|
|
Bulan Agustus 2000
|
|
MISTERI ION NEGATIF DI PIRAMID
Piramid di Mesir memang menyimpan banyak misteri. Kali ini tentang sampah
makanan yang ditinggalkan pengunjung dalam ruang raja tempat mumi disimpan.
Sampah itu tidak membusuk, hanya mengering. Bangkai binatang yang kebetulan
ada di dalam pun kering bagai mumi. Para peneliti yang bekerja dalam piramid
juga merasakan tubuhnya lebih sehat dan kuat, pegal-linu pun lenyap. Ada apa
di dalam piramid?
Ada tiga lingkungan yang bisa menyetop aktivitas bakteri. Pertama,
lingkungan dengan suhu yang ekstrem. Misalnya, suhu yang sangat rendah di
kutub atau ruang pendingin. Atau suhu yang sangat tinggi seperti di dalam
kawah gunung berapi. Kedua, di dalam ruang hampa macam di ruang angkasa.
Ketiga, dalam air yang mengandung banyak sulfur (S).
Akan tetapi, ketiga kondisi lingkungan itu tidak ada di dalam piramid Mesir.
Lalu, faktor apa gerangan yang dapat menghentikan aktivitas bakteri dalam
piramid, sehingga benda-benda itu tidak membusuk?
Menghentikan aktivitas bakteri
Selidik punya selidik, misteri itu akhirnya terkuak. Penyebabnya ialah ion
negatif yang banyak terdapat di dalam piramid, khususnya di ruang raja.
Kesimpulan bahwa ion negatif sebagai biang keladi segala kejadian dalam
piramid itu didukung oleh sejumlah penelitian. Sebuah lembaga riset
pertanian di Amerika misalnya, menggunakan ayam sebagai objek penelitian.
Ayam percobaan dibagi dua kelompok, masing-masing ditempatkan dalam ruang
yang mengandung bakteri. Ruang kelompok pertama dimasuki ion negatif,
sedangkan ruang kelompok kedua tidak diapa-apakan. Setelah beberapa waktu,
ayam di kelompok pertama tetap sehat, sedangkan ayam di kelompok kedua klepek-klepek
mati semua.
Apa sebenarnya ion negatif yang mempunyai efek begitu menakjubkan ini?
Ion adalah atom yang bermuatan negatif atau positif. Atom tersusun dari
netron yang bermuatan netral, proton yang bermuatan positif, dan elektron
yang bermuatan negatif. Netron dan proton terdapat pada bagian tengah yang
merupakan inti atom, sedangkan elektron berputar mengelilingi inti atom pada
tempat orbitnya (tingkat energi).
Jumlah muatan positif dan negatif pada atom adalah sebanding, sehingga atom
tidak memiliki muatan. Namun, karena sesuatu sebab, beberapa elektron dapat
meninggalkan atom (elektron ini disebut elektron bebas). Jika atom
kehilangan elektron bebas, ia berubah menjadi ion positif. Sebaliknya, akan
menjadi ion negatif jika ia menerima elektron bebas. Ion-ion ini tidak
stabil sehingga cenderung mencari gandengan untuk berikatan.
Nah, kecenderungan untuk berikatan inilah yang menjelaskan mengapa ayam pada
kelompok pertama tetap sehat, sedangkan kelompok kedua almarhum semua. Ion
negatif di kelompok pertama berikatan dengan bakteri di udara yang cenderung
bersifat positif. Ikatan yang dibentuk ini mengakibatkan matinya
bakteri-bakteri dalam udara sehingga ayam tetap sehat. Dengan arti lain, ion
negatif dapat membunuh dan menghentikan aktivitas bakteri.
Kekuatan magnet
Menurut seorang profesor dari Fakultas Kedokteran Universitas Tokyo,
berdasar teori efek Leonard, ion negatif banyak dihasilkan di tempat air
memancar dan bertabrakan seperti di sekitar air terjun (sekitar 10.000 -
14.000 buah/cm3), air mancur (sekitar 4.000 buah/cm3),
sungai (400 buah/cm3).
Pada tempat-tempat itu terjadi tabrakan antara molekul air (H2O)
dengan molekul air lainnya, yang mengakibatkan lepasnya elektron menjadi
elektron bebas. Elektron bebas ini akan berikatan dengan molekul di udara (O2
dan CO2) menjadi ion negatif.
Kembali ke kasus di piramid, ternyata kondisi ini pun tidak dapat dijumpai
dalam piramid yang selalu dalam kondisi kering dengan kelembapan tetap. Hal
penting yang ditemukan hanyalah besar kekuatan magnet di dalam ruang raja
empat kali lebih besar dibandingkan dengan yang di luar piramid. Sementara
besar kekuatan magnet di bagian tembok dua kali bagian tengah. Dengan kata
lain, kekuatan magnet di tembok piramid delapan kali kekuatan magnet di luar
piramid. Dari hasil penelitian, tembok di ruang raja tersusun dari batu
granit yang banyak mengandung magnet.
Magnet itulah kunci rahasianya. Berdasarkan teori gaya Lorentz,
didekatkannya kekuatan magnet pada elektron yang dialirkan dari elektrode
negatif ke elektrode positif akan mengakibatkan elektron berubah arah
menjauhi gaya magnet tersebut. Jadi, kekuatan magnet dapat membuat elektron
dalam atom atau molekul terlepas menjadi elektron bebas, yang kemudian
berpindah pada atom lain untuk menghasilkan ion negatif.
Nah, penelitian itu kemudian menyimpulkan bahwa kekuatan magnet pada batu di
ruang raja mengakibatkan lepasnya
elektron dari atom atau molekul di udara sekitar tembok. Elektron bebas itu
kemudian berikatan dengan atom lainnya untuk membentuk ion negatif. Ion
negatif inilah yang mengikat bakteri dan membunuhnya. Bakteri pun tak
berkutik untuk melakukan pembusukan, sehingga sampah dan bangkai hanya
mengering.
Mandi pancuran menyehatkan
Fenomena para peneliti yang masuk ke dalam piramid dan menjadi bugar juga
menimbulkan pertanyaan. Apakah masih ada kaitannya dengan ion negatif?
Penelitian yang dilakukan memang menunjukkan pembenaran akan hal itu.
Ion negatif di udara dapat masuk ke dalam tubuh manusia melalui pernapasan
dan pori-pori kulit. Ion ini masuk ke seluruh sel dalam tubuh dengan
menumpang arus aliran darah. Ion negatif dalam tubuh dapat menguraikan asam
laktat menjadi zat yang tidak berbahaya (air dan ion laktat) yang mudah
dibawa oleh aliran darah menuju tempat pembuangan (pada saat tubuh lelah dan
tegang, asam laktat dalam tubuh akan terkurung dalam sel yang
mengakibatkan timbulnya rasa pegal-pegal).
Selain itu ion negatif mempunyai kemampuan meningkatkan kerja limpa dalam
menghasilkan kekebalan tubuh. Otomatis tubuh mampu menghadapi berbagai virus
yang masuk. Influenza dan penyakit virus lainnya pun keder masuk ke
tubuh.
Karena tidak semua orang berkesempatan masuk ke piramid di Mesir, ada cara
lain untuk dapat merasakan khasiat ion negatif. Misalnya, dengan
berjalan-jalan di tempat yang banyak menghasilkan ion negatif (misalnya, di
sekitar air terjun, air mancur, sungai, hutan, atau taman-taman), mengatur
ventilasi udara yang baik untuk menukar udara kamar dengan udara baru yang
mengandung ion negatif, dan mandi dengan menggunakan shower (yang
mempunyai efek menghasilkan ion negatif). Untuk menunjang agar aliran ion
negatif dalam darah lancar kita perlu juga berolahraga.
Jadi, siapa bilang "hal-hal yang negatif" harus dijauhi? |
|||||
|
|
|||||