globetiny.gif (852 bytes)N THE NET

Desember 2001

Dialog

Bulan Ini

Bulan Lalu

Buku Tamu

Mailing List

Di balik kisah

Info iklan

Email

KENAPA BUKAN 40 JUTA TRUK?

Dalam tulisan berjudul “Telah Dikunjungi 30 Juta Orang” (boks untuk tulisan “Robohnya Simbol Kebanggaan, Runtuhnya Keangkuhan”  Red.) pada Intisari Oktober 2001, hlm. 11, tertulis, “ … konstruksi baja untuk dua gedung 400 juta ton … semen dan beton berat totalnya 750 juta ton.” Selanjutnya, “Perlu 24.000 truk untuk mengangkut puing dan remukan ini.”

Menurut pendapat saya, angka itu salah jika betul (bahwa angka yang dimaksud) 400 juta ton. (Kalau angka itu) dibagi dengan mobil pengangkut berkapasitas 10 ton, berarti dibutuhkan 40 juta mobil.

Kiranya boleh dikoreksi?

 

Thomas Handy

Jln. Ki Gede Ing Suro

Palembang 30142

 

Kami tidak tahu bagaimana cara hitung-hitungan Wali Kota New York, Rudy Giuliani, yang menyatakan diperlukan 24.000 truk untuk itu. Akan tetapi, menurut pemahaman kami, pernyataan Pak Wali Kota itu menyiratkan, memang dibutuhkan sangat banyak truk pengangkut ataupun wahana lain, dan diperlukan waktu yang cukup lama untuk membersihkan puing sisa reruntuhan gedung kembar World Trade Center.

 

TTS, KUPON, DAN UNDIAN BERHADIAH

Saya salah satu pelanggan sejak 1970-an walaupun ti

dak berlangganan. Saya ingin menyampaikan kritik dan usulan:

  1. Mengapa Redaksi tidak mengindahkan usul salah satu pembaca atau pelanggan Intisari agar tidak menempatkan kupon-kupon (kuis) di balik artikel? Usul: sebaiknya, kupon-kupon itu ditempatkan di balik karikatur atau iklan.

  2. Mengapa Kuis TTS yang akan dihilangkan? Usul:

  1. Sebaiknya, yang dihilangkan adalah Kuis Figjig.

  2. Kalau TTS masih diteruskan, sebaiknya TTS Intisari mempunyai ciri khusus, yaitu menyajikan TTS dengan huruf awal yang sama. Misalnya, edisi bulan pertama dengan jawaban huruf awal A. Bulan berikutnya dengan huruf awal B, C, D, dan seterusnya.

  1. Usul: sebaiknya diadakan undian berhadiah per tiga bulan sekali dengan hadiah berupa barang-barang (bukan uang), karena harga Intisari sudah naik jadi Rp 10.000,-.

    Demikian usul dan kritik saya, semoga mendapatkan perhatian. Terima kasih.

 

H. A. Hidayatullah Mascik, SH

Jln. Letjen. Bambang Utoyo

Palembang 30116

 

  1. Bukan soal tidak mengindahkan, tetapi ini soal kendala teknis. Mulai edisi Januari 2002 mudah-mudahan persoalan letak kupon-kupon kuis ini terpecahkan.

  2. Kami ingin segala sesuatu yang kami sajikan untuk para pembaca itu khas. Kuis TTS kami anggap tidak lagi sesuatu yang khas mengingat TTS bisa dijumpai di mana-mana. Usul Anda untuk menampilkan TTS yang berciri khusus merupakan gagasan yang baik, hanya masih perlu dikaji lebih jauh dari banyak segi.

  3. Usul Anda menarik, tapi masih perlu kajian juga.

  4. Terima kasih atas perhatian Anda.

KOREKSI KETERANGAN FOTO

Saya ingin memberikan ralat mengenai keterangan gambar, yaitu pada hlm. 15 di bawah judul “Tumbuhan Penyelamat di Saat Darurat”, Intisari November 2001. Keterangan gambar pada halaman itu tertukar dengan keterangan gambar pada hlm. 119. Yang benar, gambar di hlm. 115 adalah buah matoa (Pometia pinata), sedangkan gambar di hlm. 19 adalah buah senggani (Melastoma sp.).

Demikian ralat dari saya, terima kasih.

 

Adi Mustika

adimust@*****.com

di Kebumen

Active Channel

© Intisari Online

www.indomedia.com/intisari/