KETUPAT selalu menjadi simbol perayaan hari besar umat Islam pada hari raya Idul
Fitri. Tanpa ketupat, lebaran Idul Fitri serasa belum lengkap.
Bahkan bentuk kerongkong (bungkus) ketupat yang persegi dan terbuat dari janur (daun
kelapa maupun rumbia muda) berwarna kuning muda terkadang dijadikan hiasan di hari
lebaran.
Terkait hal tersebut, pada perayaan Hari raya Idul Fitri 1426 H ini, Gubernur Kalsel
Rudy Ariffin telah memborong sekitar 1500 lebih kerongkong ketupat--tepatnya 1.515 buah.
Namun kerongkong ketupat tersebut bukan digunakan untuk membuat ketupat nasi, melainkan
disiapkan untuk hiasan dinding.
Seribu lima ratus kerongkong ketupat itu terdiri dari 1000 kerongkong janur berukuran
biasa, 500 kerongkong ketupat berbahan plastik dan 15 buah kerongkong janur berukuran
jumbo. Ukuran jumbo yakni kerongkong ketupat yang mampu menampung 5 liter beras.
Lebaran Idul Fitri nanti, Rudy Ariffin mengadakan open house dan silaturahmi di
Mahligai Pancasila. Karena itu untuk mempercantik Mahligai dengan mengedepankan tema
lebaran, Mahligai Pancasila disulap dengan dihiasi 1.515 lebih ketupat.
Dari pantauan BPost tadi malam, di Mahligai Pancasila tampak empat orang pekerja sibuk
memasang kerongkong ketupat untuk hiasan itu. Mereka berbagi tugas menggantungnya, baik di
luar ruangan maupun di dinding-dinding.
Sementara penjual kerongkong yang beruntung mendapat borongan itu, yakni Djafri (43) di
Jalan Sungai Baru, Banjarmasin. Ternyata Dajfri merupakan langganan gubernur setiap Idul
Fitri tiba.
"Kami sudah menjadi langganan bubuhan gubernuran setiap Idul Fitri sejak
gubernurnya Pak Sjachriel Darham. Dan setiap tahun, jumlahnya selalu sama," tuturnya
kepada BPost. Menurut keterangan Djafri, nominal dari keseluruhan kerongkong ketupat itu
senilai Rp2.300.000.
Dajfri yang menggeluti usaha tersebut sejak 1995 lalu mengaku, mendekati lebaran Idul
Fitri tiba ia telah menaikkan harga kerongkong ketupat tersebut. Alasannya, mengikuti
hukum ekonomi, yakni dimana permintaan meningkat pasti harga pun merambat naik.
"Habisnya bahan juga tambah larang. Kalau tenaganya kita gawi beramai-ramai
sekeluargaan," tandasnya.
Ia menambahkan, pada lebaran Idul Fitri atau lebaran haji keluarganya mendapatkan
rezeki lebih dari pesanan yang memang meningkat tajam. Sebagai contoh, sampai dengan
kemarin ia telah menjual sebanyak 5 ribu kerongkong ketupat.c2