MENGUJI NYALI,
DITIPU KOBOI

Gold Coast, Australia, memiliki dua dunia yang siap memacu adrenalin, yakni Warner Bros Movie World dan Dream World. Bukan itu saja yang ditawarkan. Masih banyak atraksi menarik lainnya, termasuk atraksi koboi yang "menipu" pengunjung. Bersama wartawan dari Malaysia dan Thailand yang tergabung dalam South East Asian Media Familiarization, Intisari beberapa waktu lalu mencoba mencicipi beberapa mesin penguji nyali yang ada.

Kaki menjejak udara.

Kaki pun menjejak langit di Lethal Weapon.
(Foto: Repro)

"Only one?" tanya Louise Sturgess, Communication Executive Warner Bros, Movie World, Gold Coast, setelah salah seorang dari kami menerima tawarannya untuk mencoba naik Lethal Weapon. Itu sejenis roller coaster. Cuma bedanya, penumpang tidak duduk di dalam semacam kendaraan, namun di kursi yang menggantung. Apa salahnya dicoba, apalagi wahana itu dipromosikan sebagai yang pertama dan satu-satunya di Australia! Teman-teman lain akhirnya ikut bergabung masuk antrean yang mengular bersama pengunjung lain.

Begitu duduk di kursi dan wahana itu mulai bergerak perlahan, rasa sesal mulai merambat, dan semakin memuncak ketika kursi mencapai pucuk lintasan setinggi 40 m dari tanah. Saat meluncur turun dengan kecepatan tinggi, saya pun pasrah. Untuk menutupi rasa takut dan penyesalan selama merayapi lintasan sepanjang 765 m itu saya berteriak sekencang-kencangnya.

"Seperti jatuh dari pesawat terbang ... tanpa parasut!", "Hanya dua saat yang Anda ketahui bahwa Anda sedang berada di wahana itu ... yakni ketika Anda naik dan turun dari kursinya!" Begitu antara lain komentar mereka yang pernah merasakan gojlokan Lethal Weapon selama 3 menit.

Meski bukan peluncur tercepat di dunia (kecepatan tertinggi hanya 90 - 95 km/jam), sungguh dahsyat sensasi yang ditimbulkan. Sampai-sampai perut mulas pun tak sempat, saking cepatnya perpindahan dari satu bentuk jalur ke bentuk yang lain. Mulai dari tanjakan, turunan, tikungan, sidewinder (pilinan vertikal), double spin, dan lengkung Bayern (lengkung horizontal).

Bahkan di jalur roll-over orang dibuat jungkir balik, kepala di bawah kaki di atas menjejak langit. Konstruksi rangka baja berseliweran di depan mata sementara tubuh dibetot sensasi gaya gravitasi sampai 4 G. Tidak aneh kalau pernah ada cewek yang sampai mengeluh gara-gara betotan gaya gravitasi bumi ini. Pasalnya, payudaranya yang baru saja diimplantasi jadi tak keruan bentuknya!

Tower of Terror.

TOT, rasakan kehilangan bobot
selama 6,5 detik!
(Foto: Repro)

Bikin ketagihan

Wahana yang konstruksinya menghabiskan 600 ton baja dan teknologinya diambil dari segala penjuru dunia ini layak menjadi landmark Warner Bros, Movie World. Bahkan orang serasa belum ke sana kalau belum menjajalnya.

Simak saja kata John Menzies, chief executive officer Movie World. "Begitu jalan utama kami buka pada pukul 09.30 setiap pagi, ratusan pengunjung bergegas menuju ke Lethal Weapon untuk menjadi pengantre pertama!" Bahkan, "Sekitar 98% dari mereka kembali lagi mengantre untuk naik, ketagihan" tambah Mike Shawcross, manajer layanan teknik Movie World.

Bagi yang ingin menjajal, resep Shawcross mungkin bisa dicoba. "Naiklah sebelum makan siang. Jangan pejamkan mata sebab pengalaman tak terlupakan akan terjadi di depan mata Anda! Jangan lupa, kosongkan saku baju dan celana." Pesan yang terakhir ini penting mengingat pengalaman yang sudah-sudah. Dari daftar barang yang tercecer di bawah jalur Lethal Weapon tercatat ada sebuah bikini, sejumlah telepon mobile, giwang berlian, lebih dari 75 sisir, alat KB, dan sebuah pisau belati. Juga sepasang gigi palsu ditemukan di bawah jalur sidewinder.

Nama Lethal Weapon (Senjata Mematikan) diambil dari judul film yang dibintangi Mel Gibson, aktor Hollywood kelahiran Australia. Makanya sebelum naik, pengunjung diputarkan cuplikan film Lethal Weapon. Selain nyali, syarat utama naik wahana peluncur ini hanyalah tinggi badan, minimal 100 cm dan maksimal 200 cm.

Dibuat berdasarkan pesanan oleh Vekoma International BV, Belanda, Lethal Weapon didesain sebagai peluncur terhalus dan teraman di dunia. Wahana ini juga satu-satunya peluncur berjalur, yaitu putaran horizontal yang dijuluki "Aussie Curve" (Lengkung Australia). Kapasitas angkutnya 20 orang dalam sepuluh baris kursi.

Tak sedikit selebriti yang pernah mencicipi kedahsyatannya. Tercatat nama-nama seperti ilusionis kondang David Copperfield, bintang The Phantom Billy Zane, atau juara dunia balap motor GP 500 Mick Doohan.

Sarapan bersama Tweety

Movie World juga menawarkan petualangan Batman Adventure The Ride yang tak kurang menarik. Bersama Lethal Weapon, Riddler's Lair in Sound Stage 1, dan the Maverick Grand Illusion Show, atraksi simulator ini disebut-sebut merupakan kunci sukses Warner Bros, Movie World.

Dari segi tantangan, memang kalah jauh dari Lethal Weapon. Namun setidaknya pengunjung mendapat pengalaman merasakan petualangan naik mobil Batman, tokoh cerita fiksi itu. Sebelum masuk ke mobilnya, pengunjung berkumpul di perpustakaan milik Batman yang begitu gelap. Hanya ada sorot lampu yang menerangi sebuah buku pembuka jalan masuk ke kamar Batman. Di situ ditayangkan Gotham City sudah dikuasai oleh Penguin, musuh Batman.

Diubek-ubek Wipeout.

Seperti mengendarai gelombang tidal.
(Foto: Repro)

Pengunjung lalu naik mobil Batman yang hendak menghentikan aksi Penguin. Setelah memasang sabuk pengaman dan menyimak layar, petualangan pun dimulai. Guncangan keras terasa ketika mobil Batman keluar dari sarangnya, begitu pun saat mobil diguncang oleh berandalan yang merasa terganggu kehadiran mobil itu. Guncangan berlanjut sepanjang pengejaran Penguin yang telah meneror penduduk Gotham City dengan pasukannya.

Dibandingkan dengan DMS di Plaza Blok M, simulator senilai Aus $ 13 juta (+ Rp 26,78 miliar) itu lebih canggih dan lebih mirip dengan kenyataan. Misalnya, saat mobil membentur dinding gua, guncangannya memaksa orang harus berpegangan pada sandaran tangan kursi, lalu ketika mobil Batman mendadak terbang dan saat jatuh tertembak sebagai akhir dari petualangan bersama mobil Batman, jantung terasa berdesir.

Buat anak-anak, Eat-tertainment yang dilangsungkan setiap pagi pukul 09.30, akan sangat menyenangkan. Kehadiran Looney Tunes dan teman-temannya saat pengunjung menikmati sarapan memberikan atmosfer tersendiri. Bisa saja pengunjung dibikin kaget; ketika sedang enak-enak menyantap roti, tahu-tahu Bugs Bunny datang membelai. Tak jarang mimik lucu diperlihatkan oleh anak-anak yang girang bertemu dengan tokoh idola mereka, Tweety. Meski ada juga yang menangis saat didekati Duffy Duck. Selain tokoh-tokoh kartun tersebut, ada pula Superman, Supergirl, Cat Woman, serta tokoh-tokoh dari film Maverick.

Mungkin karena berbagai atraksinya yang menarik, Movie World yang menempati areal seluas 98 ha dari total lahan 141 ha ini, memperoleh penghargaan prestisius Queensland Tourism Awards sejak 1993 - 1997. Kemenangan tiga kali berturut-turut (1994, 1995, 1996) sebagai The Best Major Tourist Attraction membuat Warner Bros masuk dalam Tourism Hall of Fame.

Tempat ini tak terlalu sulit dicapai. Jaraknya dari Surfers Paradise 21 km dan bisa dicapai dalam 20 menit. Sedangkan dari Bandara Brisbane sekitar 45 menit ke arah selatan. "Sejak dibuka pertama kali pada 1991, tempat ini telah dikunjungi lebih dari 7 juta orang," kata Amber Crockett, Sales Executive - Special Events.

6,5 detik tanpa bobot

Jika Movie World memiliki Lethal Weapon dan Batman Adventure The Ride, Dream World mempunyai mesin pemacu adrenalin Tower of Terror (TOT) dan Wipeout, di samping mesin-mesin penguji nyali lainnya di taman bermain seluas 30 ha dari lahan 85 ha ini.

TOT yang dioperasikan pertama kali awal 1997 itu merupakan peluncur berteknologi canggih, tercepat, dan tertinggi di dunia. Berbentuk huruf L, ia memberikan sensasi gaya berat sampai 4,5 G!

Dari luar areal, TOT sudah kelihatan dengan menaranya yang 115 m tingginya dan suaranya yang memekakkan telinga sewaktu peluncur mendaki sisi vertikal huruf L. Dibandingkan dengan Lethal Weapon atau Wipeout, TOT tampak lebih "aman" lantaran penumpang duduk di kereta peluncur, bukan menggantung di kursi. Gerakannya juga hanya dua arah, horizontal dan vertikal.

Tujuh detik pertama, hentakan kereta magnet ini membawa Anda pada kecepatan penuh (160 km/jam). Penumpang dianjurkan tidak memejamkan mata agar bisa menyaksikan kereta membelah angkasa dengan begitu cepat dan naik menara yang setara dengan bangunan 38 lantai itu. Kemudian penumpang akan mengalami keadaan tanpa bobot selama 6,5 detik!

TOT yang pembangunannya menghabiskan Aus $ 16 juta (+ Rp 33 miliar) serta 600 ton baja dan 1.200 m3 beton itu panjang lintasan horisontalnya 330 m dan vertikalnya 115 m. Untuk mencapai kecepatan tertingginya (161 km/jam), diperlukan tenaga listrik 2,2 juta watt; ini cukup untuk memasok kebutuhan listrik kota kecil atau dua kali jumlah daya yang digunakan Dream World saat ini.

Wahana buatan perusahaan Intamin, Swis, ini mengadopsi teknologi elektro-magnetik. Gaya elektro-magnetis akan mendorong kereta berkapasitas 15 orang secara progresif bertambah cepat sampai mencapai kecepatan maksimalnya. Jalur mendatarnya sepanjang 300 m bertindak sebagai sebuah rangkaian magnet yang sangat kuat, mendorong kereta penumpang ke depan dengan rentetan sumber daya listrik yang semakin meningkat.

Peningkatan catu daya tersebut cukup untuk mendorong kereta luncur menuju langit hingga ketinggian 115 m. Setelah berhenti sesaat, gaya gravitasi bumi "membetot" kereta kembali ke "sarang"-nya. Gaya magnetik yang sama dibalikkan untuk menciptakan sistem pengereman setelah kereta mencapai kecepatan dramatisnya.

Sebelum nyemplung ke kereta ada baiknya mendengar saran Len Shaw, pendesain peluncur yang telah 200-an kali mencoba. "Duduk bersandar, santai, dan nikmati!" katanya. Atau mau lihat rekaman dulu? Klik saja http://www.dreamworld.com.au/tot.now.mov. pada jaringan Internet.

Ronnie si penipu.

Ronnie, si "buaya" penipu.
(Foto: Yds)

Sementara itu Wipeout yang berbentuk ayunan dengan kedua pengayunnya kaku dan bergerak bebas, bisa membuat penumpangnya berpusing-ria, bahkan tak jarang sampai muntah-muntah.

Duduk diapit dua papan selancar setinggi 14 m, gondola tempat kita duduk akan mengaduk-aduk kita tanpa tahu ke mana arahnya. Lengan pengayun yang saling terlepas gerakannya bisa membuat variasi diagonal yang bisa bikin pusing kepala. Selain itu gondola juga bisa berputar pada porosnya saat ayunan memutar gondala. Gerakan menakutkan tersebut bisa dilihat di Internet (http://www.dreamworld.com.au/wipeout.mov).

Wipeout dibuat oleh perusahaan yang sama dengan Lethal Weapon, dengan biaya Aus $ 6 juta (+ Rp 12,36 miliar). Menjajal Wipeout seperti mengendarai gelombang tidal atau pusaran mesin cuci. Mesin ini membawa Anda berputar 3600, jungkir balik, membetot tubuh sampai 2,5 G setelah salto dalam putaran penuh.

Dreamworld yang buka setiap hari pkl. 10.00 - 17.00 terletak di pinggir jalur Brisbane - Gold Coast, tepatnya di Coomera, tak jauh dari Movie World. Dari Brisbane berjarak 48 km ke arah selatan dan bisa dicapai dalam 40 menit. Sedangkan dari Surfer Paradise hanya 20 menit.

"Buaya" penipu

Bukan cuma atraksi penuh tantangan yang disuguhkan Gold Coast, juga atraksi hiburan di Movie World macam sajian Police Academy Stunt Show yang kocak namun mendebarkan. Dreamworld pun tak ketinggalan. Di Tiger Island umpamanya dipertontonkan pertunjukan pertalian hubungan yang akrab antara harimau dengan manusia. Lima harimau Bengala Panthera tigris tigris bermain, berenang, bergumul, dan bersantai dengan pelatihnya.

Sementara atraksi interaktif bisa dinikmati di The Original Avocado. Letaknya di Mt. Tamborine, dataran tinggi dengan hutan tropisnya seluas 4 x 8 km, dan berada di ketinggian 600 m dpl. Suasana dan hawanya mirip Puncak di Bogor. Karena pemandangannya yang bagus dan gaya hidup penduduknya yang masih asli, tempat ini terkenal sebagai "green behind the gold". Kawasan ini bisa dijangkau dari Gold Coast hanya dalam 40 menit. Sedangkan dari Bandara Internasional Brisbane sekitar satu jam. Semuanya melalui jalur darat.

Selain Billy Tea and Damper, Australian Bush Craft Show, dan BBQ Lunch, tur ke perkebunan alpukat merupakan paket wisata menarik. Dengan Avocado Express pengunjung diajak berkeliling dan melihat perkebunan luas buah alpukat dan buah lainnya macam kiwi, apel, mangga, dll. Ditunjukkan pula proses pemilihan dan pengepakan alpukat sebelum dilempar ke pasaran. Pengunjung bisa membeli buah dengan harga Aus $ 25 (+ Rp 51.500,- per kotak isi 20-an.

The Australian Bush Craft Show merupakan pertunjukan yang baru diperkenalkan di Sydney, Melbourne, dan Gold Coast. Pertunjukan ini membawa pengunjung ke masa 200 tahun silam, saat para koboi membuka Australia. Pemandunya Crocodile Ronnie dan Aussie Joe, berdandan ala koboi.

Dengan iringan musik country, berbagai atraksi digelar dengan melibatkan penonton. Di antaranya yang sempat membuat penonton deg-degan adalah atraksi mematahkan ranting yang digigit dengan cambuk. Apalagi bagi Pianpilai dan Goh, teman dari Thailand dan Malaysia yang saat itu kena daulat.

Pianpilai diminta memegang ranting sambil mengacungkan di depan badannya. Ronnie bilang akan mematahkan ranting itu dengan cambuknya. Berhubung Pianpilai ketakutan, dipanggillah Goh. Ternyata Goh bukan sebagai pengganti Pianpilai tetapi justru keduanya diminta menggigit ranting masing-masing di ujungnya. "You trust me?" tanya Ronnie kepada mereka. Pianpilai mengangguk saja. Tak dinyana, ranting itu malah dipatahkan hingga jadi makin pendek!

Setelah ujung-ujungnya digigit oleh keduanya, Ronnie mengayun-ayunkan cambuknya dari jarak 1 m. Pada lecutan keempat ia akan memotong ranting itu. Mata mereka terpejam dengan paras memucat. Penonton pun berdebar-debar.

"Jdar ...." Lecutan pertama menggelegar. Kedua teman itu terlihat semakin menguatkan tekad untuk percaya pada Ronnie. "Jdar ...." Lecutan kedua menambah suasana makin mencekam. Penonton mulai menahan napas ketika lecutan ketiga meledak di udara.

Lecutan keempat mengakhiri penderitaan Pianpilai dan Goh. Ranting patah menjadi dua. Tapi bukan karena lecutan cambuk! Saat Ronnie meledakkan cambuknya, bersamaan dengan itu tangan kirinya terjulur ke arah ranting dan "klek!". Ranting pun putus jadi dua! Penonton tak bisa menahan tawa. Kedua koboi itu memang menyajikan pertunjukan yang menyegarkan. Namun semua penuh tipuan! Maka, jangan terlalu serius dengan permainan yang digelar.

Menyegarkan dan mendebarkan memang menjadi ciri hampir setiap atraksi berbagai tempat wisata di Gold Coast. Jadi, untuk sementara ini, bila ingin menguji nyali dan menghibur diri di Australia, Gold Coast salah satu tempatnya. (Yds. Agus Surono)

rumah