|
|
Bulan November 2000
|
|
Membuat Bank Informasi
Kaya informasi adalah kunci untuk dapat
berwawasan luas dan kaya pengetahuan. Caranya, antara lain dengan membuat
bank informasi sendiri.
Manfaat bank informasi pribadi:
Membangkitkan minat membaca. Pengetahuan luas membantu memudahkan memecahkan masalah. Menambah kecerdasan. Memiliki informasi aktual. Menjadi inspirasi, pendukung, serta bahan pokok dalam menulis atau
mengarang sebuah karya berkualitas. Menjadi pendukung bermutu dalam ceramah, diskusi, seminar, atau kotbah. Sarana informasi yang dibutuhkan orang lain. Menjadi teladan untuk orang di sekitar kita. Sebagai orang tua, bank informasi menjadikan suasana kondusif dalam
keluarga. Banyak ilmuwan dan pengarang berprestasi yang sejak kecil akrab
dengan buku. Menjadi teknik efektif untuk terus berjiwa muda. Sesuai testimoni Henry
Ford, barang siapa terus belajar, ia akan tetap muda. Menjadi sumber informasi praktis dan mudah dibawa, karena dirangkum
dalam satu buku. Mendukung terbentuknya manusia berkualitas yang akan membentuk
masyarakat, bangsa, dan negara berkualitas pula.
Cara sederhana membuat bank informasi:
Tentukan bentuk dan ukuran buku catatan khusus sesuai selera. Catat data buku atau sumber lain yang akan dipakai: pengarang, judul,
penerbit, kota, tahun, judul artikel, identitas media serta tanggalnya
(majalah atau koran). Catat bagian penting dan bubuhkan angka halamannya. Catatan berupa kutipan langsung atau tidak langsung. Langsung kalau
memang menarik, bermutu, dan ringkas. Tidak langsung kalau bahan panjang,
kurang menarik redaksinya tapi bermutu isinya. Bila bertemu dengan sumber menarik, catat dengan cara serupa di atas
kertas. Sesampai di rumah segera salin dalam buku "bank". Jadi, ke
mana pun pergi jangan lupa bawa kertas dan pena. (J.B. Sugita) |
|||||
|
© 1996 - 2000 Intisari Online |
|||||