|
|
Bulan Agustus 2000
|
|
EFISIEN TANPA JADI BUDAK EFISIENSI Pernahkah Anda merenung-renung, berbagai hal yang kita kerjakan ternyata kurang persiapan dan asal-asalan? Padahal dengan menerapkan prinsip efisiensi pekerjaan bisa dilakukan dengan baik sekaligus menghemat tenaga, waktu, dan uang. Ketika baru saja pulang berbelanja, ibu Ani melihat
surat yang seharusnya diposkan ternyata masih tergeletak di atas meja.
"Astaga, lupa lagi! Seharusnya kemarin sudah kuposkan." Dengan
jengkel ia segera keluar, ke kantor pos.
Lupa bisa terjadi pada siapa pun. Tapi dalam dunia yang semakin
terburu-buru, pemborosan macam itu perlu dihindari. Itulah efisiensi.
Prinsip efisiensi memiliki banyak sekali sisi yang bisa dipraktikkan dalam
perilaku sehari-hari.
Misalnya, orang yang membuat perencanaan lebih dulu memiliki keuntungan
dibandingkan dengan mereka yang mengerjakan sesuatu secara terburu-buru.
Taruhlah, seorang ibu rumah tangga yang membikin rencana menu makanan
seminggu sekaligus tidak akan direcoki dengan pikiran soal masakan yang
harus dihidangkan setiap hari. Sementara daftar belanja mingguan atau
bulanan akan membuatnya lebih jarang ke pasar. Ini berarti hemat waktu,
tenaga, dan biaya.
Perencanaan juga dibutuhkan jika Anda akan melakukan suatu yang belum pernah
anda kerjakan, misalnya mengecat ruang tamu. Bila tidak punya pengalaman,
Anda bisa minta pendapat dari orang yang lebih tahu. Biarkan mereka
memperingatkan Anda terhadap kesalahan-kesalahan yang perlu dihindari.
Sebelum mulai, tanyalah diri Anda, apakah tersedia cukup waktu untuk
menyelesaikan apa yang sudah dimulai. Lengkapkah bahan dan peralatan yang
diperlukan. Juga tanyakan pada diri sendiri, apakah ada cukup dana untuk
melaksanakan proyek itu sampai selesai.
Kejadian tak terduga
Efisiensi juga dapat diterapkan pada saat pindah rumah. Misalnya memilah
barang pada dus atau peti lalu ditulis ke ruangan mana barang tersebut akan
ditempatkan: dapur, kamar tidur, ruang tamu, dsb. Dengan demikian Anda tidak
perlu memindah-mindahkan dus atau peti yang berat dari ruang yang satu ke
ruang lain bila sedang membongkarnya.
Anda dapat juga menggambar denah rumah baru itu dalam suatu skala, yang
memperlihatkan semua ruangan, termasuk letak pintu dan jendela. Kemudian
guntinglah gambar perabot-perabot Anda pada bentuk dengan skala yang sama.
Setelah itu, Anda tinggal mencocokkan di mana perabot-perabot itu akan
diletakkan pada denah. Cara ini jauh lebih mudah dan lebih cepat daripada
memindahkan perabot itu sendiri.
Efisiensi tidak hanya merencanakan, tetapi juga berpikir. Seorang sopir
misalnya, mungkin telah merencanakan rute yang akan ditempuh. Tapi apakah ia
telah berpikir lebih dahulu soal rute yang akan ditempuh? Apakah ia
membandingkan dengan saksama waktu, biaya, dan energi yang dibutuhkan pada
beberapa rute? Mungkin ada rute tertentu yang walaupun berjarak pendek,
namun lalu-lintasnya ramai dan aspalnya rusak. Dengan begitu tidak ekonomis
lantaran lebih banyak memakan waktu dan berbahaya. Jadi efisiensi bukan
hanya membuat perencanaan yang tepat, tetapi juga memperhitungkan
kemungkinan kejadian yang tak terduga.
Efisiensi juga berarti tidak menunda-nunda seperti dalam reparasi mobil atau
perbaikan rumah. Banyak waktu dan biaya yang dapat dihemat jika segera
mengambil tindakan pada saat kerusakannya masih kecil.
Kebiasaan menaruh barang di tempat yang patut juga merupakan efisiensi. Ini
akan membantu Anda untuk menemukan dengan cepat dan mudah. Juga akan
menghindarkan Anda dari kemungkinan yang memalukan karena telah menuduh
orang yang sama sekali tidak bersalah.
Masuk akal
Dalam administrasi kantor, maka kantor yang baik adalah yang surat-suratnya
diarsipkan dengan baik, di kertas maupun di komputer, sehingga dapat
ditemukan dengan cepat bila dibutuhkan.
Prinsip yang sama juga berlaku dalam mengorganisasi rumah dengan baik. Namun
bukan hanya meletakkan barang di tempat yang mudah dijangkau, tetapi
hendaknya diletakkan di tempat yang masuk akal. Meletakkan sesuatu di tempat
yang praktis akan sangat efisien. Barang yang sering dipakai lebih baik jika
tidak diletakkan di laci paling bawah atau di belakang lemari, tetapi
ditaruh di tempat yang gampang dicapai. Bagaimana jadinya jika alat-alat
pertukangan Anda tersembunyi di bawah peti-peti di loteng sana?
Sementara ungkapan waktu adalah uang menunjukkan pentingnya efisiensi waktu.
Gagasan bahwa waktu itu berharga tidak pernah keliru. Maka dalam
penerapannya, jangan membuang waktu untuk belajar jika Anda sedang sangat
lelah sehingga tidak dapat memusatkan pikiran. Carilah kesempatan ketika
Anda dapat menerima sebanyak mungkin pelajaran itu.
Cara lain mengefisiensi waktu adalah mengerjakan sesuatu sekaligus sampai
selesai. Daripada menggunakan beberapa sore hingga malam untuk mengecat
ruang tamu Anda, kerjakanlah itu pada satu akhir pekan ketika Anda dapat
bekerja satu atau dua hari berturutan.
Seorang ibu rumah tangga yang efisien dapat melakukan beberapa hal
bersamaan. Sambil menunggu matangnya masakan, ia akan mempersiapkan makanan
lainnya, atau bahkan menyeterika atau membersihkan rumah. Prinsipnya dapat
ditiru, efisiensi dapat juga berarti melakukan beberapa hal yang berbeda
sekaligus.
Cobalah mengkombinasikan tujuan yang kurang produktif dengan yang lebih
produktif. Misalnya ketika sedang menunggu di tempat praktik dokter atau di
mana pun, kegiatan pasif ini dapat menjadi aktif dengan membaca sesuatu yang
bermanfaat. Ini menghemat waktu dibandingkan dengan jika Anda menggunakan
waktu khusus untuk membacanya. Pikirkanlah tugas-tugas yang perlu Anda
lakukan, dan tentukanlah cara terbaik untuk dapat melaksanakannya. Bawalah
selalu buku catatan untuk mencatat gagasan apa saja yang tiba-tiba muncul.
Melakukan dua hal sekaligus memang efisien, tetapi tidak mudah dan tidak
selalu baik. Khususnya kita harus berhati-hati pada saat menggunakan mesin,
karena menuntut perhatian yang tidak terbagi-bagi. Mencoba memeriksa peta
jalan sambil mengemudikan kendaraan memang dapat menghemat waktu Anda,
tetapi dapat meminta korban yang jauh lebih berharga, yaitu kehidupan Anda
dan orang lain.
Karena efisiensi maka dapat sangat menghemat uang, tenaga, dan waktu, maka
tanyalah perubahan apa yang perlu Anda buat untuk menjadi lebih efisien.
Jangan takut mengubah cara Anda melakukan sesuatu. Tentu saja jika Anda
bekerja di bawah pengawasan seseorang, mungkin bijaksana untuk membahas
dengannya bila akan membuat perubahan besar dalam kebiasaan kerja.
Pengalaman sering memperlihatkan apa yang Anda pikir efisien ternyata justru
sebaliknya.
Hal lain yang sangat penting dalam efisiensi adalah keseimbangan. Jangan
menjadi orang yang serba sempurna, merasa jengkel tiap kali ada waktu atau
tenaga yang terbuang. Hal ini dapat merugikan kesehatan Anda dan pasti akan
mengurangi keriangan Anda dan orang-orang di sekitar Anda. Tidak ada gunanya
suatu tugas dilakukan dengen efisien jika tanpa ada kehangatan dalam
kehidupan.
Bila Anda bekerja bersama orang lain, ingatlah tidak semua orang dapat
memperkembangkan tingkat efisiensi yang sama. Untuk jangka panjang, seorang
pekerja yang penuh sukacita walaupun agak kurang efisien, akan lebih dapat
diandalkan daripada pekerja yang amat sangat efisien namun mengerjakan
tugasnya dengan terpaksa, tanpa keriangan, hanya seperti sebuah mesin.
Jadi efisiensi ada tempatnya. Janganlah menjadi budak efisiensi, tetapi
biarlah efisiensi menjadi budak Anda. |
|||||
|
|
|||||