|
|
Desember 2001 Dialog |
|
KENAPA BUKAN 40 JUTA TRUK? Dalam
tulisan berjudul “Telah Dikunjungi 30 Juta Orang”
(boks untuk tulisan “Robohnya Simbol Kebanggaan, Runtuhnya Keangkuhan”
Red.) pada Intisari Oktober
2001, hlm. 11, tertulis, “ … konstruksi baja untuk dua gedung 400
juta ton … semen dan beton berat totalnya 750 juta ton.” Selanjutnya,
“Perlu 24.000 truk untuk mengangkut puing dan remukan ini.” Menurut
pendapat saya, angka itu salah jika betul (bahwa angka yang dimaksud) 400
juta ton. (Kalau angka itu) dibagi dengan mobil pengangkut berkapasitas 10
ton, berarti dibutuhkan 40 juta mobil. Kiranya
boleh dikoreksi? Thomas
Handy Jln.
Ki Gede Ing Suro Palembang
30142
Kami
tidak tahu bagaimana cara hitung-hitungan Wali Kota New York, Rudy Giuliani,
yang menyatakan diperlukan 24.000 truk untuk itu. Akan tetapi, menurut
pemahaman kami, pernyataan Pak Wali Kota itu menyiratkan, memang dibutuhkan
sangat banyak truk pengangkut ataupun wahana lain, dan diperlukan waktu yang
cukup lama untuk membersihkan puing sisa reruntuhan gedung kembar World
Trade Center. TTS, KUPON, DAN UNDIAN BERHADIAH Saya
salah satu pelanggan sejak 1970-an walaupun ti dak
berlangganan. Saya ingin menyampaikan kritik dan usulan:
Demikian usul dan kritik saya, semoga mendapatkan perhatian. Terima
kasih. H. A. Hidayatullah Mascik, SH Jln. Letjen. Bambang Utoyo Palembang
30116
KOREKSI KETERANGAN FOTO Saya
ingin memberikan ralat mengenai keterangan gambar, yaitu pada hlm. 15 di
bawah judul “Tumbuhan Penyelamat di Saat Darurat”, Intisari
November 2001. Keterangan gambar pada halaman
itu tertukar dengan keterangan gambar pada hlm. 119. Yang benar, gambar di
hlm. 115 adalah buah matoa (Pometia
pinata), sedangkan gambar di hlm. 19 adalah buah senggani (Melastoma
sp.). Demikian
ralat dari saya, terima kasih. Adi Mustika adimust@*****.com di Kebumen |
|||||