|
|
Bulan Desember 2000
|
|
BERSELANCAR
TANPA KE LAUT
Ingin berselancar tapi takut laut? Atau ingin terbang tapi takut ketinggian?
Airboard solusinya.
Idenya sendiri sudah cukup lama. "Saya terinspirasi setelah menonton
film Back to the Future beberapa tahun lalu. Di dalam film itu
Michael J. Fox mengendarai hovercraft. Saya jadi ingin membuat
sesuatu yang mirip dengan itu sehingga orang bisa gembira dengan
mengendarainya," kata Kevin Inkster, penemu airboard.
Jangan khawatir terbalik
Airboard memang berprinsip kerja seperti hovercraft yang memanfaatkan
bantalan udara untuk mengapung beberapa senti di udara. Bantalan itu
dihasilkan dari mesin yang memang didesain untuk itu dan kipas yang terletak
di bawah kerangka airboard. Selain memberikan bantalan udara buat airboard
untuk meluncur, kipas juga mengeluarkan arus udara cepat yang menyembur dari
belakang wahana untuk memberi daya dorong ke depan - sama seperti hovercraft.
Untuk memperoleh akselerasi yang lebih baik, airboard juga dilengkapi
dengan gesekan unik dari roda kemudi yang ada di bagian belakang. Ketika
pengemudi ingin melakukan akselerasi ke depan, perpindahan berat digunakan
agar gaya gesek tadi bersentuhan dengan tanah. Dengan memasukkan kopling
persneling gesekan (friction drive) airboard dapat bergerak
maju tanpa kehilangan gaya melayang di atas tanah.
Kontrol "papan selancar udara" itu dilakukan dengan pergerakan
bobot pengemudi, sama seperti pada papan selancar lain, misalnya surf
board, skate board, dan snow board. Dalam pengoperasiannya
airboard dapat distart, distop, dan dikemudikan secara terkontrol
sehingga pengemudi bisa melakukan akrobatik, manuver-manuver tipuan, dan
balapan pada jalur yang telah ditentukan melawan yang lainnya. Dengan
keunikan ini, ia merupakan kendaraan pertama yang memanfaatkan kelebihan hovercraft
tanpa kehilangan akselerasi dan pengendalian.
Pengendalian dilakukan melalui batang kemudi yang terdiri atas dua tuas:
satu untuk kecepatan mesin atau kipas dan satunya lagi untuk kopeling
persneling gesekan. Selain kedua tuas tadi, pengendalian bisa dibantu dengan
pergerakan bobot tubuh. Gerakan yang dihasilkannya adalah ke kiri dan ke
kanan. Dengan bermacam-macam sudut pergerakan berat tubuh pengemudi, airboard
dapat dikemudikan dalam berbagai cara. Belokan tajam atau belokan melandai,
berputar 360o secara cepat, dan meluncur berputar bisa dilibas
dengan mudah. Tentu ini tergantung jam terbang si pengendara.
Karena digunakan di ruang terbuka, faktor angin menjadi penghambat bagi laju
airboard. Jenis permukaan juga memiliki faktor penghambat, misal
rumput dibandingkan dengan aspal. Jika tidak ada gangguan angin, ia bisa
dipacu di atas permukaan rata dengan kecepatan sekitar 25 km/jam. Jika ada
angin dari depan, tentu kecepatan jadi berkurang. Begitu pun sebaliknya.
Sangat tidak mungkin menggenjot airboard lebih kencang dari 30
km/jam, setara dengan skuter listrik.
Meskipun larinya dalam batas yang aman, peralatan pelindung pribadi (Personal
Protective Equipment, PPE) mesti dikenakan. PPE ini berupa helm, sepatu
sesuai standar keamanan, baju lengan panjang, dan kaca mata pelindung.
Pusat gravitasi airboard begitu rendah sehingga tak perlu khawatir
akan terbalik. Tambahan lagi, tongkat kemudi bisa dijadikan pegangan.
Tidak bisa di air
Untuk menggerakkan mesin, airboard menggunakan bensin standar (angka
oktan 85). Tangki yang tersedia mampu menampung 5 l bahan bakar. Dengan
bahan bakar sebanyak itu "papan selancar udara" ini bisa digeber
selama satu jam dalam kondisi normal.
Tak ada batasan dan keterampilan khusus untuk mengendarainya. Disarankan
hanya untuk satu penumpang karena airboard akan lebih sulit
dikendalikan jika penumpangnya lebih dari satu. Tambahan penumpang juga bisa
berakibat berpindahnya titik berat.
Untuk balapan atau gaya bebas memang harus punya jam terbang. Soal umur,
dipersyaratkan di atas 14 tahun. Seumur itu, bobot mereka sudah cukup berat
untuk dijadikan kemudi. Mereka juga sudah memiliki kemampuan untuk
mengendalikan mesin dan mengerti tentang mesin. Yang penting diperhatikan
adalah soal tinggi. Minimal tinggi pengemudi 1,3 m dengan alasan mereka bisa
leluasa memegang dan menggunakan batang kemudi.
Soal lain yang penting adalah permukaan. Tempat yang baik bagi kendaraan ini
adalah permukaan tanah yang bebas material seperti pasir, batu, ranting,
daun, sampah, dll. Juga bebas dari rintangan yang bisa ditabrak, seperti
pohon atau dinding. Bisa tanah berumput, permukaan yang dibeton, diaspal,
atau material padat yang dipak seperti salt pans. Lokasinya bisa
areal bekas parkir yang sudah digunakan lagi, ruang berumput terbuka, atau
padang golf yang sudah tak dipakai.
Permukaan itu juga harus bisa mendukung airboard dan penumpangnya
saat kondisi tidak beroperasi. Dengan begitu, meski ada kata air di
depannya, airboard tidak bisa dipakai di air atau permukaan yang
tidak bisa mendukung pengemudi dan mesin saat berhenti. Penonton pun kudu
berdiri pada jarak yang aman dari airboard. Disarankan memakai
kacamata untuk melindungi mata jika ada debu atau material yang terlempar
akibat hembusan bantalan udara airboard.
Tak perlu lisensi
Meski tidak bisa dipakai untuk kebut-kebutan, airboard tetap
mengasyikkan. Sekali menguasai pengendalian dasar, berbagai manuver
menantang siap menunggu Anda. Misalnya, berputar 360o, berhenti
meluncur sambil berbalik, gerakan zig-zag, atau melewati rintangan. Hanya
saja, maksimum tinggi rintangannya hanya 4 cm.
Namun, harus hati-hati karena kendaraan ini tidak dilengkapi dengan sistem
pengereman. Untuk tindakan keamanan, di kemudi disediakan tombol pemati
mesin (kill switch). Jika ditekan, seketika mesin mati dan airboard
langsung berhenti. Kalau tidak sigap, bisa jadi pengemudi akan jatuh
terpelanting.
Mengendarai "papan selancar udara" ini akan lebih mengasyikkan
jika ada jalur khusus dengan beberapa kubangan dan genangan air. Lalu,
balapanlah bersama teman Anda atau sendirian saja untuk memperbanyak jam
terbang. Jangan takut menggunakan airboard di atas permukaan basah.
Dari situ Anda bisa belajar banyak tentang trik baru dan keterampilan
menguasainya. Naik airboard di atas genangan seolah seperti
benar-benar terbang.
Karena tidak digunakan di area umum, naik airboard tidak perlu SIM.
Disarankan, airboard hanya dikendarai satu orang saja, dengan bobot kurang
dari 100 kg. Takutnya, kinerja dan kecepatannya akan berkurang karena
kelebihan beban. Lagi pula, tambahan penumpang bisa menyulitkan pengontrolan
keseimbangan dan pengemudian airboard.
Pesan dulu
Seperti telah disebut, penemunya adalah Kevin Inkster, direktur dan think
tank-nya Arbotech Pty Ltd., sebuah perusahaan R&D Australia.
Arbotech (www.arbotech.com.au) telah memiliki nama kondang dalam menelurkan
produk dan teknologi inovatif. Setelah konsep airboard dibikin, tim
perancang menghabiskan waktu dua tahun lebih untuk menyempurnakan desain.
Dibuat di Perth, ibu kota Western Australia, airboard dibikin dengan
tujuan membangun pabrik perakitan yang setiap komponen dipersiapkan dan
dirakit menggunakan tangan. Masing-masing airboard diuji coba secara
khusus sehingga bisa diketahui jika ada cacat.
Ketika membeli airboard, Anda akan diberi buku petunjuk yang
komprehensif dan seperangkat peralatan untuk merawat papan. Komponen
terbesar dari wahana ini adalah mesin yang memerlukan perawatan secara
berkala oleh agen pelayanan resmi. Untungnya, mesinnya dibuat oleh salah
satu pabrik terbesar di dunia dan ada ribuan pusat pelayanan di seluruh
dunia.
Selain mesin, ada beberapa komponen kecil yang perlu diganti secara berkala.
Komponen yang oleh pembuat airboard disebut consumable parts
ini bisa dipesan langsung. Suatu saat, komponen itu bisa dipesan melalui
situs web mereka (www.airboard.com.au atau www.airboard.net).
Bagi pembeli di luar Australia, airboard akan dikirim menggunakan
kontainer, lengkap dengan semua barang yang diperlukan kecuali oli mesin,
bahan bakar, dan baterai elektrolit. Hal itu memerlukan sedikit perakitan
pada pegangan kemudi dan pengisian bahan bakar, oli mesin, dan cairan
elektrolit untuk baterei. Sebelum menjajal, jangan lupa baca petunjuknya.
Untuk sementara airboard harus dipesan dulu. Harganya AS $ 7.900 plus
pengapalan. Uang muka sebesar 30% (AS $ 2.370) diperlukan sebagai deposit.
Dengan sistem pesan ini, jika Anda membeli dalam jumlah banyak (misal untuk
dioperasikan dalam suatu taman) bisa dicantumkan logo perusahaan. Atau ingin
warna di luar warna standar (perak, biru, atau hitam). Anda tertarik? Klik
saja situs web mereka. (Yds. Agus Surono)
|
|||||
|
© 1996 - 2000 Intisari Online www.indomedia.com/intisari/ |
|||||