globetiny.gif (852 bytes)N THE NET

Bulan Mei 2001

Terbit Bulan Ini; Buku Kumpulan Artikel Psikologi 1

Bulan Ini

Bulan Lalu

Buku Tamu

Mailing List

Di balik kisah

Info iklan

Email

Bukan mengaku-aku 

Beberapa bulan terakhir saya dan istri mengenal seorang tukang ojek yang mangkal di Pasar Lawang, Kab. Malang, Jawa Timur, meski kami tidak mengetahui namanya. Hampir setiap hari Minggu pagi ia mengantar kami ke gereja. Tapi ia belum tahu bahwa kami berdua adalah suami-istri. Itu karena istri saya selalu berangkat sendiri lebih dulu, lalu saya menyusulnya belakangan.

Suatu kali setiba di Pasar Lawang, saya segera mencarinya untuk diantar ke gereja seperti biasa. Di perjalanan ia dengan penuh semangat bercerita panjang lebar.

Menurut penuturannya, kira-kira sejam sebelumnya ia mengantar seorang gadis yang sangat cantik dengan tujuan yang sama. Tambahnya lagi, bukan hanya kali itu, tapi sudah beberapa kali ia mengantar si gadis cantik yang kemudian ia gambarkan ciri-cirinya. Saya kaget mendengar uraiannya, karena yang dimaksud sebagai gadis cantik itu adalah istri saya.

Saya pun menyahut, "Saya kenal gadis itu, Mas."

"Oh, ya? Mas kenal dia?"

"Tentu saja! Wong dia istri saya, Mas," jawab saya dengan yakin dan bangga.

Sesaat tukang ojek itu terdiam, tapi lalu disusul meledak tawanya dengan keras. Saya bengong. Adakah yang aneh dengan jawaban jujur saya tadi?

Sambil masih tertawa, ia menimpali, "Mas ini ada-ada saja! Masa, iya sih, Mas? Mas memang pintar guyon. Tapi memang gadis itu cantik benar, Mas!"

"Mas, di kalangan teman-teman saya sesama tukang ojek, saya terkenal lucu, tapi ternyata Mas jauh lebih lucu daripada saya," tambahnya terkekeh.

Baru kemudian saya ingat. Mengaku-aku seorang gadis cantik yang sudah dikenal sebagai pacar atau istri demi gengsi di antara rekan-rekan adalah guyonan yang biasa dilakukan di daerah Lawang. Pantas saja, pengakuan jujur saya dianggapnya cuma sebatas guyon alias bercanda. Tapi tak apalah, meski si tukang ojek tak percaya, toh istri saya tetap cantik. (Wignyo Pranoto, ST)

Active Channel

© Intisari Online

www.indomedia.com/intisari/


Counter by Pandawa

Click to add search to YOUR web site! sing tak go gawe hompej