|
|
Bulan Agustus 2000
|
|
Nonton Buaya Bule di Bali Ada banyak taman di Bali. Namun hanya sedikit yang bisa Anda nikmati. Salah satunya Taman Reptil.
Jika
Anda sedang menuju Bedugul dari Denpasar, selepas pabrik minuman ringan Coca
Cola, lihatlah ke arah kanan jalan. Ada papan nama di pinggir jalan,
Indonesia Jaya: Reptile and Crocodile Park. Mampirlah, dan Anda bisa melihat
makhluk prasejarah itu bercanda dengan manusia. Ada juga buaya bule dan
buaya buntung.
Tapi bukan itu saja yang ditawarkan Taman Reptil ini. Di sini Anda bisa
menyaksikan 15 macam ular, delapan spesies biawak, dan delapan komodo. Ada
jenis ular yang unik, misalnya dari Irian (Papua). Sebenarnya termasuk jenis
kadal, tapi di Irian dikenal sebagai ular berkaki empat. Ular ini beracun.
Lalu ada kobra putih. Juga ular kanibal, yang tentu makanannya juga ular.
Yang terbanyak memang phyton. Taman yang didirikan tahun 1996 ini mengoleksi
lima jenis phyton (kembang, sawah, burung, darah, diamon, dan ambon)
berdasarkan corak kulitnya.
Sedangkan buaya yang ada di sini berjumlah 320 ekor dari empat spesies: Crocodile
siamensis (kalimantan), Crocodile novaguineae (irian), Crocodile
porosus (kepulauan Indonesia), dan Timostoma schilegelii (sumatra
dan kalimantan). Dari keempatnya, buaya kalimantan memiliki moncong yang
khas. "Mulutnya lancip seperti sampit," kata Suriadi, salah
seorang karyawan di situ. Sementara buaya irian bisa mencapai panjang 4 m
dan umur sampai 30 tahun.
Atraksi bermain buaya sendiri dilakukan oleh kelompok debus, yang
didatangkan dari Banten. Atraksi diselenggarakan pukul 10.30. Dengan catatan
jika ada turis asingnya. Taman itu sendiri jam bukanya pukul 09.00 - 18.00. |
|||||
|
|
|||||