:: Kompas Cyber Media ::

[::] Portal Berita Daerah [::]

Metro Banjar • Serambi Ummah Spirit Kalsel • Diafragma • PASAR

Berita Cetak
HOME
Berita Utama

Marhaban Ya Ramadhan
Nusantara
Banjarmasin Plus
Banjarmasin Bungas
BISNIS
Sport Vaganza
Opini-Hot Line

Kalimantan Selatan
Kalimantan Timur
Kalimantan Tengah

Hiburan-Gaya Hidup
Internasional
Berita Kemarin
Info Data & Media
Banjarmasin Post
Susunan Redaksi

Pasang Iklan
Order Cetak
Berlangganan
Supporting By

Selasa, 01 Nopember 2005 01:08:22


Di Balik Pengangkatan Batu Limbah ITP
Mulai Soal Gaib Hingga Dapat Mutiara

PENGANGKATAN batu limbah PT Indosement Tunggal Prakarsa (ITP) Tarjun Kotabaru, akhirnya mulai dilaksanakan pada 28 Oktober lalu. Selain menyimpan kisah seputar hal teknis, proses pengangkatan juga diwarnai dengan kisah menarik, mulai hal berbau gaib hingga penemuan mutiara dalam kerang di areal buangan batu tersebut.

Cerita berawal dari proses pengangkatan batu yang dilakukan PT Dewi Rahmi selaku kontraktor, yang bertugas mengangkat batuan limbah tersebut terpaksa menggunakan tokoh adat Desa Rampa, untuk menggelar ritual sebelum pengangkatan batuan tersebut.

Pasalnya, setelah dilakukan survei oleh penyelam, baik yang manual (tradisional) hingga penyelam profesi, mengatakan kuadran A dinyatakan positip ditemui batu.

Namun, setelah akan diangkat menggunakan alat keruk dari atas ponton, ternyata batuan tersebut tidak ditemui. Setelah dilakukan berulang kali masih terjadi hal serupa, sehingga H Manan selaku tokoh adat Desa Rampa menggelar acara ritual, dengan menggunakan sesajen. Pelepasan sesajen berupa telur dan sejumlah kembang dilakukan di kuadran A blok B1.

Seperti dikisahkan Rahmad Sumarlin, pengawas dari Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Kalsel, kejadian tersebut benar-benar terjadi.

Anehnya, setelah digelar acara ritual tersebut, barulah pengangkatan batu bisa dilaksanakan. Batu limbah yang sudah disurvei dan siap diangkat, akhirnya bisa terangkat dengan alat berat.

Kisah unik lainnya juga terjadi, yaitu dengan ditemukannya beberapa mutiara yang berasal dari kerang dalam batuan tersebut. Beberapa kerang yang turut terangkat, di dalamnya ternyata terdapat mutiara, sehingga menghebohkan para pekerja. Mutiara itu asli dari kerang yang berkembangbiak dalam batuan tersebut.

Hal itu dibenarkan pengawas perwakilan INSAN Nurdin yang membenarkan kejadian tersebut, mutiara dalam kerang benar ada. Sehingga beberapa pekerja beberapa kali membuka kerang yang ikut dalam batuan.

Sementara untuk memenuhi target pekerjaan agar bisa selesai, pihak kontraktor telah mengatur shift untuk bisa bekerja 24 jam dengan target pengangkatan 1.000 meter kubik per hari, sehingga blok 1 dapat selesai dalam seminggu. m1


Copyright © 2003 Banjarmasin Post


Kalimantan Selatan
KPUD-Eksekutif Berdamai

Dana Pembersihan Sungai Ditelisik


Golongan I-II Dapat Parsel


Jumlah Hadiah Ditambah


Walikota Gelar Open House


Panyapu Jalan Dapat Bingkisan


PNS Akhirnya Diberi THR


Disiapkan Empat Posko


Uangnya Untuk Berfitrah


Rezeki Tukang Cukur Menyambut Lebaran
Sehari Rp200 Ribu


Dodol Kandangan ‘Banjir’ Order


Camat Tak Bisa Cuti Lebaran


Di Balik Pengangkatan Batu Limbah ITP
Mulai Soal Gaib Hingga Dapat Mutiara


Gedung HJ Djok Mentaya, Jl AS Musyaffa No16 Banjarmasin 70111 Phone: +62-511-3354370 Fax: +62-511-4366123