:: Kompas Cyber Media ::

[::] Portal Berita Daerah [::]

Metro Banjar • Serambi Ummah Spirit Kalsel • Diafragma • PASAR

Berita Cetak
HOME
Berita Utama

Marhaban Ya Ramadhan
Nusantara
Banjarmasin Plus
Banjarmasin Bungas
BISNIS
Sport Vaganza
Opini-Hot Line

Kalimantan Selatan
Kalimantan Timur
Kalimantan Tengah

Hiburan-Gaya Hidup
Internasional
Berita Kemarin
Info Data & Media
Banjarmasin Post
Susunan Redaksi

Pasang Iklan
Order Cetak
Berlangganan
Supporting By

Selasa, 01 Nopember 2005 01:27:32


Tekad Penyumbang Tetap Medali

SEPERTI Ramadhan tahun-tahun sebelumnya, Pengprov Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kalimantan Selatan, rutin menggelar buka puasa bersama di ring tinju Sasana Pertina di Wisma Antasari Banjarmasin, Senin (31/10).

Kendati sederhana, karena hanya mengambil tempat di atas ring tinju, namun kegiatan tersebut diyakini bisa mempererat tali persaudaraan antar petinju yang bernaung di bawah bendera Pertina Kalsel, baik senior maupun junior.

Hadir dalam kegiatan tersebut, semua pegulat senior Slamet Riyadi dan Antonius Jhony, jajaran pelatih tinju dan pengurus, plus petinju junior dan pegulat senior Andry Fachruriady.

Lebih spesial lagi, hadir pula Ketua Umum Pertina Kalsel Danrem 101 Antasari Kolonel Artileri Zainal Fachri dan Ketua Harian Ogi Fajar Nuzuli.

Dalam sambutan singkat, Zainal mengharapkan tinju tetap menunjukkan konsistensi prestasi sebagai penyumbang medali buat Kalsel di berbagai event, "Tak terkecuali Kejurnas tinju senior dan junior, Desember mendatang," ungkapnya.

Ada sedikit berbeda dari buka puasa kali. Apalagi kalau bukan campur tangan istri Danrem, Susilawati Fachri. Secara khusus, ia merepotkan diri mempersiapkan menu buka puasa. Tersaji eksklusif kolak, kurma dan santapan malam.

Tampak Amat Soleh cs begitu lahap menyantap makanan yang disediakan, setelah melakukan shalat magrib bersama di atas ring. Mereka makin sumringah, karena semua petinju yang berjumlah sekitar 35 orang mendapat tali asih dari Ibu Danrem.

"Jangan pandang isinya, tapi lihat keikhlasan sosok yang memberi santunan. Semoga hal tersebut menjadi motivasi tersendiri buat petinju. Seperti kata Ketua Umum, kami ingin tinju menjadi penyumbang tetap medali buat Kalsel," timpal Ogi.

Terkait dengan pengiriman petinju ke Kejurnas senior dan junior di Pelabuhan Ratu, Jawa Barat, Pertina masih belum menentukan petinju yang bakal berangkat. Meski demikian, mereka sudah memiliki bayangan tim utama ke Kejurnas.

"Dua hari setelah Idul Fitri, anak-anak kembali akan berlatih. Kami akan melihat kondisi terakhir mereka, sebelum menentukan tim utama, termasuk petinju yang berlatih mandiri di daerah," timpal Sekretaris Umum Pertina, Hermanto Ginting.

Mengenai pembinaan junior, Pertina juga tengah getol memperjuangkan PPLP tinju. Pasalnya, sasana-sasana tinju di Kalsel terutama Banjarmasin dan Banjarbaru kelebihan kuota petinju. Bahkan, petinju junior lebih sering mengalah buat petinju senior. Dari kelebihan petinju tersebut, Pertina akan menyalurkan mereka ke PPLP.

"Kualitas siswa PPLP sendiri cukup membanggakan. Di Kalsel, pegulat PPLP sudah bisa meraih medali di event tingkat nasional. Oleh karena itu, kami berharap yang berkepentingan memutuskan ada tidak PPLP tinju di Kalsel bisa mempertimbangkan masalah ini," tegas Ogi.

"Di Banjarbaru saja terdapat sekitar 30 petinju dalam satu sasana. Belum lagi di Banjarmasin yang memiliki jumlah dalam kisaran sama. Daripada minat petinju junior terbuang percuma, alangkah baiknya PPLP tinju ini menjadi prioritas," pungkas Ogi yang juga Ketua Umum KONI Banjarbaru ini. ban


Copyright © 2003 Banjarmasin Post


OLAHRAGA
Insentif Rp240 Juta Per Tahun

Langkah Perdana Pra PPLP Dayung


Farhat Dipertahankan


Tekad Penyumbang Tetap Medali


Usul KONI Disetujui DPRD


Gedung HJ Djok Mentaya, Jl AS Musyaffa No16 Banjarmasin 70111 Phone: +62-511-3354370 Fax: +62-511-4366123