globetiny.gif (852 bytes)N THE NET

PicoSearch

:: Reguler :: :: By product :: :: Online ::
Bulan Ini
Bulan Lalu
Buku Tamu
Mailing List
Di balik kisah
Info iklan
Email

Segera terbit buku Oei Hong Kian, Dokter Gigi Soekarno; Peranakan yang Hidup dalam Tiga Budaya

Maret 2001

Khas
  • Flona: Sialang si Pohon Lebah. Bukan berbuah lebah, tapi tempat bergantungnya kerajaan lebah. Dengan pagar adat masyarakat pinggiran hutan, madu yang dihasilkan bisa dinikmati secara turun-temurun. Sayang, kini terancam oleh masyarakat luar.

  • Langlang: Menikmati Angin di Pantai Tersembunyi. Diam-diam Gunung Kidul punya sederet pantai dengan beragam pesona: pasir putih, ikan hias, semilir angin, dan hidangan ikan laut segar.

  • Terapi:  Jantung Anak Bocor? Bisa Direparasi. Penyakit jantung bawaan pada anak balita masih cukup banyak penderitanya. Untunglah penyakit ini bisa diatasi meski biayanya cukup besar. Juga kita mesti berhati-hati bila anak menderita sakit tenggorokan. 

  • Perkara: Tewasnya Rentenir Tua

  • Info Tekno:

    1. Mengawetkan Sperma Secara Murah Meriah. Mulyoto Pangestu berhasil meraih penghargaan tertinggi Gold Award dalam lomba Young Inventors Award yang diselenggarakan Majalah The Far Eastern Economic Review dan Hewlett Packard. Dengan biaya murah, teknik pengawetan sperma kreasi Mulyoto mengalahkan hampir 300 peserta lainnya.

    2. Terobosan Baru: Laser untuk Bedah Wasir. Ada beragam upaya menyembuhkan wasir. Mulai dari minum obat-obatan, suntik, hingga operasi. RS Pluit, Jakarta Utara, telah memperkenalkan teknik bedah menggunakan light amplification by stimulated emission of radiation (laser) untuk menghilangkan wasir. Selain tanpa rasa nyeri, juga lebih cepat sembuh.

Warna
  • Agar Selamat dari Musibah Kapal Laut. Penumpang kapal motor sering kurang mengetahui tata cara penyelamatan bila terjadi musibah. Berikut sekilas tata cara penyelamatan di kapal motor penumpang (KMP) yang boleh menjadi bekal selama perjalanan mudik.

  • Asterix Pahlawan Galia. Di negeri asalnya, Prancis, Uderzo dan Goscinny, disebut pahlawan komik. Karya mereka yang terkenal, Petualangan Asterix, menjadi kisah kepahlawanan yang kondang di seantero dunia.

  • Berkaca pada Negeri Kangguru. Pelestarian dan menjaga kebersihan lingkungan berawal dari kebiasaan. Semua orang tahu itu. Namun untuk menjalaninya ternyata amat sulit, walau bukan sebuah kemustahilan.

  • Di Balik Nikmatnya Kopi. Kenikmatan minum kopi memang tidak bisa dipungkiri oleh siapa saja. Sayang, selain memberi dampak positif, minum kopi ternyata membawa dampak ikutan yang bisa berbahaya. Jadi bagaimana bisa tetap nyeruput kopi namun tetap aman?

  • Disleksia Tak Berarti Bodoh. Anak yang terganggu kemampuan baca atau tulisnya, biasa disebut kelainan disleksia, ternyata tidak berarti terbelakang atau bodoh. Penanganan dini dibarengi ketekunan serta motivasi yang kuat akan mengatasi kelainan itu.

  • Haruskah Ikut Menderita "Koles-Telur-Fobia". Telur merupakan makanan hewani yang banyak keunggulannya. Harganya relatif murah, praktis memasaknya, lezat rasanya, sempurna pula gizinya. Namun, karena kadar kolesterol yang tersimpan dalam bagian kuningnya lumayan tinggi, belakangan mulai muncul ketakutan makan telur. Jadi, patutkah kita menjauhi telur? 

  • Kabar dari Burung Wiwik. Karya jenaka tak selalu muncul dari orang berpenampilan lucu dan "ramai". Slamet Soeseno (16 Juni 1927 - 22 Januari 2001) sering "mengecewakan" orang yang baru mengenalnya karena pribadinya yang tenang, santun, tertib, dan teratur. Jauh dari kesan kocak dan lincah seperti tulisan-tulisannya.

  • Kereta Bayi? Ogah, Ah!. Begitu mungkin komentar para induk binatang. Memang benar, mereka tak perlu repot menyediakan kereta bagi bayinya. Bagaimanapun, membawa si orok ke sana kemari ada maksudnya: agar si buah hati terhindar dari bahaya.

  • Pasien Sakit, Ayam pun Dibedah. Lazimnya, operasi atau pembedahan dilakukan langsung pada tubuh pasien yang menderita sakit. Meski yang sakit manusia, yang dibedah justru tubuh ayam miliknya. Lantas, daging dan sup ayam itu pula yang jadi obatnya.

  • Ratu Adil dan Liturgi Natanagara. Dilihat lewat kacamata kosmologi, ternyata kemunculan B.J. Habibie dan Abdurrahman Wahid sebagai Presiden RI tidak pas. Keduanya dianggap sebagai pemimpin peralihan yang mengantarkan tampilnya pemimpin sesungguhnya, yang bukan hanya cocok dengan periode kosmologis tetapi juga sesuai dengan liturgi natanagara. Bagaimana dengan Soekarno dan Soeharto?

  • Resep Ampuh Jadi Pribadi Tangguh. Baik buruknya kehidupan kita ternyata sangat ditentukan oleh pikiran. Kendalikan pikiran ke arah positif, maka kita tidak menjadi sosok emosional melainkan faktual. Hidup kita akan bahagia, percaya diri, optimis, dan penuh gairah.

  • Warisan Dendam Joe Frazier vs Muhammad Ali. Siapa sangka dunia tinju ternyata seperti rimba persilatan yang mengenal dendam turun-temurun. Setidaknya, itulah yang dirasakan Jaqui Frazier terhadap Laila Ali. Bila tak ada alangan, dua macan betina itu akan bertarung Maret ini.

  • Wewangian, Dicinta Namun Bahaya. Di balik semerbak harum wewangian ternyata mengintip segudang ancaman terhadap kesehatan dan lingkungan. Bagaimana bisa terjadi?

Briket
  • Advis Medis : Mengukur Kadar Gula Darah Sendiri. Bagaimana mengontrol sendiri kadar gula dalam darah sambil tetap memperoleh regimen pengobatan dokter? Harus disadari bahwa tidak ada cara lain daripada mengendalikan diri terhadap makanan manis.

  • Cermin: The Power to Reject.  Istilah power to reject membawa makna penting yang mewakili suatu kecenderungan manusia untuk melakukan penolakan terhadap apa pun yang menghampiri dirinya. 

  • Halaman HijauBijaksana Menggunakan Air. Air merupakan keperluan semua orang. Lalu timbul kerisauan, apakah jumlah air yang tersedia di Bumi mencukupi kebutuhan yang terus bertambah di masa mendatang?

  • Kelirumologi Jaya Suprana: Serendipiti: Kekeliruan Positif. Kita sudah biasa menganggap kekeliruan selalu berdampak negatif, merugikan, bahkan mencelakakan. Pada kenyataannya, kekeliruan tidak selalu negatif, sebab ada juga kekeliruan yang berdampak positif, konstruktif, menguntungkan bahkan bermanfaat bagi umat manusia.

  • Usut Asal: Piano Dulu Lemah Dentingnya. Pada saat awal-awal diciptakan, suara piano memang tidak sekeras piano abad 20-an. Pasalnya, tegangan senar piano kala itu tidak sekuat sekarang.

Jeda

Kebebasan

Pada suatu ketika, di sebuah lembaga pemasyarakatan (lapas), terdapat tahanan bernama Amir. Meskipun dijatuhi hukuman mati, ia tidak merasa sedih, atau takut. Ia tetap merasa merdeka.

Suatu siang, Amir tampak berada di tengah-tengah lapangan penjara bermain gitar. Sejumlah besar sesama napi berkumpul di sekelilingnya mendengarkan alunan musiknya yang indah. Para napi merasa damai dan tidak merasa takut. Ketika para sipir melihat itu, mereka melarang Amir bermain gitar.

Akan tetapi pada hari berikutnya, Amir sudah kembali lagi di tempat yang sama. Pemuda ini lagi-lagi bernyanyi dan memainkan gitarnya seperti kemarin. Kali ini jumlah orang-orang yang berkerumun melihatnya semakin bertambah banyak. Penjaga marah. Amir diseret masuk ke selnya dan jari-jari tangannya dipotong.

Kendati jari-jarinya berdarah, hari berikutnya Amir kembali bernyanyi dan bermain musik di tempat yang sama. Merasa dipermainkan, para penjaga menyeretnya lagi ke sel dan membanting gitarnya sehingga hancur.

Apakah tindakan ini bisa menghentikan kelakuan Amir? Ternyata tidak! Pada hari berikutnya, ia bernyanyi dengan segenap hatinya. Suaranya amat merdu dan nyanyiannya sangat indah menyentuh hati. Lagi-lagi, orang banyak menggabungkan diri dan ikut serta bernyanyi. Untuk kesekian kalinya, para sipir penjara marah besar. Tanpa ampun, mereka memotong lidah si Amir.

Hari itu Amir tak menampakkan batang hidungnya. Semua napi bertanya-tanya dalam kesedihan. Anehnya, pada hari berikutnya Amir terlihat sudah berada di lapangan. Rupanya ia sedang menari, berlenggok-lenggok ditingkahi iringan musik yang tidak dapat didengar oleh orang lain, kecuali dirinya sendiri. Segera saja semua orang berdatangan saling bergandengan tangan, menari di sekitar tubuhnya yang sudah berdarah dan hancur sementara para penjaga berdiri terpaku. (Doa Sang Katak/Djs)

 

Active Channel
© Intisari Online
www.majalahintisari.com


Counter by Pandawa

sing tak go gawe hompej