globetiny.gif (852 bytes)N THE NET

Bulan Januari 2001

Selamat Tahun Baru, Selamat Memasuki Abad XXI dan Millenium III

Bulan Ini

Bulan Lalu

Buku Tamu

Mailing List

Di balik kisah

Info iklan

Email

Ngoran di Kentucky 

Di AS, khususnya negara bagian Kentucky, ngoran alias mengantar koran ke pelanggan, memang unik.

Di Kota Lexington sana, sebagian besar pengantar koran adalah orang Indonesia yang mencari nafkah tambahan. Mereka adalah mahasiswa S1, S2, bahkan S3, dan istri-istrinya. Pendapatannya? Mengezuutkan, antara AS $ 600 - 1.500 per bulan. Hasil itu tergantung rute yang diambil, rata-rata 80 rumah per rute. Yang iseng-iseng cuma mengambil satu rute, sedangkan yang serius mengambil 2 - 3 rute. Untuk mengantar ke 150 rumah butuh waktu 3 jam.

Syarat menjadi pengantar koran memang tidak mudah. Calon harus memiliki nomor jaminan sosial (Social Security Number, SSN), ujian SIM lokal, serta izin kerja (Working Permit). Dua syarat terakhir bisa diurus kalau punya SSN, yang didapat bila sudah terdaftar di universitas setempat. Lalu ia mendaftar ke kantor percetakan koran sambil menyerahkan deposit sebesar AS $ 500. Tak kalah penting adalah harus mempunyai mobil, meskipun butut, untuk mengantarkan koran.

Banyak pengalaman menarik selama saya ngoran. Bangun pukul 03.00, mengenakan baju tebal, kaus kaki, sarung tangan dan topi, karena mulai turun salju. Saya pernah tergelincir di atas salju. Suhu waktu itu 9oC, jadi harus berjalan cepat agar tak kedinginan.

Satu eksemplar koran bisa seberat 3 kg pada hari biasa dan 5 kg pada hari Sabtu atau Minggu. Bisa dibayangkan sulitnya melempar koran seberat itu agar tepat jatuh di depan pintu di dalam teras. Kalau koran jatuh di halaman, pekerjaan itu harus diulangi karena koran akan basah. Belum lagi kalau kena barang lain di teras, ya bisa kena marah.

Agar aman, tiap kali saya masuk ke halaman lalu saya lempar koran tepat di dekat pintu. Akibatnya, si empunya rumah bisa terbangun.

Saya pernah diteriaki dari balkon, "Who's that?". Cepat-cepat saya jawab agar tak dikira maling, "Newspaper, Sir." "OK!" jawab dia, lalu menutup jendela. (drg. Sri Wahjuni)

Active Channel

© 1996 - 2000 Intisari Online

www.indomedia.com/intisari/

Counter by Pandawa

Jelang Milenia III

Click to add search to YOUR web site! sing tak go gawe hompej