KOTA Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) mendekati hari H perayaan Idul
Fitri tahun ini sama seperti tahun-tahun sebelumnya, setiap sudut kota dipenuhi oleh para
pemudik yang datang dari segenap pelosok Kobar.
Tujuan para pemudik ini adalah Pelabuhan Panglima Utar, Kumai. Melalui pelabuhan ini
mereka akan menaiki kapal yang akan membawa mereka ke daerah tujuan.
Pemudik yang datang ke Kumai ini tak hanya warga Kobar, tetapi juga berasal dari
kabupaten tetangga seperti Sukamara dan Lamandau.
Achmad Dardiri (35) salah seorang pemudik yang berasal dari Sukamara mengatakan, dia
sudah dua hari yang lalu turun dari Sukamara menuju Pangkalan Bun. Bersama istri dan
seorang anaknya berniat untuk berlebaran di kota kelahiranya Madiun, Jawa Timur.
Sudah tiga tahun ia menetap di Sukamara dan bekerja sebagai buruh di sebuah perkebunan
kelapa sawit dan setelah menabung selama tiga tahun barulah dirinya dapat kembali
berlebaran di tanah kelahirannya.
Berdasarkan pemantauan, hampir setiap penginapan di Kumai, setiap kamarnya terisi olah
para tamu yang rata-rata merupakan para pemudik dari luar daerah.
Bagi para pemudik yang berasal dari luar kota dan tidak mendapatkan penginapan terpaksa
menginap/bermalam di emperan toko dan masjid serta mushola yang ada di sekitar pelabuhan.
Kepala Administrator Pelabuhan Kumai Suyatno, Senin (31/10) mengatakan, pihak pelabuhan
telah memprediksi akan membludaknya arus pemudik mendekati pelaksanaan Idul Fitri tahun
ini.
Untuk itu pihaknya telah menyiapkan segala sesuatunya seperti tenda darurat untuk
bermalam bagi pera pemudik dari luar kota. Bahkan pihak pelabuhan juga membuka gudang
tempat penyimpanan barang.
Untuk melayani rute pelayaran Kumai - Semarang, Kumai - Surabaya selama pasca lebaran
pihak Pelni menurunkan tiga buah kapal yakni KM Binaiya, KM Leuser, KM Egon.
Selain armada kapal milik Pelni juga beroperasi kapal-kapal dari pelayaran swasta
seperti KM Meutyara, KM Dharma Kencana, dan KM Kirana.
Harga tiket kapal milik Pelni untuk kelas ekonomi rute Kumai-Surabaya dijual seharga Rp
113.000. Untuk rute Kumai- Semarang Rp107.000.
Berdasarkan data yang dimiliki pihak administrator Pelabuhan Kumai sejak 20 Oktober
2005 tercatat sedikitnya sekitar 10.000 lebih para pemudik yang telah meninggalkan
Pangkalan Bun melalui Pelabuhan Panglima Utar Kumai. ck6