globetiny.gif (852 bytes)N THE NET

Bulan Desember 2000

Selamat Hari Natal 2000, Selamat Hari Idul Fitri 1421 H dan Selamat Tahun Baru 2001

Bulan Ini

Bulan Lalu

Buku Tamu

Mailing List

Di balik kisah

Info iklan

Email

BERSELANCAR TANPA KE LAUT

Ingin berselancar tapi takut laut? Atau ingin terbang tapi takut ketinggian? Airboard solusinya.

Sosok dan kinerjanya telah muncul pada upacara pembukaan Olimpiade Sydney 2000. Sayangnya, hanya beberapa saat sehingga tidak banyak yang sempat mengabadikan wahana itu. Bentuknya sederhana, namun bisa memberikan sensasi kegembiraan yang luar biasa.

Idenya sendiri sudah cukup lama. "Saya terinspirasi setelah menonton film Back to the Future beberapa tahun lalu. Di dalam film itu Michael J. Fox mengendarai hovercraft. Saya jadi ingin membuat sesuatu yang mirip dengan itu sehingga orang bisa gembira dengan mengendarainya," kata Kevin Inkster, penemu airboard.

Jangan khawatir terbalik

Airboard memang berprinsip kerja seperti hovercraft yang memanfaatkan bantalan udara untuk mengapung beberapa senti di udara. Bantalan itu dihasilkan dari mesin yang memang didesain untuk itu dan kipas yang terletak di bawah kerangka airboard. Selain memberikan bantalan udara buat airboard untuk meluncur, kipas juga mengeluarkan arus udara cepat yang menyembur dari belakang wahana untuk memberi daya dorong ke depan - sama seperti hovercraft.

Untuk memperoleh akselerasi yang lebih baik, airboard juga dilengkapi dengan gesekan unik dari roda kemudi yang ada di bagian belakang. Ketika pengemudi ingin melakukan akselerasi ke depan, perpindahan berat digunakan agar gaya gesek tadi bersentuhan dengan tanah. Dengan memasukkan kopling persneling gesekan (friction drive) airboard dapat bergerak maju tanpa kehilangan gaya melayang di atas tanah.

Kontrol "papan selancar udara" itu dilakukan dengan pergerakan bobot pengemudi, sama seperti pada papan selancar lain, misalnya surf board, skate board, dan snow board. Dalam pengoperasiannya airboard dapat distart, distop, dan dikemudikan secara terkontrol sehingga pengemudi bisa melakukan akrobatik, manuver-manuver tipuan, dan balapan pada jalur yang telah ditentukan melawan yang lainnya. Dengan keunikan ini, ia merupakan kendaraan pertama yang memanfaatkan kelebihan hovercraft tanpa kehilangan akselerasi dan pengendalian.

Pengendalian dilakukan melalui batang kemudi yang terdiri atas dua tuas: satu untuk kecepatan mesin atau kipas dan satunya lagi untuk kopeling persneling gesekan. Selain kedua tuas tadi, pengendalian bisa dibantu dengan pergerakan bobot tubuh. Gerakan yang dihasilkannya adalah ke kiri dan ke kanan. Dengan bermacam-macam sudut pergerakan berat tubuh pengemudi, airboard dapat dikemudikan dalam berbagai cara. Belokan tajam atau belokan melandai, berputar 360o secara cepat, dan meluncur berputar bisa dilibas dengan mudah. Tentu ini tergantung jam terbang si pengendara.

Karena digunakan di ruang terbuka, faktor angin menjadi penghambat bagi laju airboard. Jenis permukaan juga memiliki faktor penghambat, misal rumput dibandingkan dengan aspal. Jika tidak ada gangguan angin, ia bisa dipacu di atas permukaan rata dengan kecepatan sekitar 25 km/jam. Jika ada angin dari depan, tentu kecepatan jadi berkurang. Begitu pun sebaliknya. Sangat tidak mungkin menggenjot airboard lebih kencang dari 30 km/jam, setara dengan skuter listrik.

Meskipun larinya dalam batas yang aman, peralatan pelindung pribadi (Personal Protective Equipment, PPE) mesti dikenakan. PPE ini berupa helm, sepatu sesuai standar keamanan, baju lengan panjang, dan kaca mata pelindung.

Pusat gravitasi airboard begitu rendah sehingga tak perlu khawatir akan terbalik. Tambahan lagi, tongkat kemudi bisa dijadikan pegangan.

Tidak bisa di air

Untuk menggerakkan mesin, airboard menggunakan bensin standar (angka oktan 85). Tangki yang tersedia mampu menampung 5 l bahan bakar. Dengan bahan bakar sebanyak itu "papan selancar udara" ini bisa digeber selama satu jam dalam kondisi normal.

Tak ada batasan dan keterampilan khusus untuk mengendarainya. Disarankan hanya untuk satu penumpang karena airboard akan lebih sulit dikendalikan jika penumpangnya lebih dari satu. Tambahan penumpang juga bisa berakibat berpindahnya titik berat.

Untuk balapan atau gaya bebas memang harus punya jam terbang. Soal umur, dipersyaratkan di atas 14 tahun. Seumur itu, bobot mereka sudah cukup berat untuk dijadikan kemudi. Mereka juga sudah memiliki kemampuan untuk mengendalikan mesin dan mengerti tentang mesin. Yang penting diperhatikan adalah soal tinggi. Minimal tinggi pengemudi 1,3 m dengan alasan mereka bisa leluasa memegang dan menggunakan batang kemudi.

Soal lain yang penting adalah permukaan. Tempat yang baik bagi kendaraan ini adalah permukaan tanah yang bebas material seperti pasir, batu, ranting, daun, sampah, dll. Juga bebas dari rintangan yang bisa ditabrak, seperti pohon atau dinding. Bisa tanah berumput, permukaan yang dibeton, diaspal, atau material padat yang dipak seperti salt pans. Lokasinya bisa areal bekas parkir yang sudah digunakan lagi, ruang berumput terbuka, atau padang golf yang sudah tak dipakai.

Permukaan itu juga harus bisa mendukung airboard dan penumpangnya saat kondisi tidak beroperasi. Dengan begitu, meski ada kata air di depannya, airboard tidak bisa dipakai di air atau permukaan yang tidak bisa mendukung pengemudi dan mesin saat berhenti. Penonton pun kudu berdiri pada jarak yang aman dari airboard. Disarankan memakai kacamata untuk melindungi mata jika ada debu atau material yang terlempar akibat hembusan bantalan udara airboard.

Tak perlu lisensi

Meski tidak bisa dipakai untuk kebut-kebutan, airboard tetap mengasyikkan. Sekali menguasai pengendalian dasar, berbagai manuver menantang siap menunggu Anda. Misalnya, berputar 360o, berhenti meluncur sambil berbalik, gerakan zig-zag, atau melewati rintangan. Hanya saja, maksimum tinggi rintangannya hanya 4 cm.

Namun, harus hati-hati karena kendaraan ini tidak dilengkapi dengan sistem pengereman. Untuk tindakan keamanan, di kemudi disediakan tombol pemati mesin (kill switch). Jika ditekan, seketika mesin mati dan airboard langsung berhenti. Kalau tidak sigap, bisa jadi pengemudi akan jatuh terpelanting.

Mengendarai "papan selancar udara" ini akan lebih mengasyikkan jika ada jalur khusus dengan beberapa kubangan dan genangan air. Lalu, balapanlah bersama teman Anda atau sendirian saja untuk memperbanyak jam terbang. Jangan takut menggunakan airboard di atas permukaan basah. Dari situ Anda bisa belajar banyak tentang trik baru dan keterampilan menguasainya. Naik airboard di atas genangan seolah seperti benar-benar terbang.

Karena tidak digunakan di area umum, naik airboard tidak perlu SIM. Disarankan, airboard hanya dikendarai satu orang saja, dengan bobot kurang dari 100 kg. Takutnya, kinerja dan kecepatannya akan berkurang karena kelebihan beban. Lagi pula, tambahan penumpang bisa menyulitkan pengontrolan keseimbangan dan pengemudian airboard.

Pesan dulu

Seperti telah disebut, penemunya adalah Kevin Inkster, direktur dan think tank-nya Arbotech Pty Ltd., sebuah perusahaan R&D Australia. Arbotech (www.arbotech.com.au) telah memiliki nama kondang dalam menelurkan produk dan teknologi inovatif. Setelah konsep airboard dibikin, tim perancang menghabiskan waktu dua tahun lebih untuk menyempurnakan desain.

Dibuat di Perth, ibu kota Western Australia, airboard dibikin dengan tujuan membangun pabrik perakitan yang setiap komponen dipersiapkan dan dirakit menggunakan tangan. Masing-masing airboard diuji coba secara khusus sehingga bisa diketahui jika ada cacat.

Ketika membeli airboard, Anda akan diberi buku petunjuk yang komprehensif dan seperangkat peralatan untuk merawat papan. Komponen terbesar dari wahana ini adalah mesin yang memerlukan perawatan secara berkala oleh agen pelayanan resmi. Untungnya, mesinnya dibuat oleh salah satu pabrik terbesar di dunia dan ada ribuan pusat pelayanan di seluruh dunia.

Selain mesin, ada beberapa komponen kecil yang perlu diganti secara berkala. Komponen yang oleh pembuat airboard disebut consumable parts ini bisa dipesan langsung. Suatu saat, komponen itu bisa dipesan melalui situs web mereka (www.airboard.com.au atau www.airboard.net).

Bagi pembeli di luar Australia, airboard akan dikirim menggunakan kontainer, lengkap dengan semua barang yang diperlukan kecuali oli mesin, bahan bakar, dan baterai elektrolit. Hal itu memerlukan sedikit perakitan pada pegangan kemudi dan pengisian bahan bakar, oli mesin, dan cairan elektrolit untuk baterei. Sebelum menjajal, jangan lupa baca petunjuknya.

Untuk sementara airboard harus dipesan dulu. Harganya AS $ 7.900 plus pengapalan. Uang muka sebesar 30% (AS $ 2.370) diperlukan sebagai deposit. Dengan sistem pesan ini, jika Anda membeli dalam jumlah banyak (misal untuk dioperasikan dalam suatu taman) bisa dicantumkan logo perusahaan. Atau ingin warna di luar warna standar (perak, biru, atau hitam). Anda tertarik? Klik saja situs web mereka. (Yds. Agus Surono)

Active Channel
© 1996 - 2000 Intisari Online
www.indomedia.com/intisari/



Counter by Pandawa


Jelang Milenia III

Click to add search to YOUR web site! sing tak go gawe hompej