha. "Jangan sampai setiap investor luar yang mau
masuk dicurigai sebagai pesaing, lalu berupaya dijatuhkan. Lihat dari sisi positif, ini
sebagai sebuah persaingan untuk memacu ke arah kemajuan," kata dia. er |