globetiny.gif (852 bytes)N THE NET

PicoSearch

:: Reguler :: :: By product :: :: Online ::

Bulan Ini | Bulan Lalu | Buku Tamu | Mailing List | Di balik kisah | Info iklan | Email

September 2001

 

Lentera

Menjadi seorang guru atau pemimpin yang bijaksana tidaklah gampang. Ini bukan hanya masalah pengalaman atau jam terbang saja. Tapi dari berbagai kesalahan yang pernah dibuat, akan mengantar seseorang menjadi bijaksana. Di bawah ini adalah salah satu contoh yang sering dianggap sebagai tindakan bijaksana, padahal justru di situlah letak kesalahannya.

Kebetulan Anda seorang kepala sekolah. Suatu hari, seorang murid datang dan berkata bahwa ia akan pindah ke sekolah lain.

"Mengapa? Ada apa? Apa yang membuatmu tidak senang belajar di sekolah ini? Nilai-nilaimu bagus."

"Tidak ada yang salah, Pak Guru. Saya hanya ingin pindah. Itu saja."

"Apakah guru-gurunya yang salah? Apakah ada guru yang tidak kau senangi?"

"Tidak, bukan karena guru-guru."

"Apakah teman-teman? Apakah engkau baru berkelahi dengan salah seorang teman?"

"Tidak, bukan karena hal-hal seperti itu."

"Barangkali karena bayaran sekolah? Kalau terlalu mahal, kita bisa berunding dengan orang tuamu."

"Bukan, bukan karena itu."

Sang kepala sekolah lalu diam cukup lama. Ia yakin bahwa dengan diam ia akan membuat anak itu berbicara. Tiba-tiba sang murid megusap air matanya. Dalam hati, kepala sekolah itu sadar, ia telah menang. Dengan nada lembut dan penuh pengertian ia berkata, "Engkau menangis pasti karena ada sesuatu yang merisaukanmu bukan?" Anak itu mengangguk.

"Nah, coba katakan apa yang membuatmu menangis." Sang murid menatap kepala sekolah dan berkata, "karena Bapak menanyakan pertanyaan-pertanyaan itu kepada saya." (*/Djs)

Memetik Hikmah Wanita Pemimpin Dunia

Di mata mayoritas lelaki, perempuan itu makhluk berhati pualam yang harus diberi perlindungan dan kasih sayang. Bagaimana jadinya jika jutaan pria di sebuah negeri justru memilih perempuan jadi pemimpin, seperti Megawati Soekarnoputri sebagai presiden ke-5 RI? Tentu ini bukan tanda kekalahan kaum laki-laki. Wong mereka ikut berjingkrak saat Mbak Mega menang! Barangkali, begitulah demokrasi seharusnya, tak mengenal perbedaan jender.

 

Rokok: Risiko Janin dan Impotensi

Di satu sisi rokok dibenci. Pada lain sisi ia dicintai sampai mati. Penyakit akibat rokok bertebaran, korban juga berjatuhan. Namun, para nikotinis alias perokok tetap mengabaikan. Serangan jantung? Stroke? Kanker? Anggaplah itu risiko. Namun kalau risiko itu juga harus ditanggung janin di dalam kandungan, juga mengancam potensi seksual kaum laki-laki, para perokok harus memikirkan kembali kesetiaannya.

 

Juga jangan lupakan artikel-artikel lain dalam edisi ini. Seperti Air & Udara yang mengupas soal sindrom gedung sakit, Infotekno yang memberikan harapan bagi gangguan jantung, Terapi yang menngingatkan kita untuk tidak menyepelekan hernia, Cukilan Buku dengan Mata ketiganya, serta Flona yang membahas soal bisnis nilam. Langlang membawa kita menyelusuri lorong waktu dengan Loko Tur dan tak kalah penting adalah Perkara Kriminal

 

Selamat menikmati!

 


BUKU BARU!

 

INILAH JAWABANNYA

 

cover ini jawabannyaKonon jika dibicarakan orang, telinga kita akan mendengung. Katanya terong sering dihubungkan dengan lemah syahwat. Apa benar orang gemuk itu pendek umurnya?

Masih banyak ketidaktahuan dan keragu-raguan kita akan kebenaran. Berbagai anggapan yang beredar di masyarakat luas yang diyakini kebenarannya ternyata sering kali tidak masuk akal.

Kini, saatnya Anda memperoleh jawaban ilmiah dari berbagai pertanyaan tadi. Dengan demikian wawasan Anda akan semakin terbuka. Siapa tahu, ini menjadi bekal untuk ikut dalam berbagai kuis yang menawarkan hadiah wah.

INILAH JAWABANNYA merangkum berbagai pertanyaan yang selama ini mengganggu rasa ingin tahu Anda. Misalnya:

  • Latah, umumnya diderita oleh kaum wanita

  • Kalau pria mempertontonkan alat vitalnya dikatakan eksibisionis, tapi kalau wanita yang melakukannya mengapa tidak disebut begitu?

  • Brutu tidak baik untuk anak. Mengapa?

  • UFO alias piring terbang

  • Tujuh keajaiban dunia

  • Riwayat pemakaian sidik jari

Stop ketidaktahuan Anda!

 

Beredar September 2001

Harga: Rp 15.000,-

 

Dapat diperoleh di agen dan toko buku terdekat, atau hubungi Sirkulasi Majalah-Gedung Perintis, Jl. Kebahagiaan 4-14, Jakarta 11140 Telp. 021-63861234, Fax. 021-63851111 atau Layanan Jual 24 jam: Jabotabek (021-6359007), Bandung (022-7218477), Semarang (024-3574745), Yogyakarta (0274-619854), dan Surabaya (031-5505007), Telemedia: 021-5483008 ext. 2221-23

Active Channel
© Intisari Online
www.majalahintisari.com


Counter by Pandawa

sing tak go gawe hompej