RUMAH jabatan Bupati Barito Utara (Barut), Minggu (30/10), lain dari biasanya.
Tak kurang dari seratus manusia memadati rumah permanen yang terletak di Jalan Yetro
Sinseng, Muara Teweh itu. Suasana pun menjadi riuh.
Petang itu orang nomor satu di Barut ini kedatangan tamu istimewa yang tak lain
warganya sendiri. Mereka yang datang dari berbagai profesi yakni buruh pelabuhan, tukang
ojek, tukang bersih jalan atau pasukan kuning.
Undangan sudah kumpul sejak pukul 14.00 WIB. Mereka memadati aula rumjab, sehingga
sebagaian terpaksa ditampung di halaman sebelah kiri yang memang sudah disediakan
sebelumnya. Selain diberi nasi kotak, kaum miskin ini juga diberi uang sebesar Rp30 ribu
yang dikemas dalam amplop.
Uang dalam amplop tersebut zakat harta Bupati Barut H Achmad Yuliansyah berserta
keluarga. Sedangkan acara itu sendiri merupakan rangkaian Safari Ramadhan bupati ke
desa-desa di empat kecamatan di Barut. Safari ramadhan ini berakhir Minggu (30/10) malam
di Masjid At-Taqwa Muara Teweh di Jalan Sengaji Hilir.
Dalam sambutannya, bupati mengatakan, para buruh yang membersih jalan adalah pahlawan.
Muara Teweh ibukota kabupaten, tidak bakal dicap kota bersih kalau sampah-sampah yang
berserakan tiap hari tidak dibersihkan oleh buruh pembersih jalan. edi