LANG-LANG, INTISARI NO. 403

ATRAKSI ALAM COLORADO

Colorado memang sebuah negara bagian impian. Panorama alamnya yang menawan tak terkalahkan oleh negara bagian mana pun di AS. Pegunungan bersalju, lembah, danau, sungai, bukit, jurang, tebing, gua, bukit pasir, dan padang rumput, semuanya berpadu dalam suatu keharmonisan alam yang patut dikagumi. Berikut ini pengalaman Julius Hayadi saat mengunjunginya.


Daya tarik Colorado sebenarnya tidak hanya di sekitar Rocky Mountain National Park dan Denver. Sekitar 100 km ke selatan dari Denver, kita akan jumpai kota indah Colorado Springs, kota terbesar kedua di Colorado yang berpenduduk setengah juta jiwa. Kota ini amat pesat perkembangannya pada dasawarsa terakhir. Turis domestik dan mancanegara setiap tahun makin bertambah jumlahnya.

Sebenarnya, apa yang menarik dari Colorado Springs? Panorama Pegunungan Rocky yang menghijau pada saat musim panas dan memutih pada saat musim dingin ada-lah jawabannya. Hal ini mungkin terjadi karena kota ini terletak tepat di kaki Pegunungan Rocky. Ketinggian rata-rata kota ini lebih dari 6.000 kaki atau hampir 2.000 m dpl. Selain itu permukaan kota ini tidak rata, seirama dengan tinggi-rendahnya bukit-bukit di lembah pegunungan. Ketenangan dan kedamaian, itu adalah kesan pertama yang pasti akan dirasakan oleh para turis yang baru pertama kali mengunjunginya.

Selain pemandangannya yang begitu menakjubkan, Colorado Springs juga menawarkan berbagai macam atraksi kebudayaan, seperti museum, Hall of Fame ProRodeo yang memamerkan kehidupan koboi Amerika tempo dulu, dan Hall of Presidents yang memajang patung lilin presiden-presiden AS. Selain itu dapat disaksikan reruntuhan pemukiman suku Indian pada tebing bebatuan di Manitou Cliff Dwelling Museum.

Jalan kereta api tertinggi
Dari Colorado Springs, Pikes Peak dengan ketinggian 14.110 kaki tampil sebagai primadona. Sebenarnya ketinggian puncak gunung ini hanya yang ke-32 di Colorado. Namun puncak bersalju abadi ini justru sangat terkenal di seantero AS karena keindahannya.

Para turis dapat mencapai puncak dengan dua cara. Pertama dengan mengendarai mobil lewat Pikes Peak Highway sepanjang 31 km. Perjalanan dengan mobil ini memakan waktu sekitar 1 jam dengan melewati beberapa danau, lembah-lembah berpohon cemara, dan tundra berbunga liar. Jika beruntung, selama perjalanan dapat dijumpai aneka hewan gunung seperti rusa, bison, atau domba bertanduk. Akan tetapi jalan raya berkelok-kelok mendaki dan menyusuri lereng Pegunungan Rocky ini menuntut kewaspadaan.

Cara kedua mungkin lebih aman, yakni dengan menumpang kereta api listrik dari Manitou Springs, kota kecil dekat Colorado Springs. Para penumpang dapat menikmati pemandangan lembah Pikes Peak yang menawan tanpa harus mengemudi sendiri secara hati-hati. Lagi pula jalan kereta api menuju Pikes Peak merupakan jalan kereta api tertinggi di dunia. Pokoknya, merupakan pengalaman tersendiri jika mencobanya!

Dari puncak Gunung Pikes, dapat disaksikan luasnya padang rumput di Colorado sebelah timur hingga perbatasan negara bagian Kansas yang jauhnya sekitar 250 km dari Pikes Peak. Keindahan Colorado Springs secara keseluruhan dapat disaksikan dari atas. Jika kita mengarahkan pandangan ke sebelah barat, sejumlah puncak gunung lain, beberapa danau berwarna biru, serta panorama lembah pinus terlihat beitu menawan. Sementara itu bagi mereka yang ingin membeli cendera mata atau melepas lapar dan dahaga, terdapat sebuah visitor center yang menjual aneka macam cendera mata dan aneka makanan serta minuman ringan.

Yang perlu diperhatikan, para pengunjung harus mengantisipasi dinginnya temperatur di Pikes Peak dengan membawa pakaian hangat meskipun perginya di musim panas. Karena tipisnya oksigen di puncak gunung ini juga, para penderita asma disarankan untuk tidak mengunjunginya.

Taman Para Dewa
Garden of the Gods adalah atraksi lain yang wajib dikunjungi para turis di Colorado Springs. Menurut data statistik, lebih dari satu juta orang mengunjungi taman regional ini setiap tahunnya. Taman Para Dewa yang mulai dibuka untuk umum pada tahun 1909 ini dipenuhi rangkaian formasi batu-batuan berwarna merah yang sangat indah dan menawan. Siapa yang menjadi pemahat batu-batuan ini? Penelitian membuktikan bahwa anginlah pemahatnya sejak 300 juta tahun yang lalu.

Di situ tercatat 19 formasi batu-batuan unik, antara lain balanced rock (batu seimbang), kissing camels (unta yang sedang berciuman), Siamese twin (kembar siam), dan cathedral spires (puncak menara katedral). Para pengunjung dapat mengendarai mobil mereka masuk ke taman regional dengan cuma-cuma. Selain itu beberapa rangkaian jalan setapak juga dibangun untuk pejalan kaki dan pengendara sepeda.

Seven Falls (tujuh air terjun) merupakan atraksi alam lainnya yang dapat disaksikan di Colorado Springs sebelah barat. Dinamakan Seven Falls bukan karena di area tersebut terdapat tujuh air terjun. Sebenarnya ia hanya satu air terjun yang bertingkat tujuh. Air terjun ini jatuh di jurang batu yang cukup curam. Nama ketujuh tingkat air terjun dimulai dari tingkat yang tertinggi adalah Ramona, Feather, Bridal Veil, Shorty, Hull, Weimer, dan Hill.

Para pengunjung yang ingin menikmati keindahan air terjun ini dapat menaiki mountain elevator yang menembus gunung batu di sisi yang berhadapan dengan air terjun tersebut. Di samping itu, untuk menyaksikan Seven Falls dari dekat, sekumpulan anak tangga dari kayu telah dibangun di samping air terjun tersebut. Jika meniti anak tangga satu per satu, kita akan tiba di sungai sumber air terjun itu yang terletak di puncak gunung batu. Dari situ terdapat pula jalan setapak sepanjang beberapa kilometer menuju ke suatu tempat di mana kita dapat menyaksikan keindahan Colorado Springs.

Bagi turis eksekutif, kompleks hotel dan lapangan golf mewah Broadmoor tersedia di dekat lokasi Seven Falls. Bangunan hotel ini memadukan gaya arsitektur Maroko, Spanyol, dan modern, sehingga menampilkan suatu keanggunan tersendiri. Apalagi di tengah-tengah taman hotel terdapat sebuah telaga alami berhiaskan sejumlah angsa, itik, dan bunga teratai.

Atraksi lainnya yang cukup menarik di Colorado Springs adalah Cave of the Winds (Gua Angin) untuk mereka yang gemar menjelajahi gua berstalakmit dan berstalaktit. Letak gua alam sedalam 1 km ini di sebelah barat Kota Colorado Springs. Para pengunjung yang ingin menyaksikan keindahan gua dapat mengikuti discovery tour selama 45 menit.

Jembatan gantung tertinggi
Selepas dari Colorado Springs, pengunjung sebaiknya terus bergerak ke arah selatan menuju Pueblo. Kota berpenduduk 100.000 orang yang juga berlatar belakang Pegunungan Rocky ini adalah kota ketiga terbesar di Colorado yang didirikan pada akhir abad lalu.

Di kota yang tenang dan aman ini berdiri University of Southern Colorado. Universitas ini menampilkan kompleks kampus di atas bukit yang asri dan harmonis dengan air mancur dan taman bunga. Di samping itu, Pueblo juga terkenal akan gedung pengadilan yang sangat megah di pusat kota. Tiruan Patung Liberty ukuran mini menghiasi halaman gedung pengadilan. Presiden Bill Clinton pernah menyampaikan pidatonya di depan gedung ini pada bulan September 1996.

Sekitar 60 km sebelah barat Kota Pueblo terdapat Kota Canon yang terkenal dengan jembatan gantungnya. Jembatan yang dinamakan Royal Gorge ini membentang di antara dua sisi jurang yang membelah Sungai Arkansas. Di sini para pengunjung dapat mengagumi perpaduan kemegahan alam, keindahan karya seni jembatan, dan kemutakhiran teknologi konstruksi.

Jembatan ini begitu terkenal karena ketinggiannya yang lebih dari 1.000 kaki atau lebih dari 300 m di atas permukaan Sungai Arkansas. Dengan demikian jembatan yang dibangun pada tahun 1929 ini merupakan jembatan gantung tertinggi di AS. Kabarnya sudah 21 juta orang berkunjung melihat Royal Gorge sejak jembatan tersebut diresmikan.

Saat ini di sekitar jembatan telah dibangun suatu tempat rekreasi. Sebuah sky lift yang melintang di atas jurang tepat di sebelah timur jembatan siap mengangkut pengunjung. Komedi putar, aneka pertunjukan, serta berbagai toko cendera mata menjadi sarana pelengkap taman rekreasi ini.

Hanya beberapa kilometer dari Royal Gorge terdapat sederet atraksi lain yang dapat dinikmati para turis. Bagi Anda yang ingin mencoba berarung jeram di Sungai Arkansas, beberapa perusahaan profesional telah mengatur beberapa paket rafting dengan biaya sekitar AS $ 40 60/orang. Bagi yang ingin melihat kemegahan jembatan Royal Gorge dari udara, sebuah perusahaan wisata helikopter telah menunggu. Selain itu Anda bisa mencoba menjadi koboi dengan menunggang kuda-kuda jinak yang disediakan.

Planet Hollywood buka cabang
Beberapa monumen nasional juga menjadi pendukung dunia pariwisata Colorado. Salah satunya adalah Great Sand Dunes National Monument yang merupakan bukit pasir yang berlokasi di Lembah San Luis, selatan Colorado. Monumen nasional alami ini merupakan fenomena alam yang sangat unik. Bayangkan, segundukan bukit pasir gersang yang sangat luas berdampingan dengan Pegunungan Sangre de Cristo yang subur dan berpuncak salju abadi.

Menurut penelitian para ahli geologi, bukit pasir ini terbentuk melalui suatu proses yang terjadi ribuan tahun lalu. Saat itu tiupan angin berpasir dari arah selatan terhambat oleh Pegunungan Sangre de Cristo yang sangat tinggi. Dengan demikian butiran-butiran pasir itu sedikit demi sedikit berakumulasi di muka pegunungan tersebut. Lama-kelamaan tumpukan pasir tersebut menjadi bukit pasir yang luas dan tinggi seperti yang disaksikan saat ini.

Black Canyon of the Gunnison adalah monumen nasional alami lainnya di Colorado yang terletak di sebelah barat, dekat Kota Montrose. Sesuai namanya, atraksi alam yang ditawarkan adalah jurang-jurang batu terjal berwarna hitam sepanjang 19 km. Sering pula tempat ini dijuluki "The Grand Canyon of Colorado", walaupun dari segi luas dan lebarnya masih kalah jika dibandingkan dengan Grand Canyon di Arizona. Namun Black Canyon mempunyai kelebihan dibandingkan dengan Grand Canyon dan jurang-jurang lainnya di AS dari segi keindahan secara keseluruhan.

Keindahan Black Canyon terpancar dari kedalaman dan kecuraman jurang yang dipadu dengan bayangan sinar matahari di salah satu sisinya. Di dasar Black Canyon mengalir Sungai Gunnison yang berarus deras. Suku Indian Ute yang tinggal di daerah ini ratusan tahun lalu menamakan jurang ini Tomichi yang artinya "tanah bertebing tinggi dan banyak air". Beberapa interest point juga telah disediakan pihak pengelola taman di tepi jurang untuk para pengunjung yang hendak menikmati keindahan atraksi alam ini.

Sementara itu Colorado National Monument yang terletak di Colorado bagian barat, dekat Kota Grand Junction, menawarkan atraksi tebing, jurang, dan menara-menara alam dari batu berwarna tembaga yang terbentuk jutaan tahun yang lampau. Formasi bebatuan yang terkenal adalah Independence Monument, suatu menara batu alam setinggi 250 m yang menjulang dari dasar jurang. Di Monument Canyon, sekumpulan tembok alam yang berujung runcing berdiri kokoh dari dasar jurang sampai ketinggian 200 m.

Para pengunjung dapat menyaksikan keindahan formasi batu-batuan tersebut dari jalan raya berkelok-kelok yang dibangun di tepi jurang. Tentunya untuk mengendarai mobil di jalan yang seperti itu diperlukan kewaspadaan yang luar biasa.

Winter wonderland
Apalagi yang bisa dibanggakan oleh Colorado? Tentunya resor-resor ski salju di daerah pegunungan yang menjadi surga bagi para pencinta ski di musim dingin. Di Colorado tercatat 30 tempat bermain ski yang tersebar di seantero Pegunungan Rocky.

Resor ski paling terkenal adalah Aspen yang menjadi kediaman para jetset dan eksekutif. Michael Jackson, Madonna, Bruce Willis, Sylvester Stallone, dan puluhan artis film dan musik ternama sering menghabiskan liburan musim dinginnya di Aspen.

Sebenarnya Aspen hanyalah sebuah kota kecil di lembah Pegunungan Rocky sebelah barat. Namun panoramanya yang indah plus kehadiran empat resor ski di sekitarnya menjadikan Aspen begitu termasyhur ke seluruh dunia. Bahkan Hard Rock Cafe dan Planet Hollywood telah membuka cabangnya di sana.

Di Colorado sebelah utara, Steamboat Springs menjadi arena ski yang populer. Banyak pencinta ski datang ke sana untuk menjajal medan-medan ski yang menantang. Kemudian di sebelah barat Denver, terdapat beberapa resor ski terkenal yang selalu penuh dengan turis di musim dingin. Salah satunya adalah resor ski Vail yang merupakan kompleks ski terbesar di AS. Di samping Vail, nama-nama resor ski lainnya adalah Copper Mountain, Breckenridge, Winter Park, atau Keystone yang namanya begitu kondang di telinga para pencinta ski. Sementara di Colorado sebelah barat daya, resor-resor ski Telluride, Purgatory, dan Wolf Creek muncul sebagai arena bermain ski yang cukup ternama.

Masing-masing resor ski tersebut memiliki ciri khas tersendiri untuk menarik para pencinta ski untuk datang berkunjung. Ada yang berupa kelengkapan fasilitas resor, kecuraman lereng untuk ski, jenis dan ketebalan salju, atau letaknya yang strategis.

Namun yang terpenting, kesemuanya menyajikan panorama winter wonderland di daerah pegunungan bersalju yang sangat menakjubkan. Pohon cemara dan pinus yang memutih, danau dan sungai yang membeku, disertai desiran angin dingin yang berembus perlahan menjadikan suasana musim dingin mempesonakan di resor-resor tersebut. Belum lagi jika salju turun perlahan-lahan seperti kapas dari langit.

Lihat pula: Tarif Masuk Obyek Wisata
rumah


created: 270197
by: Yds. Agus Surono
      Redaksi Intisari
      E-mail: agussur@hotmail.com