|
|
Bulan Mei 2001
|
|
MEMANCING IKAN UMPANNYA PISANG Pulau Longos yang terletak di bagian utara Flores, lama dikenal sebagai salah satu penghasil ikan di Kabupaten Manggarai, Flores, Nusa Tenggara Timur. Menurut cerita, dulu daratan ini kerap jadi tempat persinggahan nelayan-nelayan Bima dan Suku Selayar (Sulawesi Selatan). Mungkin karena betah, lama-kelamaan mereka pun menetap. Hingga kini, pulau seluas 8,7 km 2 itu dihuni 2.000-an orang. Sebagai penghasil ikan, tentu saja, mata pencaharian sebagian besar orang Longos adalah nelayan. Untuk menangkap ikan, mereka masih memakai cara-cara serba tradisional. Masyarakat di sini memang nyaris belum tersentuh nilai-nilai kehidupan modern. Uniknya, justru karena itu, ikan-ikan yang mereka tangkap tergolong khas. Konon, mereka hanya menangkap ikan yang hidup di dasar laut, berukuran besar, dan berlemak banyak. Banyak yang bilang, ikan tangkapan nelayan Pulau Longos bukan main enaknya. Bahkan dianggap sebagai primadona Kabupaten Manggarai.
Mau tahu rahasia mereka menangkap ikan? Mereka mengaku, untuk mendapatkan
ikan besar ada trik tersendiri. Peralatan dan tekniknya memang tak jauh
beda, tetap menggunakan kail dan pancing. Tapi umpannya, (sekaligus jadi
kunci keberhasilan mereka), ternyata pisang masak. Konon, pisang masak
paling disukai ikan-ikan besar tadi, karena aromanya tajam dan mudah
dicerna. Jangan heran, dengan cara demikian, dalam waktu tak terlalu lama,
mereka sudah bisa menangkap banyak ikan. |
|||||