:: Kompas Cyber Media ::

[::] Portal Berita Daerah [::]

Metro Banjar • Serambi Ummah Spirit Kalsel • Diafragma • PASAR

Berita Cetak
HOME
Berita Utama

Marhaban Ya Ramadhan
Nusantara
Banjarmasin Plus
Banjarmasin Bungas
BISNIS
Sport Vaganza
Opini-Hot Line

Kalimantan Selatan
Kalimantan Timur
Kalimantan Tengah

Hiburan-Gaya Hidup
Internasional
Berita Kemarin
Info Data & Media
Banjarmasin Post
Susunan Redaksi

Pasang Iklan
Order Cetak
Berlangganan
Supporting By

Selasa, 01 Nopember 2005 01:08:06


Rezeki Tukang Cukur Menyambut Lebaran
Sehari Rp200 Ribu

"Bos, lawas nih kada talihat, kayapa habar?" sapa pria di sebuah petak berukuran 2x2 meter kepada BPost. Sapaan bersahabat diiringi senyum khas memikat ini yang selalu ia ucapkan pada setiap tamu yang mengunjungi petak usahanya.

Dialah Andi (33), seorang tukang cukur yang menempati blok kasbah No 10 Plaza Barabai. Sikapnya yang senantiasa ceria membuat tukang cukur yang satu ini banyak mempunyai pelanggan, terlebih saat-saat seperti sekarang ini.

Lebaran tinggal beberapa hari lagi, umat muslim tidak hanya disibukkan dengan mempercantik rumah dengan aksi bersih-bersih, atau mempercantik tubuh dengan baju dan sepatu baru, penampilan wajah juga tidak luput dari perhatian mereka.

Beruntunglah bagi para tukang cukur. Bulan Ramadhan ini memang bisa dikatakan bulan yang benar-benar baik, terlebih bagi mereka. Karena diakhir bulan ini mereka akan kebanjiran tamu yang ingin menggunting atau sekadar merapikan rambutnya.

Menggantungkan hidup dari menjual jasa sebagai tukang cukur bukan pekerjaan baru lagi bagi Andi, Selama 11 tahun ia sudah menggeluti usaha ini. Dalam rentang waktu itu pula ia bisa menghidupi istri dan ketiga anaknya.

"Anakku yang paling besar sudah SD dan yang paling kecil masih satu tahun," ujarnya saat bercakap-cakap sembari tetap terampil memainkan tangannya di atas kepala tamu yang menggunakan jasa cukurnya.

"Nah sudah selesai," ujarnya. Hanya dalam waktu sekitar 10 menit satu kepala manusia berhasil ia kuasai. Hitung saja kalau ia sudah membuka petaknya dari pukul 07.00 Wita dan menutupnya pada pukul 18.00 Wita, berapa kepala yang telah tunduk di balik jemari dua tangannya.

"Kada kaawakan lagi bos sai, hitung ha sorang, pelanggannya kada sing putusan, mun hari biasa kawa haja baistirahat, handak hari raya nang kaya ngini bilang banyak banar urang nang handak bagunting," ujarnya dalam Bahasa Banjar yang dibumbui Bahasa Indonesia sekali-kali.

Memang dalam 10 hari terakhir ini Andi mengaku kebanjiran tamu, karenanya untuk menjaga kondisi tubuh Andi tidak buka malam, ia hanya buka sampai sore hari sedang malam untuk istirahat dan berkumpul keluarga.

"Rezeki memang rezeki, tetapi kalau hari raya awak garing, lebih baik mansyukuri nang ada haja kelo," ujarnya sambil tertawa lepas. Paling tidak penghasilannya menjelang lebaran ini benar-benar mengalami kenaikan hingga beratus-ratus persen.

Kalau biasanya sekitar Rp50 ribu perhari sekarang bisa Rp200 ribu lebih perhari. "Alhamdulillah hasilnya bisa hagan manukarakan baju kakanakan," ujarnya seraya tetap sibuk dengan tugasnya. wahyudi rachman


Copyright © 2003 Banjarmasin Post


Kalimantan Selatan
KPUD-Eksekutif Berdamai

Dana Pembersihan Sungai Ditelisik


Golongan I-II Dapat Parsel


Jumlah Hadiah Ditambah


Walikota Gelar Open House


Panyapu Jalan Dapat Bingkisan


PNS Akhirnya Diberi THR


Disiapkan Empat Posko


Uangnya Untuk Berfitrah


Rezeki Tukang Cukur Menyambut Lebaran
Sehari Rp200 Ribu


Dodol Kandangan ‘Banjir’ Order


Camat Tak Bisa Cuti Lebaran


Di Balik Pengangkatan Batu Limbah ITP
Mulai Soal Gaib Hingga Dapat Mutiara


Gedung HJ Djok Mentaya, Jl AS Musyaffa No16 Banjarmasin 70111 Phone: +62-511-3354370 Fax: +62-511-4366123