globetiny.gif (852 bytes)N THE NET

Bulan Agustus 2000

Nantikan Gebyar Sayembara Intisari Juli - Oktober 2000

Bulan Ini

Bulan Lalu

Buku Tamu

Mailing List

Di balik kisah

Info iklan

Email

WAP MENGGENGGAM DUNIA

Dunia semakin "mengecil", apalagi sejak muncul teknologi Wireless Application Protocol (WAP). Hanya dengan sarana ponsel WAP, kita bisa berinteraksi lintas batas, situs Internet bisa diakses, layaknya Internet kabel (komputer). Pemakai ponsel WAP bisa melakukan transaksi perbankan, mengirim atau menerima e-mail serta faksimili, mengecek jadwal penerbangan atau KA, memesan tiket pesawat atau booking kamar hotel, dll.

Teknologi WAP merupakan protokol standar Internet yang dikembangkan dari protokol data tanpa kabel (wireless). Dengan menggunakan ponsel berbasis WAP, kapan pun dan di mana pun kita bisa leluasa menjelajahi dunia maya Internet. WAP memungkinkan data berbasis teks bisa dikirim lewat jaringan Internet ke ponsel WAP.

WAP bekerja menggunakan program penjelajah mini microbrowser, semacam program Internet Explorer atau Netscape Navigator pada komputer. Sebuah terminal menggabungkan microbrowser handheld device markup language (HDML) dan handheld device transport protocol (HDTP). Lalu menghubungkan terminal dengan server lain dalam jaringan Internet. WAP Gateway, sebagai gerbang penghubung Internet dan ponsel akan meneruskan permintaan pengguna ponsel ke jaringan Internet dengan protokol HTTP. Filter dalam server WAP menerjemahkan data dari format hypertext markup language (HTML) menjadi wireless markup language (WML). Informasi terakhir ini selanjutnya dikirim dari WAP Gateway ke pelanggan ponsel.

Berbeda dengan Internet kabel yang berbasis HTML, WAP menggunakan basis WML. Selama ini situs berbasis WML khusus ditujukan bagi pengguna ponsel WAP. Dibandingkan dengan HTML untuk membuat situs Internet kabel, WML lebih menekankan teks ketimbang grafis. Soalnya, WML didesain untuk ditransmisikan melalui ponsel yang memiliki bandwidth amat kecil, paling baik hanya 9,6 kbps (kilobytes per second).

Untuk membangun sebuah sistem WAP setidaknya didukung oleh lima infrastruktur: ponsel WAP, operator Global System for Mobile Communication (GSM), Internet Service Provider, WAP gateway, dan content.

Ponsel berbasis WAP

Kehadiran teknologi WAP ditanggapi cepat banyak pihak, termasuk produsen ponsel. Perusahaan ponsel dunia berlomba-lomba menciptakan produk berfasilitas WAP (WAP enable). Semisal Nokia, Ericsson, Siemens, dan Motorola. Layar ponsel WAP relatif lebih lebar.

Sebagai pelopor ponsel berbasis WAP, Nokia menghadirkan Nokia 7110. Ponsel GSM ini terbilang pertama yang mengadopsi teknologi WAP. Data layanan di situs Internet, seperti berita, laporan cuaca, harga saham, e-mail, jadwal penerbangan, perbankan, dan perdagangan elektronik dapat diakses. Berikutnya meluncurkan Nokia 6250, 6210, dan 9110i Communicator. Produk yang disebut terakhir ini merupakan ponsel WAP yang bisa untuk kantor bergerak (mobile office).

Tidak ketinggalan, Motorola menyusul lewat produk seri L708+ yang menawarkan fasilitas akses informasi lewat jaringan Internet melalui service provider dan operator jaringan. Belakangan Motorola menjagokan konsep baru WEB W/O WIRES atau web without wires. Konsep ini didukung dengan produk Motorola berbasis WAP, yakni Accompli A6188, Timeport P7689, Timeport P1088, L708e, L-Series, V-Series v2288, dan Takabout T2288. Motorola v8088 sebagai ponsel WAP terkecil dan teringan (79 g). Sedangkan Motorola A6188 yang hampir selebar telapak tangan merupakan ponsel WAP berlayar sentuh. Pengguna tidak perlu repot memencet tombol ponsel, cukup menyentuh layar untuk mengeja pesan.

Di Indonesia, Motorola bekerja sama dengan operator seluler GSM Excelcomindo, Telkomsel, dan Satelindo. Sehingga pelanggan bisa mengakses SatuWAP, AstagaWAP, dan city info. Juga bisa mengakses mymotorola.com yang berisi beberapa content terkemuka dunia, seperti Amazon, informasi hiburan Digital Bridge, berita Reuters, saham Street.com, informasi travel dari WorldSpan, cuaca dari Accuweather, dan olahraga dari Sport.com.

Beberapa situs internet yang digandeng Motorola, antara lain www.amazon.co.uk, www.accuweather.com, www.ajaxo.com, www.agentgo.com, www.airflash.com, www.ents24.com, www.barpoint.com, www.digitalbridges.com, www.newsalert.com, www.newswire.com, www.reuters.com, www.golfserv.com. Semua alamat itu dapat diakses dengan ponsel Motorola berbasis WAP.

Belakangan Ericsson R320s mengklaim menyajikan layanan WAP content terlengkap. Dengan modul modem dan sinar inframerah, serta kemampuan menampilkan lima baris teks huruf Romawi atau tiga baris aksara Cina, produk ini menawarkan tampilan layar LCD cukup besar. R320S juga dilengkapi built-in WAP browser.

Sementara Siemens meluncurkan produk seri Siemens C35, S35, dan M35. Perbedaan seri produk menunjukkan urutan kelas penggunanya, yakni social centric, businessman, hingga pekerja lapangan.

Layanan situs Internet nirkabel memang menjanjikan. Hanya saja layanannya belum sebaik layanan Internet kabel. Dengan tampilan situs berukuran mini (selebar layar handphone) otomatis fitur yang muncul didominasi ikon-ikon kecil. Di samping layar display kecil, memori dan CPU juga kecil, serta input method terbatas.

Adakalanya mutu koneksi ponsel WAP di lapangan kurang baik. Faktor yang mempengaruhinya antara lain, network busy (banyaknya pemakai ponsel dalam radius tertentu), kualitas sinyal, interference (pengguna bergerak, ada objek besar lewat, bangunan, dll), blank spot, dll.

Bisnis situs menjamur

Meski ponsel WAP masih terbatas dan tekno-WAP belum sempurna, perusahaan internet mulai ramai berbisnis portal WAP. Sejumlah content provider bermunculan dan menawarkan beragam pilihan situs (web-site) yang siap diakses lewat ponsel WAP.

Singapura Telecommunication Ltd. agaknya memelopori peluncuran sarana penjelajah dunia maya Internet melalui telepon seluler WAP (WAP-phone). Seperti dikutip The Straits Times (11 Januari 2000), layanan WAP dari SingTel Mobile menyuguhkan berita dan informasi dari content provider Yahoo! dan BBC. Juga informasi keuangan (stock and currency), informasi umum (jadwal penerbangan, ramalan cuaca), dan informasi hiburan (bioskop, olahraga, musik, dan astrologi).

PT Kopitime Dot Com, perusahaan yang semula berbasis biro iklan, ikutan terjun ke bisnis jasa WAP dengan alamat situs www.kopitime.com. Kopitime menggandeng produsen Nokia dan Ericsson. Bekerja sama dengan Global Trade Point Network dari AS, Kopitime siap meluncurkan situs www.Kopibiz.com.

Di Indonesia, Satunet mengawali solusi situs berbasis WAP dengan alamat www.satuwap.com/index.wml. Fitur informasinya meliputi berita bisnis, ekonomi, olahraga, dan keuangan. Juga acara televisi atau film bioskop, musik, horoskop, hotel, restoran, kafe, kode pos, rumah sakit, apotek.

PT Ponseldirek Indotama sebagai anak perusahan Trikomsel berfokus pada B2C (business to customer) lewat www.WAPoke.com. WAPOke.com menghadirkan 30 fitur dari sekitar 70 fitur yang disiapkan. Fitur layanan WAPOke meliputi INFO Oke, HIBURAN Oke, BERITA Oke, WARTA PONSEL Oke, PONSEL CLUB Oke, dan BUKU Oke. Ada E-mail Oke, SMS Oke, KAMUS Oke, PETA Oke, LALU LINTAS Oke, KOMERSIAL Oke, YELLOW PAGES Oke, dan HUMOR Oke. Dengan iming-iming gratis selama jangka waktu tertentu, WAPOke membidik pasar kawula muda.

INFO Oke menyediakan data berbagai alamat fasilitas penting di Jakarta. Hotel, SPBU, rumah sakit, apotek, jadwal kereta api/penerbangan/kapal laut. Juga informasi cuaca, harga ponsel dan mobil, serta horoskop. Menu HIBURAN Oke berisi acara bioskop, teater, alamat restoran, musik, dan gosip selebriti. Juga berita politik, bisnis, dan ekonomi (harga saham, nilai kurs mata uang asing). Fitur BUKU Oke menyajikan daftar buku baru berikut referensi singkatnya. Sementara itu, WARTAPONSEL Oke menghadirkan data terkini ponsel, aksesori, serta informasi operator ponsel dan perkembangannya. Data bisa diakses langsung lewat www.wartaponsel.com.

Untuk mengakses WAPOke.com, diperlukan ponsel GSM WAP. Untuk mengaktifkan fitur data SimCard GSM, pengguna menghubungi GSM operator, lalu melakukan registrasi ke WAPOke.com dengan mengirim formulir pendaftaran untuk mendapatkan user name dan password.

Memasuki era WAP, PT InTouch sebagai perusahaan pelayanan transmisi data nirkabel meluncurkan portal WAP WAPIntouch, pada April 2000. Layanannya antara lain eNote yang merupakan layanan short-message-service (SMS) untuk berkomunikasi lewat e-mail, faksimili dan pager, serta iQuote yang merupakan informasi finansial yang bisa diakses melalui ponsel.

Layanan WAPIntouch didukung oleh tiga operator GSM (Satelindo, Telkomsel, dan GSM-XL), yang melayani aplikasi WAP gratis kepada pelanggan. WAPIntouch juga didukung tiga Internet Service Provider, yakni Indonet, Centrin, dan Radnet. Mereka menawarkan satu bulan akses gratis bagi pemilik ponsel WAP yang belum memiliki akses Internet dari ketiga ISP ini.

Untuk menyajikan menu, WAPIntouch menggandeng lima content provider. Di antaranya, kelompok Bioskop 21 menyediakan jadwal pemutaran film di Bioskop 21. User juga dapat menggunakan fasilitas search untuk mencari lokasi pemutaran film yang diinginkan. Tabloid Bola menyediakan hasil pertandingan bola terbaru di seluruh dunia. Bridge memberikan informasi data finansial. Elexmedia memberikan fasilitas kamus online dalam bahasa Inggris, Jepang, dan Belanda. Yellow Pages memberikan data lengkap dari buku petunjuk telepon di Indonesia lengkap dengan fasilitas search.

Tak ketinggalan, Astaga!com membuat Astaga!WAP. Menu Astaga!WAP antara lain Astaga!Ku, Berita, Ekonomi & Bisnis, Hiburan, Travel, Antara Kita. Astaga!Ku berupa layanan pribadi seperti e-mail, fasilitas Cari, Astrologi, dan Shio. Menu Berita meliputi Berita Aktual, Bisnis, Kriminal, Olahraga, Cuaca, Teknologi, dan Sehat. Tentang ekonomi dan bisnis meliputi seputar Bursa Efek Jakarta. Dalam menu ini bisa didapat informasi saham, bursa dunia, dan kurs. Menu Hiburan meliputi dunia hiburan (film bioskop, gosip, santap, dan wisata).

Operator seluler berlomba

Operator GSM (Excelcomindo, Satelindo, dan Telkomsel) siap mengadopsi teknologi WAP. Excelcomindo, sejak Mei 2000 meluncurkan layanan gratis bagi pelanggannya, baik prabayar maupun pascabayar, yang ingin mencoba WAP. April 2000, Satelindo sempat melakukan uji coba terbatas akses WAP.

Untuk penyediaan WAP content, operator seluler harus bekerja sama dengan penyedia content, seperti Satuwap.com atau Astaga!WAP. PT Excelcomindo Pratama menggandeng PT Siemens Indonesia dan content provider Satuwap.com. Maklum saat ini operator seluler hanya sebagai pintu masuk (gateway) menuju content provider.

Excelcomindo menyediakan fasilitas mengirim dan menerima e-mail, fasilitas organizer, serta kemampuan mengakses situs WAP di Internet dengan semacam fasilitas surf dan search dari ponsel. Ponsel WAP bisa untuk membaca e-mail. Tapi karena keterbatasan memori, e-mail tidak bisa disimpan.

Untuk saat ini layanan Internet nirkabel masih terbatas pada informasi umum. Namun, tidak menutup kemungkinan operator akan mengembangkan layanan m-commerce (mobile commerce) sehingga user bisa melakukan berbagai transaksi lewat ponsel. Misal, memesan tiket pesawat, melakukan transaksi bank, memesan kamar hotel, dll. Maraknya layanan Internet banking bank swasta nasional pun bisa membuka peluang berbisnis lewat Internet WAP dengan aplikasi mobile banking.

Kerja sama Ericsson dan GSmart.com memungkinkan pengguna Ericsson R320 mengakses situs www.GSmart.com. Ada informasi berita, indeks harga saham, mata uang asing, jawal kereta dan penerbangan, cuaca, e-mail, horoskop, acara TV dan film bioskop, serta agenda seni nasional. GSmart.com juga menawarkan fasilitas pembelian tiket film sekaligus pizza, misalnya. Juga ada fasilitas permainan, chatting lewat WAP message board, dan berbagai jokes dalam bahasa Indonesia dan Inggris. Juga fasilitas membaca e-mail yang dikirim ke Internet lewat WAP.

Situs porno WAP dan virus

Situs yang bisa diakses lewat ponsel WAP akan bertambah lagi. Ada 12 situs porno diuji coba di CellMania.com, situs yang membandingkan ponsel, calling plans, dan wireless solutions. Sebagian besar dari 12 situs itu berbasis di Jerman.

Situs yang masih dalam proses pembuatan ini kabarnya terdiri atas kolom sex advice, fantasi seksual, dan gambar-gambar porno. Meski kualitas gambarnya masih minim, kemudahaan akses situs porno ini sempat menjadi bahan kritik (Wired News, 4/7/2000).

Kemudahan akses situs porno lewat ponsel WAP dinilai akan mempersulit peran orang tua dalam melindungi anak dari pengaruh pornografi. Namun, menurut ahli industri WAP, pornografi di ponsel WAP tak akan meledak karena keterbatasan teknis media ponsel. Browser ponsel hanya mampu menampilkan teks dan gambar diam hitam-putih buram sebesar kuku jempol.

Perancang situs porno Internet Oh My WAP! malah meramalkan, pornografi WAP akan mencapai puncak sukses dalam 10 tahun mendatang. "Wireless porn kemungkinan akan sama populernya, bahkan lebih, daripada wired porn. Tapi tidak dalam waktu dekat ini," katanya.

Tapi, banyak pihak tetap pesimis mengenai kepopuleran wireless porn. "Saya rasa akan sulit mengakses situs porno lewat ponsel karena layarnya kecil. Pengakses harus berimajinasi untuk menikmatinya," kata Michael Shirer, juru bicara Forrester Research.

Belum lagi teknologi WAP menyebar, muncul peringatan bagi pemilik ponsel WAP. Ada virus asal Spanyol, Timofonica, siap mengintai handheld devices, termasuk ponsel WAP, peranti genggam lain, seperti komputer handheld, dan pager (Associated Press, 7/6/2000).

Menurut F-Secure, perusahaan antivirus di Finlandia, virus Timofonica menyebar dalam bentuk e-mail attachment. Ketika penerima membuka e-mail yang terinfeksi, otomatis virus yang menyertai akan terkirim dalam bentuk e-mail ke alamat di address book user. Meski virus tak merusak handheld, user akan menerima pesan sampah atau olok-olok. Lagi pula pengiriman sejumlah e-mail serentak gara-gara virus dapat menyumbat jaringan.

Nah, siapkah kita mengadopsi inovasi teknologi telekomunikasi canggih ini? (A. Hery Suyono)

Active Channel

© 1996 - 2000 Intisari Online

www.indomedia.com/intisari/

Counter by Pandawa


Jelang Milenia III

Click to add search to YOUR web site! sing tak go gawe hompej