globetiny.gif (852 bytes)N THE NET

Bulan Agustus 2000

Nantikan Gebyar Sayembara Intisari Juli - Oktober 2000

Bulan Ini

Bulan Lalu

Buku Tamu

Mailing List

Di balik kisah

Info iklan

Email

Nonton Buaya Bule di Bali 

Ada banyak taman di Bali. Namun hanya sedikit yang bisa Anda nikmati. Salah satunya Taman Reptil.

Jika Anda sedang menuju Bedugul dari Denpasar, selepas pabrik minuman ringan Coca Cola, lihatlah ke arah kanan jalan. Ada papan nama di pinggir jalan, Indonesia Jaya: Reptile and Crocodile Park. Mampirlah, dan Anda bisa melihat makhluk prasejarah itu bercanda dengan manusia. Ada juga buaya bule dan buaya buntung.

Tapi bukan itu saja yang ditawarkan Taman Reptil ini. Di sini Anda bisa menyaksikan 15 macam ular, delapan spesies biawak, dan delapan komodo. Ada jenis ular yang unik, misalnya dari Irian (Papua). Sebenarnya termasuk jenis kadal, tapi di Irian dikenal sebagai ular berkaki empat. Ular ini beracun. Lalu ada kobra putih. Juga ular kanibal, yang tentu makanannya juga ular.

Yang terbanyak memang phyton. Taman yang didirikan tahun 1996 ini mengoleksi lima jenis phyton (kembang, sawah, burung, darah, diamon, dan ambon) berdasarkan corak kulitnya.

Sedangkan buaya yang ada di sini berjumlah 320 ekor dari empat spesies: Crocodile siamensis (kalimantan), Crocodile novaguineae (irian), Crocodile porosus (kepulauan Indonesia), dan Timostoma schilegelii (sumatra dan kalimantan). Dari keempatnya, buaya kalimantan memiliki moncong yang khas. "Mulutnya lancip seperti sampit," kata Suriadi, salah seorang karyawan di situ. Sementara buaya irian bisa mencapai panjang 4 m dan umur sampai 30 tahun.

Atraksi bermain buaya sendiri dilakukan oleh kelompok debus, yang didatangkan dari Banten. Atraksi diselenggarakan pukul 10.30. Dengan catatan jika ada turis asingnya. Taman itu sendiri jam bukanya pukul 09.00 - 18.00.

Active Channel
© 1996 - 2000 Intisari Online
www.indomedia.com/intisari/


Counter by Pandawa


Jelang Milenia III

Click to add search to YOUR web site! sing tak go gawe hompej