:: Kompas Cyber Media ::

[::] Portal Berita Daerah [::]

Metro Banjar • Serambi Ummah Spirit Kalsel • Diafragma • PASAR

Berita Cetak
HOME
Berita Utama

Marhaban Ya Ramadhan
Nusantara
Banjarmasin Plus
Banjarmasin Bungas
BISNIS
Sport Vaganza
Opini-Hot Line

Kalimantan Selatan
Kalimantan Timur
Kalimantan Tengah

Hiburan-Gaya Hidup
Internasional
Berita Kemarin
Info Data & Media
Banjarmasin Post
Susunan Redaksi

Pasang Iklan
Order Cetak
Berlangganan
Supporting By

Selasa, 01 Nopember 2005 01:31:50


Peternak Ayam Rugi Rp1,1 Triliun

Jakarta, BPost
Menteri Pertanian Anton Apriantono mengungkapkan, kerugian yang diderita peternak ayam akibat merebaknya wabah flu burung, sebesar Rp1,1 triliun.

"Satu-satunya bahan pangan yang harganya turun adalah daging ayam. Harga terakhir dijual Rp3.500 per kilogramnya," kata Anton seusai buka puasa bersama di Kantor Bappenas, kemarin.

Menurutnya, kerugian sebesar itu diderita oleh 2,5 juta peternak ayam. Mereka harus kehilangan ayamnya yang terkena flu burung, termasuk kerugian akibat keengganan masyarakat mengkonsumsi daging ayam.

"Ini akibat pemerintah yang terlalu bombastis. Kebanyakan sisi negatif yang diperlihatkan, sementara ayam yang sehat tidak pernah diangkat," ujarnya.

Menurut Anton, dari 1,4 miliar ekor ayam yang ada di Indonesia, hanya sekitar 10 juta ekor yang terkena wabah Avian Influenza ini. Merebaknya wabah flu burung juga telah membuat Indonesia kehilangan pangsa pasarnya di luar negeri.

"Kita tidak bisa lagi mengekspor (daging ayam) sejak kasus flu burung," ujar Anton sembari menyebutkan negara utama tujuan ekspor adalah Jepang.

Tidak Cukup

Sementara Menkes Siti Fadilah Supari mengungkapkan kurangnya persediaan obat flu burung di Indonesia. "Kalau jumlah (penderita flu burung) segini doang cukup. Untuk pandemi tidak cukup," kata Siti.

Mengenai kejadian luar biasa flu burung, Siti mengatakan, status itu masih berlaku. Pemerintah belum yakin bahwa tidak ada satu daerah pun yang bebas flu burung. Hingga saat ini, pasien dengan perawatan flu burung di Rumah Sakit Sulianti Saroso berjumlah tujuh orang. "Pengobatannya gratis," ujarnya. tnr


Copyright © 2003 Banjarmasin Post


Nusantara
Cilacap Banjir 4 Warga Tewas

Pembiusan Ancam Pemudik


Petinggi GAM Pulang Kampung


Peternak Ayam Rugi Rp1,1 Triliun


Pasutri Perwira Aniaya Pembantu


6 Penjudi Dicambuk


Gedung HJ Djok Mentaya, Jl AS Musyaffa No16 Banjarmasin 70111 Phone: +62-511-3354370 Fax: +62-511-4366123