|
|
Bulan Agustus 2000
|
|
WAP
MENGGENGGAM DUNIA
WAP bekerja menggunakan program penjelajah mini microbrowser, semacam
program Internet Explorer atau Netscape Navigator pada komputer. Sebuah
terminal menggabungkan microbrowser handheld device markup language
(HDML) dan handheld device transport protocol (HDTP). Lalu
menghubungkan terminal dengan server lain dalam jaringan Internet.
WAP Gateway, sebagai gerbang penghubung Internet dan ponsel akan
meneruskan permintaan pengguna ponsel ke jaringan Internet dengan protokol
HTTP. Filter dalam server WAP menerjemahkan data dari format hypertext
markup language (HTML) menjadi wireless markup language (WML).
Informasi terakhir ini selanjutnya dikirim dari WAP Gateway ke
pelanggan ponsel.
Berbeda dengan Internet kabel yang berbasis HTML, WAP menggunakan basis WML.
Selama ini situs berbasis WML khusus ditujukan bagi pengguna ponsel WAP.
Dibandingkan dengan HTML untuk membuat situs Internet kabel, WML lebih
menekankan teks ketimbang grafis. Soalnya, WML didesain untuk ditransmisikan
melalui ponsel yang memiliki bandwidth amat kecil, paling baik hanya
9,6 kbps (kilobytes per second).
Untuk membangun sebuah sistem WAP setidaknya didukung oleh lima
infrastruktur: ponsel WAP, operator Global System for Mobile Communication
(GSM), Internet Service Provider, WAP gateway, dan content.
Ponsel berbasis WAP
Kehadiran teknologi WAP ditanggapi cepat banyak pihak, termasuk produsen
ponsel. Perusahaan ponsel dunia berlomba-lomba menciptakan produk
berfasilitas WAP (WAP enable). Semisal Nokia, Ericsson, Siemens, dan
Motorola. Layar ponsel WAP relatif lebih lebar.
Sebagai pelopor ponsel berbasis WAP, Nokia menghadirkan Nokia 7110. Ponsel
GSM ini terbilang pertama yang mengadopsi teknologi WAP. Data layanan di
situs Internet, seperti berita, laporan cuaca, harga saham, e-mail,
jadwal penerbangan, perbankan, dan perdagangan elektronik dapat diakses.
Berikutnya meluncurkan Nokia 6250, 6210, dan 9110i Communicator. Produk yang
disebut terakhir ini merupakan ponsel WAP yang bisa untuk kantor bergerak (mobile
office).
Tidak ketinggalan, Motorola menyusul lewat produk seri L708+ yang menawarkan
fasilitas akses informasi lewat jaringan Internet melalui service
provider dan operator jaringan. Belakangan Motorola menjagokan konsep
baru WEB W/O WIRES atau web without wires. Konsep ini didukung
dengan produk Motorola berbasis WAP, yakni Accompli A6188, Timeport P7689,
Timeport P1088, L708e, L-Series, V-Series v2288, dan Takabout T2288.
Motorola v8088 sebagai ponsel WAP terkecil dan teringan (79 g). Sedangkan
Motorola A6188 yang hampir selebar telapak tangan merupakan ponsel WAP
berlayar sentuh. Pengguna tidak perlu repot memencet tombol ponsel, cukup
menyentuh layar untuk mengeja pesan.
Di Indonesia, Motorola bekerja sama dengan operator seluler GSM
Excelcomindo, Telkomsel, dan Satelindo. Sehingga pelanggan bisa mengakses
SatuWAP, AstagaWAP, dan city info. Juga bisa mengakses mymotorola.com
yang berisi beberapa content terkemuka dunia, seperti Amazon,
informasi hiburan Digital Bridge, berita Reuters, saham Street.com,
informasi travel dari WorldSpan, cuaca dari Accuweather, dan olahraga dari
Sport.com.
Beberapa situs internet yang digandeng Motorola, antara lain
www.amazon.co.uk, www.accuweather.com, www.ajaxo.com, www.agentgo.com,
www.airflash.com, www.ents24.com, www.barpoint.com, www.digitalbridges.com,
www.newsalert.com, www.newswire.com, www.reuters.com, www.golfserv.com.
Semua alamat itu dapat diakses dengan ponsel Motorola berbasis WAP.
Belakangan Ericsson R320s mengklaim menyajikan layanan WAP content
terlengkap. Dengan modul modem dan sinar inframerah, serta kemampuan
menampilkan lima baris teks huruf Romawi atau tiga baris aksara Cina, produk
ini menawarkan tampilan layar LCD cukup besar. R320S juga dilengkapi built-in
WAP browser.
Sementara Siemens meluncurkan produk seri Siemens C35, S35, dan M35.
Perbedaan seri produk menunjukkan urutan kelas penggunanya, yakni social
centric, businessman, hingga pekerja lapangan.
Layanan situs Internet nirkabel memang menjanjikan. Hanya saja layanannya
belum sebaik layanan Internet kabel. Dengan tampilan situs berukuran mini
(selebar layar handphone) otomatis fitur yang muncul didominasi
ikon-ikon kecil. Di samping layar display kecil, memori dan CPU juga
kecil, serta input method terbatas.
Adakalanya mutu koneksi ponsel WAP di lapangan kurang baik. Faktor yang
mempengaruhinya antara lain, network busy (banyaknya pemakai ponsel
dalam radius tertentu), kualitas sinyal, interference (pengguna
bergerak, ada objek besar lewat, bangunan, dll), blank spot, dll.
Bisnis situs menjamur
Meski ponsel WAP masih terbatas dan tekno-WAP belum sempurna, perusahaan
internet mulai ramai berbisnis portal WAP. Sejumlah content provider
bermunculan dan menawarkan beragam pilihan situs (web-site) yang siap
diakses lewat ponsel WAP.
Singapura Telecommunication Ltd. agaknya memelopori peluncuran sarana
penjelajah dunia maya Internet melalui telepon seluler WAP (WAP-phone).
Seperti dikutip The Straits Times (11 Januari 2000), layanan WAP dari
SingTel Mobile menyuguhkan berita dan informasi dari content provider
Yahoo! dan BBC. Juga informasi keuangan (stock and currency),
informasi umum (jadwal penerbangan, ramalan cuaca), dan informasi hiburan
(bioskop, olahraga, musik, dan astrologi).
PT Kopitime Dot Com, perusahaan yang semula berbasis biro iklan, ikutan
terjun ke bisnis jasa WAP dengan alamat situs www.kopitime.com. Kopitime
menggandeng produsen Nokia dan Ericsson. Bekerja sama dengan Global Trade
Point Network dari AS, Kopitime siap meluncurkan situs www.Kopibiz.com.
Di Indonesia, Satunet mengawali solusi situs berbasis WAP dengan
alamat www.satuwap.com/index.wml. Fitur informasinya meliputi berita bisnis,
ekonomi, olahraga, dan keuangan. Juga acara televisi atau film bioskop,
musik, horoskop, hotel, restoran, kafe, kode pos, rumah sakit, apotek.
PT Ponseldirek Indotama sebagai anak perusahan Trikomsel berfokus pada B2C (business
to customer) lewat www.WAPoke.com. WAPOke.com menghadirkan 30 fitur dari
sekitar 70 fitur yang disiapkan. Fitur layanan WAPOke meliputi INFO Oke,
HIBURAN Oke, BERITA Oke, WARTA PONSEL Oke, PONSEL CLUB Oke, dan BUKU Oke.
Ada E-mail Oke, SMS Oke, KAMUS Oke, PETA Oke, LALU LINTAS Oke, KOMERSIAL
Oke, YELLOW PAGES Oke, dan HUMOR Oke. Dengan iming-iming gratis selama
jangka waktu tertentu, WAPOke membidik pasar kawula muda.
INFO Oke menyediakan data berbagai alamat fasilitas penting di Jakarta.
Hotel, SPBU, rumah sakit, apotek, jadwal kereta api/penerbangan/kapal laut.
Juga informasi cuaca, harga ponsel dan mobil, serta horoskop. Menu HIBURAN
Oke berisi acara bioskop, teater, alamat restoran, musik, dan gosip
selebriti. Juga berita politik, bisnis, dan ekonomi (harga saham, nilai kurs
mata uang asing). Fitur BUKU Oke menyajikan daftar buku baru berikut
referensi singkatnya. Sementara itu, WARTAPONSEL Oke menghadirkan data
terkini ponsel, aksesori, serta informasi operator ponsel dan
perkembangannya. Data bisa diakses langsung lewat www.wartaponsel.com.
Untuk mengakses WAPOke.com, diperlukan ponsel GSM WAP. Untuk mengaktifkan
fitur data SimCard GSM, pengguna menghubungi GSM operator, lalu melakukan
registrasi ke WAPOke.com dengan mengirim formulir pendaftaran untuk
mendapatkan user name dan password.
Memasuki era WAP, PT InTouch sebagai perusahaan pelayanan transmisi data
nirkabel meluncurkan portal WAP WAPIntouch, pada April 2000.
Layanannya antara lain eNote yang merupakan layanan short-message-service
(SMS) untuk berkomunikasi lewat e-mail, faksimili dan pager,
serta iQuote yang merupakan informasi finansial yang bisa diakses
melalui ponsel.
Layanan WAPIntouch didukung oleh tiga operator GSM (Satelindo,
Telkomsel, dan GSM-XL), yang melayani aplikasi WAP gratis kepada pelanggan. WAPIntouch
juga didukung tiga Internet Service Provider, yakni Indonet, Centrin,
dan Radnet. Mereka menawarkan satu bulan akses gratis bagi pemilik ponsel
WAP yang belum memiliki akses Internet dari ketiga ISP ini.
Untuk menyajikan menu, WAPIntouch menggandeng lima content
provider. Di antaranya, kelompok Bioskop 21 menyediakan jadwal pemutaran
film di Bioskop 21. User juga dapat menggunakan fasilitas search
untuk mencari lokasi pemutaran film yang diinginkan. Tabloid Bola
menyediakan hasil pertandingan bola terbaru di seluruh dunia. Bridge
memberikan informasi data finansial. Elexmedia memberikan fasilitas
kamus online dalam bahasa Inggris, Jepang, dan Belanda. Yellow
Pages memberikan data lengkap dari buku petunjuk telepon di Indonesia
lengkap dengan fasilitas search.
Tak ketinggalan, Astaga!com membuat Astaga!WAP. Menu Astaga!WAP antara lain
Astaga!Ku, Berita, Ekonomi & Bisnis, Hiburan, Travel, Antara Kita.
Astaga!Ku berupa layanan pribadi seperti e-mail, fasilitas Cari,
Astrologi, dan Shio. Menu Berita meliputi Berita Aktual, Bisnis, Kriminal,
Olahraga, Cuaca, Teknologi, dan Sehat. Tentang ekonomi dan bisnis meliputi
seputar Bursa Efek Jakarta. Dalam menu ini bisa didapat informasi saham,
bursa dunia, dan kurs. Menu Hiburan meliputi dunia hiburan (film bioskop,
gosip, santap, dan wisata).
Operator seluler berlomba
Operator GSM (Excelcomindo, Satelindo, dan Telkomsel) siap mengadopsi
teknologi WAP. Excelcomindo, sejak Mei 2000 meluncurkan layanan gratis bagi
pelanggannya, baik prabayar maupun pascabayar, yang ingin mencoba WAP. April
2000, Satelindo sempat melakukan uji coba terbatas akses WAP.
Untuk penyediaan WAP content, operator seluler harus bekerja sama
dengan penyedia content, seperti Satuwap.com atau Astaga!WAP. PT
Excelcomindo Pratama menggandeng PT Siemens Indonesia dan content
provider Satuwap.com. Maklum saat ini operator seluler hanya sebagai
pintu masuk (gateway) menuju content provider.
Excelcomindo menyediakan fasilitas mengirim dan menerima e-mail,
fasilitas organizer, serta kemampuan mengakses situs WAP di Internet
dengan semacam fasilitas surf dan search dari ponsel. Ponsel
WAP bisa untuk membaca e-mail. Tapi karena keterbatasan memori, e-mail
tidak bisa disimpan.
Untuk saat ini layanan Internet nirkabel masih terbatas pada informasi umum.
Namun, tidak menutup kemungkinan operator akan mengembangkan layanan m-commerce
(mobile commerce) sehingga user bisa melakukan berbagai transaksi
lewat ponsel. Misal, memesan tiket pesawat, melakukan transaksi bank,
memesan kamar hotel, dll. Maraknya layanan Internet banking bank
swasta nasional pun bisa membuka peluang berbisnis lewat Internet WAP dengan
aplikasi mobile banking.
Kerja sama Ericsson dan GSmart.com memungkinkan pengguna Ericsson R320
mengakses situs www.GSmart.com. Ada informasi berita, indeks harga saham,
mata uang asing, jawal kereta dan penerbangan, cuaca, e-mail,
horoskop, acara TV dan film bioskop, serta agenda seni nasional. GSmart.com
juga menawarkan fasilitas pembelian tiket film sekaligus pizza, misalnya.
Juga ada fasilitas permainan, chatting lewat WAP message board,
dan berbagai jokes dalam bahasa Indonesia dan Inggris. Juga fasilitas
membaca e-mail yang dikirim ke Internet lewat WAP.
Situs porno WAP dan virus
Situs yang bisa diakses lewat ponsel WAP akan bertambah lagi. Ada 12 situs
porno diuji coba di CellMania.com, situs yang membandingkan ponsel, calling
plans, dan wireless solutions. Sebagian besar dari 12 situs itu
berbasis di Jerman.
Situs yang masih dalam proses pembuatan ini kabarnya terdiri atas kolom sex
advice, fantasi seksual, dan gambar-gambar porno. Meski kualitas
gambarnya masih minim, kemudahaan akses situs porno ini sempat menjadi bahan
kritik (Wired News, 4/7/2000).
Kemudahan akses situs porno lewat ponsel WAP dinilai akan mempersulit peran
orang tua dalam melindungi anak dari pengaruh pornografi. Namun, menurut
ahli industri WAP, pornografi di ponsel WAP tak akan meledak karena
keterbatasan teknis media ponsel. Browser ponsel hanya mampu
menampilkan teks dan gambar diam hitam-putih buram sebesar kuku jempol.
Perancang situs porno Internet Oh My WAP! malah meramalkan,
pornografi WAP akan mencapai puncak sukses dalam 10 tahun mendatang. "Wireless
porn kemungkinan akan sama populernya, bahkan lebih, daripada wired
porn. Tapi tidak dalam waktu dekat ini," katanya.
Tapi, banyak pihak tetap pesimis mengenai kepopuleran wireless porn.
"Saya rasa akan sulit mengakses situs porno lewat ponsel karena
layarnya kecil. Pengakses harus berimajinasi untuk menikmatinya," kata
Michael Shirer, juru bicara Forrester Research.
Belum lagi teknologi WAP menyebar, muncul peringatan bagi pemilik ponsel
WAP. Ada virus asal Spanyol, Timofonica, siap mengintai handheld devices,
termasuk ponsel WAP, peranti genggam lain, seperti komputer handheld,
dan pager (Associated Press, 7/6/2000).
Menurut F-Secure, perusahaan antivirus di Finlandia, virus Timofonica
menyebar dalam bentuk e-mail attachment. Ketika penerima membuka e-mail
yang terinfeksi, otomatis virus yang menyertai akan terkirim dalam bentuk e-mail
ke alamat di address book user. Meski virus tak merusak handheld,
user akan menerima pesan sampah atau olok-olok. Lagi pula pengiriman
sejumlah e-mail serentak gara-gara virus dapat menyumbat jaringan.
Nah, siapkah kita mengadopsi inovasi teknologi telekomunikasi canggih ini? (A.
Hery Suyono) |
|||||
|
© 1996 - 2000 Intisari Online |
|||||