globetiny.gif (852 bytes)N THE NET

Berita Mancanegara

Bulan Ini

Bulan Lalu

Buku Tamu

Mailing List

Di balik kisah

Info iklan

Email

Anjing Melayat Majikan

 

repro ST
repro: ST

Iringan pelayat mengantarkan kepergian Richard Tan Kiat Hong, termasuk enam anjing piaraannya. Bawah: Max, seekor pinscher mini, menyampaikan salam duka di luar mobil jenazah majikannya.

Ketika meninggal dunia, Desember lalu, Richard Tan Kiat Hong (42), seorang pekerja bidang konstruksi di Singapura, meninggalkan kesedihan bagi enam ekor anjing kesayangannya.

“Ia memang pencinta anjing. Tak menikah hingga akhir hayatnya, dan selama empat bulan terakhir dalam perawatan rumah sakit pascaoperasi kanker tenggorokan, dibebani pikiran apakah piaraannya dirawat dengan baik atau tidak,” kata Jenny Wong (54), kakak tiri Richard yang dititipi seekor pinscher mini, tiga ekor anjing shihtzu, satu rottweiler, dan satu golden retriever.

“Keenam makhluk itu dia perlakukan seperti anak-anaknya. Maka ketika pemakaman, mereka pun ikut mengantarkan jenazah,” kata Nona Tan, pemilik toko keperluan hewan peliharaan di Toa Payoh, Singapura, yang bertahun-tahun melayani Richard. @  (ST/SL)

 

Kembalikan Binatang Ke Habitatnya

repro: ST

Aktor Rahul Dev berkostum macan tutul. “Kembalikan semua binatang ke habitatnya,” pesan iklan protes

Gerakan cinta satwa berwujud ekspresi amat unik di India. Para pencinta binatang meprotes penangkapan dan pengandangan segala macam binatang dengan iklan. Tak tanggung-tanggung, iklan itu diperanutamai oleh aktor Rahul Dev. Sang aktor didandani kulit macan tutul. “Bahkan binatang paling ganas pun tidak layak ditempatkan di kebun binatang,” seruan poster itu. @ (ST/SL)

Active Channel

© Intisari Online

www.indomedia.com/intisari/