globetiny.gif (852 bytes)N THE NET

Bulan April 2001

Telah Terbit Buku Kumpulan Artikel Kesehatan IV

Bulan Ini

Bulan Lalu

Buku Tamu

Mailing List

Di balik kisah

Info iklan

Email

44 KM PERJAM TERMASUK NGEBUT!  

Tinggal di kompleks yang dikelola perusahaan asing memang rada unik. Maklum, kadang aturan dan disiplin disesuaikan dengan kondisi di negara asalnya. Seperti yang terjadi di kompleks PT Caltex Pacific Indonesia, sebuah PMA Amerika yang bergerak di bidang perminyakan di Propinsi Riau.

Di kawasan tertata rapi yang terdiri atas empat distrik dengan letak berjauhan, masing-masing mempunyai kompleks perumahan untuk para pejabat dan karyawannya. Bagian dalam kompleks yang rapi dan teratur menggambarkan kondisi mentalitas perusahaan, yang memang suka kerapian dan keteraturan.

Pengaruh baiknya amat terasa. Masyarakat jadi memiliki kesadaran untuk berdisiplin tinggi menaati peraturan yang ada. Tampak anak-anak SD antre di depan telepon umum. Untuk apa? Ternyata untuk memberi tahu orang tua mereka bahwa jam sekolah mereka sudah lewat. Sambil menunggu orang tua menjemput, mereka biasanya membaca buku di perpustakaan. Di sini pun, untuk mengisi daftar hadir, mereka sudah otomatis antre, tanpa perlu diingatkan petugas perpustakaan.

Peraturan ketat serupa berlaku juga di jalan, tak terkecuali untuk orang luar kompleks. Prinsip safety driving betul-betul diterapkan dengan ketat, tanpa ada tawar-menawar. Jadi, jangan coba-coba melanggar rambu, terutama soal batas kecepatan kendaraan.

Seorang teman pegawai Caltex distrik Rumai mempunyai pengalaman unik. Dia pernah ditilang dan ditegur atasan secara tertulis karena ngebut di lingkungan kompleks. Ini terjadi ketika dia hendak mengantar anaknya ke sekolah karena sudah lewat jam masuk sekolah.

Dalam surat tilang tertera pelanggaran/ngebut dengan kecepatan kendaraan 44 km per jam! Usut punya usut, ternyata batas kecepatan maksimum kendaraan di dalam kompleks cuma 40 km/jam. (Sulistyowati)

Active Channel

© Intisari Online

www.indomedia.com/intisari/


Counter by Pandawa

Click to add search to YOUR web site! sing tak go gawe hompej